Kisah Gadis Dirudapaksa Virtual di Metaverse, Bagaimana Hukumnya?

Dany Garjito, Dyah Ayu Nur Wulan

Senin, 08 Januari 2024 | 11:09 WIB
Kisah Gadis Dirudapaksa Virtual di Metaverse, Bagaimana Hukumnya?
game adalah menjadi hobi yang menyenangkan

Suara.com - Beberapa waktu yang lalu, heboh mengenai kabar seorang remaja perempuan berusia di bahwa 16 tahun di Inggris menjadi korban pemerkosaan secara virtual di Metaverse.

Kasus ini disebut sebagai yang pertama di Inggris terkait pelanggaran seksual virtual yang diselidiki oleh polisi.

Remaja perempuan itu dilaporkan tengah berada di 'ruangan' online bersama sejumlah pengguna lainnya ketika terjadi penyerangan virtual yang dilakukan oleh beberapa pria dewasa.

Diperkosa Virtual, Traumanya Beneran

Diketahui, korban tak mengalami luka apapun karena memang tidak ada serangan fisik. Namun, petugas mengatakan korban menderita trauma psikologis dan emosional yang sama seperti seseorang yang diperkosa di dunia nyata. Pasalnya, pengalaman VR dirancang untuk benar-benar mendalam.

Polisi kemudian menyelidiki kasus ini, yang merupakan pertama kalinya sebuah kasus kekerasan seksual virtual diselidiki oleh polisi di Inggris.

"Anak ini mengalami trauma psikologis yang mirip dengan seseorang yang diperkosa secara fisik. Ada dampak emosional dan psikologis pada korban yang memiliki dampak jangka panjang dibandingkan cedera fisik apa pun," kata seorang perwira senior yang mengetahui kasus ini, dikutip dari Daily Mail.

"Hal ini menimbulkan sejumlah tantangan bagi penegakan hukum mengingat undang-undang yang ada saat ini tidak dirancang untuk hal semacam ini." tandasnya.

Menuntut Regulasi

baca juga

Saat ini, para pemimpin kepolisian di Inggris menyerukan undang-undang untuk mengatasi gelombang pelanggaran seksual dalam Metaverse. Para pemimpin kepolisian di Inggris juga mengimbau petugas meng-upgrade taktiknya untuk menghentikan orang-orang mesum yang menggunakan teknologi baru untuk mengeksploitasi anak-anak.

Pimpinan Investigasi Perlindungan dan Pelecehan Anak Dewan Kepala Kepolisian Nasional, Ian Critchley memperingatkan Metaverse menciptakan pintu gerbang bagi predator untuk melakukan kejahatan mengerikan terhadap anak-anak. Rincian kasus pemerkosaan pertama di Metaverse ini dirahasiakan untuk melindungi anak yang terlibat di tengah kekhawatiran bahwa karena beberapa alasan penuntutan tidak dapat dilakukan.

Merujuk dari BBC, Ketua Asosiasi Polisi dan Komisaris Kejahatan, Donna Jones meminta kepolisian Inggris bekerja dengan cepat dalam menangani kasus serangan seksual virtual terhadap avatar seorang gadis yang pengaduannya dibuat pada tahun 2023 itu.

"(Polisi) mereka harus bekerja sama dengan pemerintah, khususnya dengan Kementerian Kehakiman, untuk menyoroti hal-hal yang perlu dilakukan perubahan peraturan perundang-undangan," tutur Donna.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sebagai Asisten Virtual, Ketahui Apa yang Bisa Dilakukan Sabrina BRI

Sebagai Asisten Virtual, Ketahui Apa yang Bisa Dilakukan Sabrina BRI

Bisnis | Kamis, 04 Januari 2024 | 08:24 WIB

Cara Pakai Virtual Credit Card BRI, Lengkap Bagaimana Aktivasinya

Cara Pakai Virtual Credit Card BRI, Lengkap Bagaimana Aktivasinya

Bisnis | Minggu, 31 Desember 2023 | 19:19 WIB

Virtual Credit Card BRI, Solusi Transaksi Non Tunai yang Mudah dan Nyaman

Virtual Credit Card BRI, Solusi Transaksi Non Tunai yang Mudah dan Nyaman

Bisnis | Minggu, 31 Desember 2023 | 19:09 WIB

Terkini

IHR Merdeka Cup dan Sarga Festival Hadir di Sumatera Barat, Rayakan Semangat HUT ke-81 RI

IHR Merdeka Cup dan Sarga Festival Hadir di Sumatera Barat, Rayakan Semangat HUT ke-81 RI

Sumbar | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:00 WIB

Debit Sungai Citarum Menyusut, Alur Sungai Mulai Dipenuhi Sedimentasi dan Sampah

Debit Sungai Citarum Menyusut, Alur Sungai Mulai Dipenuhi Sedimentasi dan Sampah

Foto | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:00 WIB

KPK Bongkar Modus Jual-Beli Kursi Unsoed: Rektor Beri Akses User ID untuk Loloskan Camaba

KPK Bongkar Modus Jual-Beli Kursi Unsoed: Rektor Beri Akses User ID untuk Loloskan Camaba

Jawa Tengah | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 08:56 WIB

Pemkot Bandar Lampung Sambut Baik Rencana Guru PPPK Ditarik ke Pusat

Pemkot Bandar Lampung Sambut Baik Rencana Guru PPPK Ditarik ke Pusat

Lampung | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 08:56 WIB

Pandu Wiguna Gabung Dewa United, Dikontrak 4 Tahun!

Pandu Wiguna Gabung Dewa United, Dikontrak 4 Tahun!

Sport | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 08:46 WIB

Selangkah Lagi Bandara Dhoho Kediri Jadi Embarkasi Haji, Saudia Airlines Mulai Cek Kesiapan

Selangkah Lagi Bandara Dhoho Kediri Jadi Embarkasi Haji, Saudia Airlines Mulai Cek Kesiapan

Jatim | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 08:46 WIB

Terungkap! Kode Rahasia Rektor Unsoed Ahmad Sodiq untuk Terima Uang 'Titipan' Mahasiswa Baru

Terungkap! Kode Rahasia Rektor Unsoed Ahmad Sodiq untuk Terima Uang 'Titipan' Mahasiswa Baru

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 08:46 WIB

Gabung Grup Maut AVC Women's 2026, Begini Peluang Timnas Voli Putri Indonesia

Gabung Grup Maut AVC Women's 2026, Begini Peluang Timnas Voli Putri Indonesia

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 08:44 WIB

Orang Mulai Curhat ke Chatbot, Psikolog UGM: Profesi Kami Bisa Tergeser AI

Orang Mulai Curhat ke Chatbot, Psikolog UGM: Profesi Kami Bisa Tergeser AI

Jawa Tengah | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 08:38 WIB

Rektor Jadi Tersangka, KPK Bongkar Korupsi Penerimaan Mahasiswa Unsoed

Rektor Jadi Tersangka, KPK Bongkar Korupsi Penerimaan Mahasiswa Unsoed

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 08:35 WIB

×