Kekayaan Rektor ITB Prof Reini Wirahadikusumah Tembus Miliaran Rupiah, Kini Disorot Gara-Gara Isu Bayar UKT Pakai Pinjol

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Senin, 29 Januari 2024 | 13:15 WIB
Kekayaan Rektor ITB Prof Reini Wirahadikusumah Tembus Miliaran Rupiah, Kini Disorot Gara-Gara Isu Bayar UKT Pakai Pinjol
Rektor Institut Teknologi Bandung (ITB) Reini Wirahadikusumah. (Dok. ITB.ac.id)

Suara.com - Rektor Institut Teknologi Bandung (ITB) Reini Djuhraeni Wirahadikusumah jadi sorotan pasca beredar isu pembayaran uang kuliah tunggal atau UKT melalui pinjaman online alias pinjol. Kabar itu ramai dibahas di media sosial lantaran viral foto brosur pengumuman tersebut.

Nama Prof. Reini Wirahadikusumah selaku Rektor ITB pun tentu jadi sasaran. Namanya bahkan sempat menjadi trending topic di platform X usai akun @itbfess membagikan info mengenai pembayaran UKT dengan sistem pinjol tersebut.

Biaya UKT di ITB diketahui beragam, tergantung dari jalur masuk yang ditempuh mahasiswa juga jurusan yang diambil. Termahal biaya UKT tersebut mencapai Rp20 juta per semester untuk mahasiswa jurusan Bisnis dan Manajemen. Uang itu nantinya digunakan kampus untuk kebutuhan proses belajar mahasiswa.

Sebagai rektor di universitas negeri, Prof. Reini Wirahadikusumah termasuk pegawai negeri sipil (PNS) yang digaji oleh negara. Dia ditunjuk sebagai Rektor ITB untuk periode 2020-2025 melalui Sidang Terbuka MWA ITB pafa 20 Januari 2020. 

Rektor Institut Teknologi Bandung (ITB) Reini Wirahadikusumah. (Dok. ITB.ac.id)
Rektor Institut Teknologi Bandung (ITB) Reini Wirahadikusumah. (Dok. ITB.ac.id)

Guru Besar Kelompok Keahlian Manajemen dan Rekayasa Konstruksi, Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan (FTSL) itu sebelumnya mengikuti proses pemilihan rektor sejak Agustus 2019.

Sebagai rektor ITB, prof. Reini termasuk pejabat negara yang wajib melaporkan harta kekayaannya atau LHKPN ke KPK setiap tahun masa periodenya. 

Adapun jumlah kekayaan prof. Reini per 31 Desember 2022 sebanyam Rp 15,2 miliar. Kekayaannya itu terdiri dari berbagai bentuk, mulai dari tanah dan bangunan hingga kendaraan. Berikut detail harta kekayaan rektor ITB Prof. Reini.

  1. Tanah dan bangunan Rp 6,9 miliar
  2. Alat transportasi dan mesin Rp 427 juta
  3. Harta bergerak lainnya Rp 69,74 juta
  4. Surat berharga Rp 1,89 miliar
  5. Kas dan setara kas Rp 6 miliar

Prof. Reini tidak memiliki utang sama sekali. Sehingga jumlah kekayaannya tetap sebanyak Rp 15,2 miliar. 

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Belum Selesai Soal ITB Tawarkan Bayar UKT Sistem Pinjol, Kini Heboh Mahasiswa Jual Beli Mata Kuliah

Belum Selesai Soal ITB Tawarkan Bayar UKT Sistem Pinjol, Kini Heboh Mahasiswa Jual Beli Mata Kuliah

Your Say | Sabtu, 27 Januari 2024 | 17:44 WIB

Profil Danacita, Penyedia Pinjol Mahasiswa ITB Bayar Cicilan UKT

Profil Danacita, Penyedia Pinjol Mahasiswa ITB Bayar Cicilan UKT

Lifestyle | Jum'at, 26 Januari 2024 | 21:20 WIB

Viral, 5 Fakta di Balik Bayar Kuliah ITB Pakai Cicilan Mirip Pinjol

Viral, 5 Fakta di Balik Bayar Kuliah ITB Pakai Cicilan Mirip Pinjol

Lifestyle | Jum'at, 26 Januari 2024 | 19:55 WIB

Terkini

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Sport | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

×