Teuku Ryan Disebut Playing Victim karena Suka Bela Diri Sendiri Saat Disindir Ria Ricis, Kenapa Lelaki Begitu?

Dinda Rachmawati

Rabu, 07 Februari 2024 | 16:59 WIB
Teuku Ryan Disebut Playing Victim karena Suka Bela Diri Sendiri Saat Disindir Ria Ricis, Kenapa Lelaki Begitu?
Teuku Ryan dan Ricis (Instagram)

Suara.com - Keputusan Ria Ricis menggugat cerai suaminya, Teuku Ryan masih terus menjadi perhatian publik hingga saat ini. Terlebih di media sosial, tak sedikit yang menghakimi pria asal Aceh tersebut karena disebut tak bisa menghargai sang istri selama menikah. 

Berbagai spekulasi pun muncul tentang alasan Ria Ricis memutuskan untuk berpisah dari Teuku Ryan. Hal ini rupanya dipantau oleh sang aktor hingga beberapa kali ia membela diri dan membalas komentar netizen.  Selain dirinya yang tak mau berbicara lebih jauh tentang sang istri karena merupakan ibu dari putri kecilnya, Teuku Ryan juga merasa dirinya difitnah.

"Sudah fitnahnya? Okay ketemu aja biar tau semuanya, kita jalanin pake proses hukum," tulisnya dalam sebuah postingan yang diunggah akun @harrisricis5, Rabu (7/2/2024).

Teuku Ryan speak up (TikTok @holahaloo7)
Teuku Ryan speak up (TikTok @holahaloo7)

Hal tersebut lantas memunculkan banyak komentar dari netizen, sebab Teuku Ryan dianggap selalu membela dirinya dan cenderung playing victim.

"Giliran bininya dihujat, dia diam saja. Giliran dia, sibuk cari pembelaan sendiri," kata seorang netizen.

"Suaminya sibuk komen di mana-mana padahal dah banyak yang speak up. Mending koreksi diri ga mungkin istri mau ceraikan suami kecuali memang suami itu kelewatan nyakitin," tambah lainnya.

"Ryan sibuk cari pembenaran, emang baguslah ricis cerai ma playing victim ini, dia sibuk menyelamatkan diri sendiri tanpa peduli anak istri," ucap netizen.

"Muak banget sama tu laki sumpah ga respect samsekkkkkkkk! playing victim bgtt," ungkap yang lain.

Dilansir WebMD, playing victim atau victim mentality atau mentalitas sebagai korban adalah tindakan seseorang yang menempatkan dirinya sebagai korban dan mengklaim bahwa hal buruk yang terjadi pada mereka terjadi karena faktor eksternal selain diri mereka sendiri. 

baca juga

Faktor itu bisa jadi orang lain, sistem, atau sesuatu di luar kendali manusia seperti nasib atau takdir. Sikap ini menjadi buruk karena orang dengan sifat ini selalu mengeluh tentang hal buruk yang terjadi pada mereka. 

Orang dengan sifat playing victim selalu merasa diserang dan menganggap semua hal buruk yang terjadi pada mereka memang sengaja dilakukan untuk menyakiti mereka. 

Berikut adalah tanda-tanda perilaku playing victim mengutip WebMD.

1. Selalu Menyalahkan Orang Lain Atas Kehidupannya

Orang dengan mentalitas korban selalu menganggap kehidupannya menjadi buruk karena kesalahan orang lain. Padahal bisa saja sesuatu terjadi karena kesalahannya sendiri.

2. Menganggap Hidup Tak Pernah Berpihak Padanya

Hidup ini memang sering terasa tidak adil. Tapi menganggap bahwa hidup selalu tidak berpihak padanya, atau menganggap semua orang memusuhinya, adalah tanda orang tersebut memiliki sifat playing victim.

3. Merasa Tak Berdaya Menyelesaikan Masalah

Sejatinya, semua masalah pasti ada jalan keluar. Namun, orang dengan victim mentality merasa bahwa masalahnya tidak memiliki solusi. Ia pun terjebak pada anggapan bahwa dirinya tidak mungkin menyelesaikan masalah tersebut.

4. Terjebak dalam Sikap Negatif

Orang dengan mentalitas korban merasa bahwa dirinya terjebak dalam kehidupan yang begitu-begitu saja dan memandang segala sesuatu dengan kacamata negatif.

5. Merasa Diserang Ketika Orang Ingin Membantu

Pernahkah kamu dicurhati teman soal masalahnya, lalu kamu memberikan semangat dan saran, tapi dia malah merasa tersinggung? Bisa jadi dia merasa kamu tengah menyerangnya. Orang demikian memiliki sifat playing victim.

6. Merasa Bersalah Jika Menyenangkan Diri Sendiri

Orang dengan sikap playing victim bersikap keras terhadap diri sendiri. Dia kerap merasa bersalah jika merasa senang atau ingin menyenangkan diri sendiri, karena dia terjebak pada pikiran negatif bahwa hidupnya akan selalu susah.

7. Sulit Introspeksi Diri dan Berubah Menjadi Lebih Baik

Kecenderungan menyalahkan orang lain atau faktor eksternal membuat orang dengan sikap playing victim mengintrospeksi dirinya sendiri. Karena itu, mereka juga sulit berubah ke arah yang lebih baik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Difitnah Selingkuhi Ria Ricis, Teuku Ryan Bakal Polisikan Pria yang Menudingnya

Difitnah Selingkuhi Ria Ricis, Teuku Ryan Bakal Polisikan Pria yang Menudingnya

Entertainment | Rabu, 07 Februari 2024 | 16:04 WIB

Tak Kalah dari Ria Ricis, Tas Happy Asmara di Eropa Harganya Bukan Main

Tak Kalah dari Ria Ricis, Tas Happy Asmara di Eropa Harganya Bukan Main

Lifestyle | Rabu, 07 Februari 2024 | 15:33 WIB

Liburan ke Eropa Usai Gugat Cerai, Penampilan Ria Ricis Dinilai Kebanting Jauh dari Artis Lain

Liburan ke Eropa Usai Gugat Cerai, Penampilan Ria Ricis Dinilai Kebanting Jauh dari Artis Lain

Your Say | Rabu, 07 Februari 2024 | 14:36 WIB

Terkini

Relevansi 'Lembaga Budi' Buya Hamka: Saat Kesopanan dan Etika Mulai Luntur di Media Sosial

Relevansi 'Lembaga Budi' Buya Hamka: Saat Kesopanan dan Etika Mulai Luntur di Media Sosial

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 11:57 WIB

Namu Balai Kota: Wahana Anyar untuk Bertandang, Merawat Tradisi dan Mengintip Birokrasi

Namu Balai Kota: Wahana Anyar untuk Bertandang, Merawat Tradisi dan Mengintip Birokrasi

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 11:57 WIB

Viva Pelembab Green Tea untuk Apa? Intip Manfaat dan Review Pembeli

Viva Pelembab Green Tea untuk Apa? Intip Manfaat dan Review Pembeli

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 11:55 WIB

Heboh Hakim MK Usir Ahli Gibran dari Ruang Sidang Gara-gara Bicara Ini

Heboh Hakim MK Usir Ahli Gibran dari Ruang Sidang Gara-gara Bicara Ini

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 11:54 WIB

Terkuak di Sidang MK, Atase Pendidikan di Singapura-Australia Tak Temukan Dokumen Pendidikan Gibran

Terkuak di Sidang MK, Atase Pendidikan di Singapura-Australia Tak Temukan Dokumen Pendidikan Gibran

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 11:50 WIB

Review Lima Sekawan: Melacak Jejak Rahasia, Novel Misteri Klasik yang Pas Banget Buat Anak SD!

Review Lima Sekawan: Melacak Jejak Rahasia, Novel Misteri Klasik yang Pas Banget Buat Anak SD!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 11:45 WIB

Insentif SPPG dari Rp 6 Juta/Hari ke Rp 2.000/Porsi Jadi Upaya Reformasi BGN

Insentif SPPG dari Rp 6 Juta/Hari ke Rp 2.000/Porsi Jadi Upaya Reformasi BGN

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 11:41 WIB

Pembelaan Menohok Justin Hubner soal Kritik Pedas Publik ke John Herdman

Pembelaan Menohok Justin Hubner soal Kritik Pedas Publik ke John Herdman

Bola | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 11:40 WIB

Meski Harga Pangan Naik, BI Yakin Inflasi Tetap Sesuai Target

Meski Harga Pangan Naik, BI Yakin Inflasi Tetap Sesuai Target

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 11:38 WIB

Sosok Dewi Yuali, Istri Kapolri Suyudi Ario Seto yang Lulusan Akpol dan Putri Jenderal Polisi

Sosok Dewi Yuali, Istri Kapolri Suyudi Ario Seto yang Lulusan Akpol dan Putri Jenderal Polisi

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 11:32 WIB

×