Pantas Berani Bolak Balik Senggol Prabowo Subianto, Orangtua Connie Bakrie Ternyata Bukan Orang Sembarangan

Bimo Aria Fundrika Suara.Com
Kamis, 15 Februari 2024 | 18:10 WIB
Pantas Berani Bolak Balik Senggol Prabowo Subianto, Orangtua Connie Bakrie Ternyata Bukan Orang Sembarangan
Connie Rahakundini Bakrie. [Dok. Pribadi]

Suara.com - Pernyataan kontroversial Connie Bakrie yang menyebutkan rencana masa jabatan Presiden RI menarik perhatian pengamat politik. Dalam sebuah video yang viral, Connie menyatakan bahwa Prabowo Subianto akan menjabat sebagai Presiden RI selama dua tahun, diikuti oleh Gibran.

Pernyataan ini memunculkan rasa ingin tahu terhadap identitas Connie R Bakrie. Kontroversi ini terjadi saat Connie Rahakundini Bakrie menjadi pembicara dalam acara diskusi yang dihadiri oleh Rosan Roeslani, Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo Subianto - Gibran.

Connie mengungkapkan bahwa jika Prabowo Subianto menang dalam Pilpres 2024, ia akan menjadi Presiden RI selama dua tahun, sementara sisa masa jabatan akan diisi oleh Gibran Rakabuming Raka.

Pernyataan itu membuat banyak orang penasaran dengan sosok Connie dan juga siapa orangtuanya. 

Pengamat militer, Connie Rahakundini Bakrie, sempat meyarankan agar Prabowo Subianto tidak dipasangkan dengan Gibran Rakabuming Raka sebagai cawapresnya di Pilpres 2024. (Suara.com/Bagaskara)
Pengamat militer, Connie Rahakundini Bakrie, sempat meyarankan agar Prabowo Subianto tidak dipasangkan dengan Gibran Rakabuming Raka sebagai cawapresnya di Pilpres 2024. (Suara.com/Bagaskara)

Seperti diketahui, orang tua Connie adalah Bakrie Arbie yang merupakan mantan ahli nuklir Indonesia. Ibundanya Ani Sekamingsih berprofesi sebagai penulis, ahli tarot dan fotografer dari Tasikmalaya, Jawa Barat. 

Ani Sekarningsih, seorang penulis sastra, sering menggunakan nama alias Puthu Swasti saat masih gadis. Setelah menikah, ia juga menggunakan nama Ani Bakri Arbie. Ani lahir di Tasikmalaya pada tanggal 27 Oktober 1940 dari pasangan Raden Odjoh Ardiwinata, seorang tokoh dalam bidang Perikanan Darat, dan Sofia Lasambouw. Ani mengalami masa pengungsian di sekitar Magelang selama perang kemerdekaan dan kemudian tinggal di pedesaan Tanjungsari, Sumedang, Jawa Barat.

Ani menyelesaikan pendidikan di SMA I Bandung. Ayahnya, yang mahir dalam bahasa Belanda, Jerman, Perancis, dan Inggris, memperkenalkan Ani pada sastra dunia sejak usia dini. Guru bahasa Indonesia Ani juga memberinya motivasi untuk menulis puisi sejak ia masih duduk di bangku sekolah Rakyat (sekarang SD). Ani mulai menulis puisi untuk majalah anak-anak Kunang-Kunang dan juga mengisi Ruang Kuntum Mekar di RRI Jakarta.

Selama SMP-SMA, Ani telah menulis cerpen, sajak, dan artikel untuk media massa di Bandung, Jakarta, Yogyakarta, dan Surabaya. Namun, kegiatan menulisnya sempat terhenti karena kesibukannya dalam mengasuh tiga anaknya. Pada tahun 1986, Ani menjadi salah satu pendiri Yayasan Asmat bersama dengan M. Kharis Suhud, mantan Ketua DPR/MPR, Drs. Muchrodji, Drs. Mashud Wisnoesapoetra, dan Ir. Syarif Tando. Ani masih aktif sebagai pengurus yayasan tersebut hingga sekarang.

Ani juga pernah menjadi Wakil Ketua II di Wanita Penulis Indonesia, serta terlibat dalam Himpunan Pengarang, AKSARA, dan sebagai sekretaris ORARI Cibeunying, Bandung. Ia menulis karya-karyanya untuk berbagai media, termasuk Majalah Kartini dan Sarinah. Pengalamannya di pedalaman Papua, terutama di Asmat, membangkitkan kreativitasnya. Ani menerima penghargaan Anugerah Citra Kartini 2000 atas dedikasinya dalam masalah pendidikan perempuan di Asmat.

Baca Juga: Kenapa Prabowo Subianto Cerai dengan Titiek Soeharto? Kini Bahas soal Kemungkinan Rujuk

Beberapa karyanya yang telah diterbitkan antara lain adalah "Namaku Teweraut" (Yayasan Obor, 2000) dan "Osakat, Anak Asmat" (Balai Pustaka, 1996). Selain itu, ia juga menjadi salah satu penulis dalam buku "Rumah Susun".

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI