Profil Sangun Ragahdo, Pengacara Muda Anak Henry Yosodiningrat Bela Ganjar-Mahfud di MK

Agatha Vidya Nariswari

Jum'at, 29 Maret 2024 | 12:03 WIB
Profil Sangun Ragahdo, Pengacara Muda Anak Henry Yosodiningrat Bela Ganjar-Mahfud di MK
Sangun Ragahdo (Instagram/ragahdo)

Suara.com - Sosok pengacara muda Sangun Ragahdo Yosodiningrat kini kembali mencuri perhatian publik. Ragahdo kembali "unjuk gigi" saat dirinya didaulat sebagai tim hukum TPN Ganjar Pranowo-Mahfud MD dalam sidang sengketa hasil Pilpres 2024 yang digelar di Gedung Mahkamah Konstitusi pada Rabu (27/3/2024) lalu.

Ragahdo pun bergabung dengan tim lainnya, yaitu Henry Yosodiningrat yang merupakan ayah kandungnya sekaligus politikus PDI Perjuangan dan Ronny Talapessy yang juga merupakan politikus PDIP serta tim hukum lain.

Kecakapan Ragahdo sebagai tim hukum Ganjar - Mahfud pun mendapat perhatian dari publik. Tak hanya itu, banyak warganet yang juga memuji ketampanannya serta kecerdasannya atas gelar doktor yang berhasil diraihnya dalam usia yang cukup muda.

Sebelumnya, Ragahdo mencuri perhatian saat dirinya berperan sebagai tim kuasa hukum tersangka Hendra Kurniawan dalam kasus penembakan Brigadir J.

Lalu, seperti apa sosok Sangun Ragahdo ini? 

Profil Sangun Ragahdo

Sangun Ragahdo adalah anak semata wayang dari pasangan aktris senior Yayuk Suseno dengan Henry Yosodiningrat yang merupakan advokat kondang di Indonesia.

Mengutip dari akun LinkedIn, Ragahdo merupakan alumni dari SMA Taruna Nusantara. Setelah lulus SMA, Ragahdo melanjutkan pendidikan sarjananya di Fakultas Hukum Universitas Pelita Harapan (UPH) pada 2013 dan berhasil meraih gelar S.H. pada tahun 2017.

Ragahdo kemudian melanjutkan S2 di Erasmus University Rotterdam Belanda pada tahun 2017 dan lulus 2018. Keinginannya untuk menjadi seorang pengacara membuat Ragahdo gigih untuk melanjutkan sekolahnya hingga meraih gelar doktor hukum dari UPH pada tahun 2021.

baca juga

Saat meraih gelar doktor hukum bisnis, Ragahdo baru berusia 25 tahun. Selama menjalani pendidikannya, Ragahdo beberapa kali pernah bekerja di firma hukum, seperti Legal Assistant di Henry Yosodiningrat & Partners Law Firm pada tahun 2018-2019, Legal Intern di HHP Law Firm (member of Baker & McKenzie International) pada tahun 2019, dan berkarir sebagai Associate Partner di Henry Yosodiningrat & Partners Law Firm sejak Juli 2019.

Kontributor : Dea Nabila

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ternyata Ini, Alasan Tim Ganjar-Mahfud Ngotot Ingin Hadirkan Menkeu dan Mensos di Sidang MK

Ternyata Ini, Alasan Tim Ganjar-Mahfud Ngotot Ingin Hadirkan Menkeu dan Mensos di Sidang MK

Kotak Suara | Jum'at, 29 Maret 2024 | 11:22 WIB

MK Pertimbangkan Usulan Hadirkan Menteri di Sidang Sengketa Pilpres, Tapi...

MK Pertimbangkan Usulan Hadirkan Menteri di Sidang Sengketa Pilpres, Tapi...

Kotak Suara | Jum'at, 29 Maret 2024 | 10:50 WIB

Sengketa Pilpres 2024, Otto: Kalau Dia Minta Menteri, Kami Juga Minta Ibu Megawati Dipanggil

Sengketa Pilpres 2024, Otto: Kalau Dia Minta Menteri, Kami Juga Minta Ibu Megawati Dipanggil

Kotak Suara | Jum'at, 29 Maret 2024 | 10:37 WIB

Otto Hasibuan Lawan Balik Usulan Hadirkan Sri Mulyani-Risma di MK: Kami Minta Ibu Megawati Dipanggil, Mau Gak?!

Otto Hasibuan Lawan Balik Usulan Hadirkan Sri Mulyani-Risma di MK: Kami Minta Ibu Megawati Dipanggil, Mau Gak?!

Kotak Suara | Jum'at, 29 Maret 2024 | 07:37 WIB

Gerindra Sebut Komunikasi Terus Jalan, Sinyal PDIP Bakal Merapat ke Prabowo-Gibran?

Gerindra Sebut Komunikasi Terus Jalan, Sinyal PDIP Bakal Merapat ke Prabowo-Gibran?

Kotak Suara | Jum'at, 29 Maret 2024 | 06:39 WIB

Terkini

KPK Sita Duit Rp3,3 Miliar dan Emas Ratusan Gram di OTT BNPB

KPK Sita Duit Rp3,3 Miliar dan Emas Ratusan Gram di OTT BNPB

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:28 WIB

KPK Ungkap OTT di BNPB Berkaitan dengan Penyalahgunaan Dana Siap Pakai

KPK Ungkap OTT di BNPB Berkaitan dengan Penyalahgunaan Dana Siap Pakai

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:26 WIB

Bagaimana Cara Mematikan Auto Translate Grok di X? Begini Langkah Mudahnya

Bagaimana Cara Mematikan Auto Translate Grok di X? Begini Langkah Mudahnya

Tekno | Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:24 WIB

Mengenal Cyanotype, Teknik Fotografi Klasik dari Daun dan Sinar Matahari

Mengenal Cyanotype, Teknik Fotografi Klasik dari Daun dan Sinar Matahari

Tekno | Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:23 WIB

Mie Ayam: Comfort Food Pelampiasan Lelah Kerja Kaum Mendang-Mending Sehabis Gajian

Mie Ayam: Comfort Food Pelampiasan Lelah Kerja Kaum Mendang-Mending Sehabis Gajian

Your Say | Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:21 WIB

Respons Kapolri Suyudi soal Instruksi Prabowo Latih 70.000 Polisi Hutan

Respons Kapolri Suyudi soal Instruksi Prabowo Latih 70.000 Polisi Hutan

Video | Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:20 WIB

OTT BNPB, Adik Kepala BNPB Suharyanto Jadi Satu dari Lima Tersangka

OTT BNPB, Adik Kepala BNPB Suharyanto Jadi Satu dari Lima Tersangka

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:19 WIB

7 Produk Solusi Organic Renewage Martha Tilaar yang Bikin Kulit Kencang di Usia 40 Tahun

7 Produk Solusi Organic Renewage Martha Tilaar yang Bikin Kulit Kencang di Usia 40 Tahun

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:17 WIB

Blackout Batam, Bahlil Ungkap Dugaan Penyebab dan Buka Opsi Kompensasi

Blackout Batam, Bahlil Ungkap Dugaan Penyebab dan Buka Opsi Kompensasi

Batam | Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:16 WIB

Mengapa Ojol Harus Jadi Transportasi Umum

Mengapa Ojol Harus Jadi Transportasi Umum

Bisnis | Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:15 WIB

×