Malas Masuk Kerja Usai Libur Lebaran Normal Gak Sih? Dokter Jiwa Singgung Adanya Post Holiday Syndrome

M. Reza Sulaiman

Selasa, 16 April 2024 | 10:42 WIB
Malas Masuk Kerja Usai Libur Lebaran Normal Gak Sih? Dokter Jiwa Singgung Adanya Post Holiday Syndrome
Ilustrasi malas kerja setelah liburan alias post holiday syndrome (freepik.com/yanalya)

Suara.com - Merasa malas masuk kerja usai libur lebaran mungkin dirasakan oleh sebagian dari kita. Tapi kalau rasa malas bercampur dengan cemas hingga depresi, normal gak ya?

Menanggapi hal ini, dr. Andri, SpKJ pakar psikosomatik dari RS EMC Alam Sutera, menjelaskan bahwa ada yang disebut sebagai post holiday syndrome. Post holiday syndrome terjadi ketika seseorang mengalami cemas hingga depresi usai liburan.

"Yang disebut post holiday syndrome itu adalah perasaan cemas, depresi, setelah kita melewati masa liburan dan akan kembali lagi ke rutinitas. Misalnya liburan nggak sampai dua minggu, kita setelahnya merasa enggan, males, untuk kerja lagi dan inginnya liburan terus," kata dr Andri saat dihubungi Suara.com.

ilustrasi malas kerja setelah liburan alias post holiday syndrome. (Pexels/Andrea Piacquadio)
ilustrasi malas kerja setelah liburan alias post holiday syndrome. (Pexels/Andrea Piacquadio)

dr Andri menjelaskan post holiday syndrome bisa terjadi karena mengingat kenangan yang terjadi di tempat wisata. Misalnya, sempat mengunjungi tempat yang sama dengan anggota keluarga yang sudah meninggal atau kekasih yang tak lagi bersama.

"Misalnya pergi dengan orang yang sudah tidak ada, atau dulu ke sini bersama kekasih yang disayangi sekarang sudah tidak bersama. Nah itu bisa membuat kita teringat kembali, bisa bikin liburannya juga jadi tidak menyenangkan," terang dr Andri.

Faktor eksternal seperti cuaca buruk hingga sakit juga bisa menyebabkan liburan berjalan tak sesuai rencana. Pada beberapa orang yang terlalu 'saklek' dengan jadwal alias itinerary, perasaan sedih dan kecewa bisa jadi timbul. Perasaan-perasaan ini bisa berlanjut hingga liburan usai sehingga merasa malas dan depresi untuk masuk kerja.

Terkait ini, dr Andri berpesan untuk menikmati segala proses saat liburan, termasuk menghadapi liburan yang tak sesuai rencana. Sebab jika terlalu ketat dengan jadwal, liburan tak lagi menyenangkan dan malah bikin pusing dan stres.

"Jadi kita bikin itinerary itu gak perlu harus semuanya harus kita ikuti, semua tempat wisata, semua kegiatan, harus didatangi. Ketika ada hal-hal yang tidak sesuai kita harus modifikasi bagaimana supaya liburan bisa dinikmati, bukan malah jadi stres dan depresi karena tidak berjalan sesuai rencana," katanya lagi.

dr Andri pun membagikan cara menghadapi post holiday syndrome, yakni menggunakan mantra sabar dan sadar. Sabar menjalani tantangan kehidupan serta sadar bahwa semua masalah dan kesedihan pasti bisa diatasi.

baca juga

"Di sini saya ingat lagi mantra saya, sabar dan sadar. Sabar adalah bagaimana kita menyadari proses ini harus kita lalui, kehilangan itu sesuatu yang harus kita ikhlaskan, kesadaran menjalani hidup saat ini lebih penting, dan ke depannya bagaimana kita mengelola pikiran dan perasaan saat liburan," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Setahun Disembunyikan, Aurelie Moeremans Alami Depresi Akut

Setahun Disembunyikan, Aurelie Moeremans Alami Depresi Akut

Entertainment | Senin, 15 April 2024 | 16:55 WIB

Hari Terakhir Libur Lebaran, Tebet Eco Park Diserbu Warga untuk Wisata

Hari Terakhir Libur Lebaran, Tebet Eco Park Diserbu Warga untuk Wisata

Foto | Senin, 15 April 2024 | 18:36 WIB

Menghabisi Akhir Libur Lebaran  di Air Hitam Sabangau, Palangkaraya

Menghabisi Akhir Libur Lebaran di Air Hitam Sabangau, Palangkaraya

Video | Selasa, 16 April 2024 | 08:00 WIB

Terkini

5 Mobil Bekas Toyota Termurah 2026, Bisa Ditebus Rp30 Jutaan

5 Mobil Bekas Toyota Termurah 2026, Bisa Ditebus Rp30 Jutaan

Otomotif | Minggu, 27 September 2026 | 13:13 WIB

9 Tahun Wajib Pakai Busana Adat Bali, Ini Hasilnya

9 Tahun Wajib Pakai Busana Adat Bali, Ini Hasilnya

Bali | Minggu, 27 September 2026 | 13:11 WIB

Bedah Lirik 'Pertiwi' Yura Yunita: Sindiran Keras Buat Penguasa yang Berpesta Tanpa Empati!

Bedah Lirik 'Pertiwi' Yura Yunita: Sindiran Keras Buat Penguasa yang Berpesta Tanpa Empati!

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 13:10 WIB

Status Waspada, Puluhan Kali Gempa Vulkanik Guncang Gunung Lokon dalam Sehari

Status Waspada, Puluhan Kali Gempa Vulkanik Guncang Gunung Lokon dalam Sehari

Sulsel | Minggu, 27 September 2026 | 13:04 WIB

Kripto Ini Naik 328 Persen dalam Sebulan, Kalahkan Bitcoin dan Ethereum

Kripto Ini Naik 328 Persen dalam Sebulan, Kalahkan Bitcoin dan Ethereum

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 13:01 WIB

Inul Daratista Bikin Pestapora Bergoyang, Adam Suseno Muncul Bawa Gitar

Inul Daratista Bikin Pestapora Bergoyang, Adam Suseno Muncul Bawa Gitar

Entertainment | Minggu, 27 September 2026 | 13:01 WIB

Dari Panggung PestaPora, Rhoma Irama: Kita Usir Koruptor dari Bumi Indonesia

Dari Panggung PestaPora, Rhoma Irama: Kita Usir Koruptor dari Bumi Indonesia

Entertainment | Minggu, 27 September 2026 | 12:57 WIB

Tim Gabungan di Lombok Timur Sisir Puluhan Pondok Pesantren

Tim Gabungan di Lombok Timur Sisir Puluhan Pondok Pesantren

Bali | Minggu, 27 September 2026 | 12:56 WIB

Hidup Penuh Drama Demi Validasi? Kenali Beda 'Self-Appreciation' dan Main Character Syndrome

Hidup Penuh Drama Demi Validasi? Kenali Beda 'Self-Appreciation' dan Main Character Syndrome

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 12:55 WIB

Review Drama Cases Between Us, Memecahkan Kasus Kejahatan di Era Republik

Review Drama Cases Between Us, Memecahkan Kasus Kejahatan di Era Republik

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 12:50 WIB

×