4 Koleksi Mobil Enny Nurbaningsih, Harganya Masih Kebanting Satu Cincin Hotman Paris

Kamis, 25 April 2024 | 08:28 WIB
4 Koleksi Mobil Enny Nurbaningsih, Harganya Masih Kebanting Satu Cincin Hotman Paris
Hakim Mahkamah Konstitusi Enny Nurbaningsih mengucapkan sumpah jabatan saat pelantikan di Istana Negara, Jakarta, Senin (13/8).ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari

Suara.com - Hakim Konstitusi Enny Nurbaningsih menjadi salah satu sosok yang menuai sorotan Hotman Paris. Pengacara kondang itu mengaku sudah lama menaruh curiga dengan Enny Nurbaningsih yang akan memberikan dissenting opinion.

Hotman Paris blak-blakan menyebut pendapat Enny Nurbaningsih dalam sidang sengketa hasil Pilpres 2024 tak masuk di akal. Misalnya saja ketika hakim konstitusi tersebut menyinggung masalah bantuan sosial (bansos).

"Saya selalu bisik-bisik kenapa itu orang kalau ada bukti yang kira-kira menguntungkan 01 dan 03 langsung dicecar, kalau itu merugikan 02. Saya dari awal sudah mengatakan pasti nanti akan dissenting, yaitu Prof Enny Nurbaningsih dan Saldi Isra," kata Hotman.

"Yang aneh lagi pendapatnya Prof Enny adalah dia mengatakan dia tidak melihat bansos itu di APBN. Ini benar-benar aneh banget. Itu orang benar-benar aneh banget. Ya benar loh dia bilang begitu tadi," imbuhnya.

Sehubung dengan permasalahan ini, patut untuk diketahui apabila Enny Nurbaningsih memiliki segudang pengalaman di bidang hukum. Ia pernah menjadi Kepala BPHN, Guru Besar Ilmu Hukum Universitas Gajah Mada (UGM), staf ahli penataan regulasi, dan lainnya.

Hakim Mahkamah Konstitusi, Enny Nurbaningsih membacakan Dissenting Opinion saat sidang putusan Perselisihan Hasil Pemilu Umum (PHPU) di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Senin (22/4/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]
Hakim Mahkamah Konstitusi, Enny Nurbaningsih membacakan Dissenting Opinion saat sidang putusan Perselisihan Hasil Pemilu Umum (PHPU) di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Senin (22/4/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]

Lulusan S3 Ilmu Hukum Program Pascasarjana Fakultas Hukum UGM ini juga memiliki kekayaan yang bernilai miliaran. Mengutip dari LHKPN KPK, pada 31 Desember 2022 Enny Nurbaningsih melaporkan total harta kekayaannya sebesar Rp9.755.534.822.

Ia salah satunya memiliki aset berupa 4 alat transportasi dan mesin yang jika ditotal bernilai Rp1.805.000.000. Meliputi Toyota Camry Sedan Tahun 2008, Toyota Alphard Minibus Tahun 2015, Honda Brio RS Tahun 2021, dan Toyota Minibus Tahun 2022.

Jika hendak dibandingkan, total nilai koleksi kendaraan milik Enny Nurbaningsih ini tidak ada apa-apanya dibanding dengan harga satu cincin berlian milik Hotman Paris yang sudah berkomentar negatif terhadapnya.

Pada tahun 2022 lalu, Hotman Paris pernah buka-bukaan soal harga cincinnya. Ia mengatakan harga cincinnya tembus miliaran rupiah. "Saya tanya terakhir sudah Rp 6 miliar. Ini 13 karat," ungkap Hotman Paris.

Baca Juga: Riwayat Karier Enny Nurbaningsih, Hakim MK Diejek Aneh Oleh Hotman Paris

Di kesempatan lain, Hotman Paris juga pernah menyebutkan bahwa salah satu cincin koleksinya yang merupakan cincin berlian 13 karat ada yang seharga Rp12 miliar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI