Dituntut Minta Maaf Usai Posting Produk Pro Israel, Zita Anjani Malah Unggah Video Main Tenis

Selasa, 30 April 2024 | 13:36 WIB
Dituntut Minta Maaf Usai Posting Produk Pro Israel, Zita Anjani Malah Unggah Video Main Tenis
Zita Anjani. (Dok. Instagram/ZitaAnjani)

Suara.com - Usai mengunggah foto produk pro Israel di depan Ka'bah, Zita Anjani masih terus menjadi perbincangan. Beberapa warganet berharap Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta itu bisa membuat permintaan maaf secara resmi atas postingannya yang membuat heboh itu.

Namun, dalam akun Instagram pribadinya, Zita Anjani malah mengunggah video dirinya yang bermain tenis. Dalam unggahan itu, putri Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan (Zulhas) itu juga masih menampilkan postingannya yang kontroversial beberapa waktu lalu.

Hal ini tentu saja membuat warganet geram. Dalam unggahan video yang memperlihatkan dirinya bermain tenis, warganet tampak mencibir Zita Anjani yang tidak mau mengaku salah dan minta maaf. Padahal, menurut warganet, hal tersebut seharusnya merupakan sesuatu yang tidak sulit dilakukan.

“Kenapa sih minta maaf aja susah banget. Padahal calon DPRD, tapi hal kecil aja gak mau didengerin,” tulis salah seorang warganet.

“Minimal klarifikasi, mengakui kesalahan, minta maaf, dan hapus postingan yang meresahkan. Sepertinya terlalu berat yang mbak untuk standar orang yang selalu merasa benar dan gak tau malu” komentar akun lainnya.

“Keras banget hatinya ampe susah banget mau minta maaf. Gengsi bener,” sahut akun lainnya.

Terkait minta maaf, memang terkadang sulit untuk dilakukan. Tapi, apa sebenarnya alasan seseorang sulit untuk meminta maaf?

Mengutip dari laman Today, psikoterapis Dr. Robi Ludwig mengatakan bahwa seseorang sulit minta maaf bisa jadi karena merasa takut dirinya terlihat lemah.

Meminta maaf menandakan kalau orang tersebut berada di posisi salah. Ketika mereka salah lalu meminta maaf, ia pun takut teman-teman dan orang-orang di sekitarnya akan pergi meninggalkannya.

Baca Juga: Pamer Produk Pro Israel di Medsos, Zita Anjani Didesak Mundur Dari DPRD DKI

Tidak hanya itu, minta maaf juga membuat seseorang berpikir dirinya merasa rentan. Mereka takut meminta maaf akan membuatnya hilang kekuatan atau kekuasaan yang sebelumnya dimiliki. Inilah yang akhirnya membuat seseorang akhirnya memilih untuk tidak meminta maaf meskipun tahu dirinya bersalah.

Mereka yang sulit meminta maaf juga takut dengan tanggung jawab atas perbuatannya. Hal ini mungkin saja karena meminta maaf atas kesalahan bisa berdampak pada karier atau pekerjaannya. Oleh sebab itu, mereka pun memilih untuk mengabaikan atau membuat pembelaan diri. Bahkan, mereka akan menyangkal semua tuduhan atau menyalahkan orang lain sebagai pembelaan diri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI