3 Fakta Menarik Sepatu Bata yang Legendaris, Pabrik di Purwakarta Kini Ditutup

Yasinta Rahmawati Suara.Com
Senin, 06 Mei 2024 | 17:31 WIB
3 Fakta Menarik Sepatu Bata yang Legendaris, Pabrik di Purwakarta Kini Ditutup
Ilustrasi Pabrik Sepatu Bata [Ist]

Suara.com - Sepatu Bata menjadi merek alas kaki legendaris yang dikenal akan kualitasnya. Tapi seiring waktu, sepatu Bata cukup kesulitan mempertahankan ketenarannya.

Dengan semakin banyaknya brand bermunculan dan harga yang kompetitif, sepatu Bata mengalami kerugian terus-menerus di tengah menurunnya permintaan.

Karena itu, sepatu Bata terpaksa mengambil langkah penutupan salah satu pabriknya di Purwakarta, Jawa Barat per 30 April 2024.

Ilustrasi Toko Sepatu Bata/[Dok Bata.com]
Ilustrasi Toko Sepatu Bata/[Dok Bata.com]

Beberapa tahun terakhir, sepatu Bata memang dirundung masalah keuangan sejak pandemi Covid-19. Diketahui 2020 lalu tercatat kerugian Bata menanjak hingga Rp177,76 miliar.

Karena kerugian itu, pada 2021 sepatu Bata sempat menutup sejumlah gerai untuk memperbaiki kinerja perusahaan.

3 Fakta Menarik Sepatu Bata

1. Bukan merek asli Indonesia

Saking lamanya sepatu Bata ada di Tanah Air, merek ini kerap disangka berasal dari Indonesia alias merek lokal. Padahal, Bata merupakan produk Eropa, tepatnya Ceko.

Nama Bata sendiri diambil dari pendiri sekaligus pembuatnya, yakni Tomas Bata.

Baca Juga: Apple Ternyata Punya Jaringan Produksi di Asia, Indonesia Masuk Daftar?

Dalam mendirikan perusahaannya, Tomas tak sendirian. Kedua saudaranya yakni Anna Bata dan Antonin Bata ikut membantu.

Mereka bertiga adalah generasi kedelapan keluarga Bata yang terkenal sebagai pembuat sepatu. Perusahaan yang didirikan pada 1894 itu punya gedung pertamanya di Zlin, Ceko.

Sepatu Bata. (Instagram)
Sepatu Bata. (Instagram)

2. Banjir orderan di masa perang

Berkat peristiwa Perang Dunia I (1914-1918), Bata mendapat order sepatu tentara dalam skala besar.

Menurut The Encyclopedia of the Industrial Revolution in World History (2014), sepatu Bata disebutkan mampu memproduksi 50 ribu pasang sepatu selama periode perang.

Dari keuntungan tersebut, sepatu Bata mampu berekspansi ke berbagai negara, mulai dari Swiss, Inggris, Prancis, Belanda, Kanada hingga Indonesia.

3. Berjaya di Indonesia

Dilansir dari laman resmi perusahaan, sepatu Bata masuk ke Indonesia sejak zaman penjajahan, yakni tahun 1931. Sepatu Bata melakukan kerjasama dengan NV, Netherlandsch-Indisch, sebagai importir sepatu yang beroperasi di Tanjung Priok.

Bata rupanya sukses menjadi 'raja sepatu' setelah mendirikan pabrik sepatu di Kalibata pada 1939. Sejak itulah sepatu Bata terus eksis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI