Beasiswa Sawit untuk 3000 Pemuda, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Chyntia Sami Bhayangkara

Jum'at, 10 Mei 2024 | 14:00 WIB
Beasiswa Sawit untuk 3000 Pemuda, Ini Syarat dan Cara Daftarnya
Beasiswa Sawit (Pexels)

Suara.com - Kementerian Pertanian (Kementan) kembali membuka seleksi beasiswa bagi 3.000 pemuda dan pemudi di Indonesia guna mengenyam pendidikan perguruan tinggi. Beasiswa sawit ini bertujuan pengembangan sumber daya manusia perkebunan di kelapa sawit. Adapun kesempatan emas ini diberikan dengan tujuan untuk menciptakan SDM unggul dan berkualitas khususnya di sektor kelapa sawit. 

Hal ini disampaikan oleh Direktur Jenderal Perkebunan Kementan Andi Nur Alam Syah seperti yang dikutip dari Antara, Minggu (14/4/2024). Andi menjelaskan, program Beasiswa SDM Sawit 2024 ini merupakan kolaborasi antara Ditjen Perkebunan dengan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS). 

Dengan program Beasiswa ini, ia memastikan pendaftaran tidak dipungut biaya. Adapun pendaftarannya dibuka sejak tanggal 5 April 2024 dan berakhir pada 24 Mei 2024. Seperti namanya, beasiswa ini diberikan secara khusus kepada mereka yang tertarik untuk terlibat langsung di dalam pengelolaan industri kelapa sawit. Para penerima beasiswa (awardee) nantinya bisa memilih salah satu dari 23 perguruan tinggi pertanian atau perkebunan di Indonesia. 

Adapun universitas yang dapat dipilih seperti Institut Teknologi Sawit Indonesia, Politeknik Pembangunan Pertanian di Medan (Sumatra Utara) dan Manokwari (Papua Barat), Politeknik Perkebunan Yogyakarta, sampai Politeknik Caltex Riau. Untuk melihat daftar lengkapnya calon peserta bisa melihat di beasiswasdmsawit.id/kampus-penerima-beasiswa. 

Total 23 perguruan tinggi tersebut sudah menyisihkan antara 30- hingga 90 kursi perkuliahan bagi para penerima beasiswa. Hingga Akademi Komunitas Perkebunan Yogyakarta pun mendedikasikan dua jurusan mereka yakni Pembibitan Kelapa Sawit dan Pemeliharaan Kelapa Sawit dengan daya tampung masing-masing sebanyak 285 orang penerima beasiswa. 

Fasilitas yang akan diberikan pemerintah kepada awardee berupa biaya transportasi mulai dari rumah ke kampus pergi dan pulang, uang saku, uang membeli buku, biaya pendidikan, magang di perusahaan kelapa sawit, sertifikasi kompetensi serta biaya wisuda. 

Kali ini merupakan tahun keempat bagi Kementan dan BPDPKS memberikan beasiswa sawit sejak 2021. 

"Beasiswa ini dirancang untuk menghasilkan SDM unggul di bidang kelapa sawit. Ini bukti komitmen pemerintah dalam mengembangkan SDM berkualitas di sektor perkelapasawitan di Indonesia. Para lulusannya diharapkan dapat membuat sektor ini lebih berkembang secara berkelanjutan," kata Andi. 

Saat ini total ada sekitar 3.660 orang telah lulus melalui program beasiswa sawit untuk jenjang pendidikan Diploma Satu (D1) sampai Diploma Empat (D4) Strata Satu (S1). Rencana selanjutnya, akan dibuka beasiswa untuk S2 dan S3. Seiring dengan itu, Andi berharap para penerima beasiswa saat lulus bisa memberikan manfaat secara sosial dan ekonomi bagi seluruh masyarakat Indonesia. 

baca juga

Dikutip dari website resmi program beasiswa di www.beasiswasdmsawit.id, ada lima jalur pendaftaran Beasiswa SDM Sawit 2024 antara lain yakni: 

1. Pekebun sawit dan keluarganya  

2. Karyawan pada usaha budidaya dan pengolahan hasil perkebunan sawit 

3. Keluarga karyawan pada usaha budidaya dan pengolahan sawit 

4. Pengurus dan anggota koperasi usaha budidaya, pengolahan, dan jasa perkebunan sawit 

5. Aparatur Sipil Negara (ASN)/Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). 

Syarat Umum Beasiswa Sawit 

Berikut adalah persyaratan umum untuk mendaftar beasiswa sawit: 

• Foto ukuran 4x6 dengan latar belakang berwarna biru 

• Usia maksimal 23 tahun (Per 24 Mei 2024) 

• Kartu Tanda Penduduk (KTP)/Surat Keterangan Domisili 

• Kartu Keluarga (KK) 

• Akta Kelahiran/Surat Keterangan Lahir 

• Surat Keterangan Sehat dan Buta Warna dari klinik atau fasilitas kesehatan resmi yang ditandatangani oleh dokter dengan masa berlaku dua bulan sejak mendaftar 

• Rapor/Laporan Hasil Penilaian Siswa atau Laporan Akhir Sekolah mulai dari Semester 1--5 dengan nilai rata-rata minimal atau sama dengan 7. Bagi peserta yang berdomisili dari Provinsi Papua, Papua Barat, Papua Barat Daya, Papua Selatan, Papua Tengah, dan juga Papua Pegunungan nilai rata-rata minimal 6. 

• Ijazah/Surat Keterangan Lulus (SKL) Sekolah Menengah Umum/Kejuruan atau Ijazah Pendidikan Diploma bagi yang telah lulus program diploma 

• Surat Keterangan Tidak Mampu/SKTM (bila ada) 

• Surat Keputusan Pengangkatan ASN/PPPK 

• Surat Penugasan di Unit Kerja yang Membidangi Perkebunan Kelapa Sawit (Khusus ASN/PPPK) 

• Surat Izin Belajar (Khusus ASN/PPPK) 

• Surat komitmen dari unit kerja asal untuk ditugaskan kembali usai lulus kuliah di bidang perkelapasawitan (Khusus ASN/PPPK). 

Tata Cara Pendaftaran 

Semua proses pendaftaran dilakukan secara daring atau online hanya melalui halaman utama portal pendaftaran Beasiswa SDMPKS 2024 di alamat www.beasiswasdmsawit.id untuk mendapat ID dan PIN guna keperluam Login.  

Ketika mendaftarkan diri, calon pelamar beasiswa wajib memilih satu dari lima jalur pendaftaran seperti yang telah ditetapkan. Kemudian, peserta mengisi seluruh data diri, asal sekolah dan jug jurusan. Proses pengisian asal sekolah dan jurusan, wajib diisi dengan benar, lantaran akan mempengaruhi banyaknya perguruan tinggi atau program studi yang dipilih. 

Bagi pendaftar yang buta warna, tidak dapat memilih program studi agroteknologi, keteknikan dan juha kimia. Kemudian, pendaftar mengisi perguruan tinggi dan program studi yang dipilij. Pengumuman kelulusan seleksi administrasi akan dilakukan 2-3 hari usai proses finalisasi data. 

Proses tes seleksi sendiri digelar secara online pada 3 Juni 2024 sampai 4 Juli 2024. Pengumuman hasil seleksi sendiri diadakan pada tanggal 16 Agustus 2024 dan kuliah perdana dimulai September 2024.  

Nah, itu tadi informasi tentang besiswa sawit. Bagi Anda yang memenuhi syarat dan berminat segera lakukan pendaftaran! 

Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dukung Generasi Muda Punya Kesadaran Lingkungan, Perusahaan Ini Kasih Beasiswa Untuk SMA dan Mahasiswa

Dukung Generasi Muda Punya Kesadaran Lingkungan, Perusahaan Ini Kasih Beasiswa Untuk SMA dan Mahasiswa

Lifestyle | Rabu, 08 Mei 2024 | 14:18 WIB

Ini 6 Beasiswa S2 Dalam Negeri Selain LPDP, Buruan Gercep Pendaftaran Masih Dibuka!

Ini 6 Beasiswa S2 Dalam Negeri Selain LPDP, Buruan Gercep Pendaftaran Masih Dibuka!

Lifestyle | Rabu, 08 Mei 2024 | 14:30 WIB

Terkini

Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras

Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras

Entertainment | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:22 WIB

Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo

Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo

Jawa Tengah | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:13 WIB

Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap

Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan

Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:03 WIB

Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk

Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:58 WIB

Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:50 WIB

Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci

Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:44 WIB

Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?

Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri

Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:35 WIB

Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen

Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:33 WIB

×