UKT Naik, Pinjaman Siswa Peluang atau Bahaya? Pakar Keuangan Ungkap Risikonya!

M. Reza Sulaiman, Dini Afrianti Efendi

Sabtu, 18 Mei 2024 | 16:39 WIB
UKT Naik, Pinjaman Siswa Peluang atau Bahaya? Pakar Keuangan Ungkap Risikonya!
Ilustrasi kuliah, bayar kuliah, UKT [Suara.com]

Suara.com - Kenaikan biaya uang kuliah tunggal (UKT) di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) semakin menyulitkan masyarakat. Apalagi nilai kenaikan biaya UKT disebut mencapai 30 hingga 50 persen.

UKT naik dinilai sangat memberatkan mahasiswa dari keluarga miskin. Kebijakan ini tidak jarang membuat mahasiswa memilih mengajukan student loan atau pinjaman siswa. Padahal menurut Perencana Keuangan, Rista Zwestika pilihan tersebut cenderung berisiko karena ada beban utang yang membebani pelajar atau mahasiswa di masa depan.

"Benar, dengan kenaikan UKT yang signifikan, banyak mahasiswa yang mempertimbangkan student loan sebagai solusi untuk membiayai pendidikan mereka. Namun, perlu diingat bahwa student loan memiliki risiko dan konsekuensi yang harus dipertimbangkan dengan matang sebelum mengambilnya," ujar Rista saat dihubungi suara.com, Sabtu (18/5/2024).

Mahasiswa dari BEM SI memprotes kenaikan Uang Kuliah Tunggal (UKT) saat RDP dengan Komisi X DPR RI. (tangkapan layar/ist)
Mahasiswa dari BEM SI memprotes kenaikan Uang Kuliah Tunggal (UKT) saat RDP dengan Komisi X DPR RI. (tangkapan layar/ist)

Perencana keuangan yang juga Head Advisory & Investment Operation PINA itu mengungkap setidaknya ada 3 risiko pinjaman siswa atau student loan yang perlu dipertimbangkan dengan matang dan seksama, yaitu bunga tinggi, beban utang, dan ada risiko gagal bayar.

"Student loan biasanya memiliki tingkat bunga yang tinggi, sehingga mahasiswa harus membayar lebih banyak uang daripada yang mereka pinjam," jelasnya.

Risiko selanjutnya mahasiswa memiliki beban utang yang tinggi, sehingga bisa mempengaruhi masa depannya di kemudian hari. Beban utang biaya pendidikan ini kata Rista tidak selesai setelah lulus kuliah, tapi juga menyulitkan mahasiswa mendapat pekerjaan, membeli rumah hingga membangun keluarga.

Bahkan risiko ketiga, yaitu saat mahasiswa dibuat bingung dan resah karena gagal bayar pinjaman siswa pada waktu yang disepakati oleh si pemberi pinjaman. Kondisi lagi-lagi mempengaruhi masa depan.

Dari 3 risiko pinjaman siswa yang memberatkan ini, Rista juga tidak menampik ada keuntungan yang bisa dirasakan mahasiswa saat mengakses student loan, seperti meringankan biaya pendidikan di awal, memberi berbagai pilihan pembayaran, hingga membangun riwayat kredit.

Namun bila risiko gagal bayar pinjaman terjadi, maka riwayat kredit yang sudah dibangun bisa rusak di usia muda. Padahal riwayat kredit ini bisa digunakan untuk kredit rumah atau kredit mobil di masa depan.

baca juga

"Hal ini dapat merusak riwayat kredit mereka dan membuat mereka sulit untuk mendapatkan pinjaman lain di masa depan," jelas Rista.

Ilustrasi student loan. (Envato)
Ilustrasi student loan. (Envato)

Terakhir, Rista mengingatkan alih-alih mengandalkan pinjaman siswa, disarankan mengakses beberapa alternatif biaya pendidikan. Contohnya seperti mengakses beasiswa, bekerja paruh waktu, hingga bantu keuangan keluarga.

"Memutuskan untuk mengambil student loan adalah keputusan yang besar. Mahasiswa perlu mempertimbangkan dengan matang semua keuntungan dan risikonya sebelum mengambil pinjaman tersebut," ungkapnya.

Dari berbagai keuntungan dan risiko student load tersebut, jika terpaksa mengajukan pinjaman siswa sebaiknya kata Rista perhatikan beberapa hal berikut:

  1. Hitunglah dengan cermat berapa banyak uang yang dibutuhkan. Jangan meminjam lebih banyak uang daripada yang dibutuhkan.
  2. Bandingkan penawaran student loan dari berbagai pemberi pinjaman. Pilihlah pemberi pinjaman yang menawarkan tingkat bunga dan persyaratan pembayaran terbaik.
  3. Bacalah dengan cermat semua dokumen student loan sebelum menandatanganinya. Pastikan Anda memahami semua persyaratan dan konsekuensi dari pinjaman tersebut.
  4. Buatlah rencana untuk membayar student loan tepat waktu. Ada beberapa sumber daya yang tersedia untuk membantu membuat rencana pembayaran, seperti kalkulator pembayaran student loan online.
  5. Hindari meminjam student loan untuk membiayai gaya hidup. Student loan hanya boleh digunakan untuk membiayai biaya pendidikan yang penting.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi Kaget Lulusan S2-S3 Indonesia Sedikit, Publik: Biaya Kuliah Super Mahal!

Jokowi Kaget Lulusan S2-S3 Indonesia Sedikit, Publik: Biaya Kuliah Super Mahal!

Bisnis | Jum'at, 17 Mei 2024 | 19:12 WIB

Biaya Kuliah Bikin Elus Dada, Segini Daftar UKT dan IPI Universitas Indonesia Setiap Jurusan: Ada yang Tembus Tiga Digit

Biaya Kuliah Bikin Elus Dada, Segini Daftar UKT dan IPI Universitas Indonesia Setiap Jurusan: Ada yang Tembus Tiga Digit

Lifestyle | Jum'at, 17 Mei 2024 | 14:43 WIB

Dilematika Kenaikan UKT: Kepentingan Institusi atau Kesejahteraan Mahasiswa

Dilematika Kenaikan UKT: Kepentingan Institusi atau Kesejahteraan Mahasiswa

Your Say | Jum'at, 17 Mei 2024 | 10:07 WIB

Terkini

Kenal Bulutangkis Sejak Usia 1,5 Tahun, Ini Perjalanan Peraih Emas Asian Games Leo Rolly Asal Klaten

Kenal Bulutangkis Sejak Usia 1,5 Tahun, Ini Perjalanan Peraih Emas Asian Games Leo Rolly Asal Klaten

Surakarta | Selasa, 29 September 2026 | 07:53 WIB

Transaksi LCT Indonesia Tembus 42,07 Miliar Dolar AS pada Semester I 2026

Transaksi LCT Indonesia Tembus 42,07 Miliar Dolar AS pada Semester I 2026

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 07:49 WIB

Urutan Zodiak Paling Dingin dan Tidak Punya Perasaan, Sikapnya Bikin Salah Paham

Urutan Zodiak Paling Dingin dan Tidak Punya Perasaan, Sikapnya Bikin Salah Paham

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 07:47 WIB

7 Efek Samping Mengoleskan Cuka Apel Langsung ke Flek Hitam, Jangan Sembarangan

7 Efek Samping Mengoleskan Cuka Apel Langsung ke Flek Hitam, Jangan Sembarangan

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 07:46 WIB

Ulasan Novel 'Partikel': Formula Hollywood di Balik Karya Dee Lestari

Ulasan Novel 'Partikel': Formula Hollywood di Balik Karya Dee Lestari

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 07:45 WIB

Tidur Terganggu Bau Aneh, Warga Kaget Ada King Kobra 3,5 Meter Melingkar di Bawah Kasur

Tidur Terganggu Bau Aneh, Warga Kaget Ada King Kobra 3,5 Meter Melingkar di Bawah Kasur

Bali | Selasa, 29 September 2026 | 07:43 WIB

Bikin Karyawati RS Tersungkur, Sejoli di Tulang Bawang Diringkus Saat Asyik Makan

Bikin Karyawati RS Tersungkur, Sejoli di Tulang Bawang Diringkus Saat Asyik Makan

Lampung | Selasa, 29 September 2026 | 07:43 WIB

Kekerasan Eks Kepsek SMPN 18 Malang Terkuak: 10 Siswa Trauma, Polisi Mulai Bergerak

Kekerasan Eks Kepsek SMPN 18 Malang Terkuak: 10 Siswa Trauma, Polisi Mulai Bergerak

Malang | Selasa, 29 September 2026 | 07:34 WIB

Rupiah Dekati Rp18.000, BI Pilih Kurangi Intervensi di Pasar Valuta Asing

Rupiah Dekati Rp18.000, BI Pilih Kurangi Intervensi di Pasar Valuta Asing

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 07:31 WIB

5 Pilihan Motor Matic Paling Irit 2026, Ada yang Tembus 60 Km per Liter

5 Pilihan Motor Matic Paling Irit 2026, Ada yang Tembus 60 Km per Liter

Otomotif | Selasa, 29 September 2026 | 07:27 WIB

×