Cara Belajar Bahas Isyarat: Harus Langsung dari Teman Tuli!

Vania Rossa, Dini Afrianti Efendi

Kamis, 30 Mei 2024 | 09:44 WIB
Cara Belajar Bahas Isyarat: Harus Langsung dari Teman Tuli!
Bahasa isyarat. [Shutterstock]

Suara.com - Banyak orang keliru memahami cara belajar bahasa isyarat, karena pilih belajar dari media sosial atau teman dengar alih-alih belajar langsung dari teman tuli. Alhasil, banyak bahasa dan istilah yang salah, karena tidak belajar langsung dari mereka yang setiap hari menggunakannya.

Fakta ini diungkap Teman Tuli sekaligus Co-Founder FeminisThemis, Nissi Taruli Felicia yang kerap menemukan banyak teman dengar atau orang yang tidak memiliki masalah pendengaran alias orang normal pada umumnya, malah belajar bahasa isyarat dari konten YouTube.

"Tapi yang terpenting adalah yang mengajarkan harus teman tulinya langsung, kalau misalnya belajar dari YouTube nggak semuanya benar, banyak yang salah jadi harus sama tulinya langsung," ujar Nissi di Kebayoran Baru, Jakarta Selaan, Rabu (29/5/2024).

Nissi menambahkan, alih-alih mencari teman tuli yang jauh dari lingkungan rumah, disarankan belajar bahasa isyarat dengan teman tuli terdekat. Meskipun Nissi tidak menampik ada berbagai lembaga belajar bahasa isyarat. 

"Karena kita mulai dari lingkungan terdekat dulu, kalau misalnya nunggu satu lembaga bahasa isyarat lama-lama bisa jadi perang merebutkan kelas (bahasa isyarat)nya," paparnya.

Perempuan yang juga menjabat sebagai Executive Director FeminisThemis itu mengingatkan jika teman tuli di Indonesia sudah dihadapkan pada stimga dan diskriminasi, sehingga dengan teman dengar yang diajak bekerjasama untuk mengajarkan bahasa isyarat hanya akan merebut mata pencaharian mereka.

"Jadi kan mereka ini susah mendapatkan peluang pekerjaan, jadi kalau yang mengajarkan bahasa isyarat itu diambil dari teman dengar, maka teman tuli ini semakin tidak berdaya. Jadi orang yang mengajarkan bahasa isyarat harus teman tuli langsung," jelasnya.

Apalagi kata Nissi, teman tuli kerap memiliki bahasa isyarat tersendiri dan punya berbagai variasi. Misalnya bahasa isyarat di Jakarta dan beberapa daerah lainnya bisa berbeda.

Termasuk bahasa isyarat di Indonesia maupun luar negeri, sehingga seperti halnya bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional, perlu juga Bahasa Isyarat Indonesia sebagai tolok ukur.

baca juga

"Bahasa isyarat ini punya variasi di tiap daerah, jadi bahasa isyarat ini nggak sama semuanya di seluruh Indonesia," pungkas Nissi.

Bahasa isyarat adalah bahasa yang mengutamakan komunikasi manual, bahasa tubuh, dan gerak bibir. Bahasa isyarat merupakan bahasa yang digunakan oleh komunitas tuli untuk berkomunikasi.

Tidak hanya itu, bahasa isyarat juga merupakan alat bagi penggunanya untuk mengidentifikasi diri dan memperoleh informasi. Perbedaan mendasar antara bahasa isyarat dan bahasa lisan terletak pada modalitas atau sarana produksi dan persepsinya. 

Bahasa lisan diproduksi melalui alat ucap (oral) dan dipersepsi melalui alat pendengaran (auditoris), sementara bahasa isyarat diproduksi melalui gerakan tangan (gestur) dan dipersepsi melalui alat penglihatan (visual).

Dengan demikian, bahasa lisan bahasa yang bersifat oral-auditoris, sementara bahasa isyarat bersifat visual-gestural.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Teman Tuli Samakan Bahasa Isyarat dengan Bahasa Inggris, Wajib Dipelajari Semua Orang

Teman Tuli Samakan Bahasa Isyarat dengan Bahasa Inggris, Wajib Dipelajari Semua Orang

Lifestyle | Kamis, 30 Mei 2024 | 08:44 WIB

Heboh! Juru Bahasa Isyarat Diduga Palsu saat Konpers Pegi Perong di Polda Jabar

Heboh! Juru Bahasa Isyarat Diduga Palsu saat Konpers Pegi Perong di Polda Jabar

Lifestyle | Kamis, 30 Mei 2024 | 08:45 WIB

Gerall Saprilla Dipolisikan Komunitas Tuli karena Diduga Mengolok Bahasa Isyarat

Gerall Saprilla Dipolisikan Komunitas Tuli karena Diduga Mengolok Bahasa Isyarat

Your Say | Minggu, 12 Mei 2024 | 17:56 WIB

Terkini

Rayakan 10 Tahun di Indonesia, Big Bad Wolf Kembali Hadir 24 Jam di ICE BSD

Rayakan 10 Tahun di Indonesia, Big Bad Wolf Kembali Hadir 24 Jam di ICE BSD

Lifestyle | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 00:03 WIB

Spill Lagunya di SNADA Indonesia 2026, Anggun Dukung Inisiatif Sosial 3T: Mereka Tidak Sendiri

Spill Lagunya di SNADA Indonesia 2026, Anggun Dukung Inisiatif Sosial 3T: Mereka Tidak Sendiri

Entertainment | Kamis, 08 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Rumah Perwira TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

Rumah Perwira TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

Video | Kamis, 08 Oktober 2026 | 23:05 WIB

RUU Pemilu 2029 Mulai Dibahas, DPR Buka Pintu Masukan Publik

RUU Pemilu 2029 Mulai Dibahas, DPR Buka Pintu Masukan Publik

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Imigrasi Sumut Petakan Risiko Hukum Penanganan Pengungsi

Imigrasi Sumut Petakan Risiko Hukum Penanganan Pengungsi

Sumut | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:53 WIB

Reses Bukan Hambatan DPR Tindaklanjuti Putusan MK soal Gibran

Reses Bukan Hambatan DPR Tindaklanjuti Putusan MK soal Gibran

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:53 WIB

2.399 Unit Huntap untuk Korban Bencana di Aceh Tamiang Ditargetkan Rampung 2026

2.399 Unit Huntap untuk Korban Bencana di Aceh Tamiang Ditargetkan Rampung 2026

Sumut | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kebakaran di Kawasan Pemukiman Padat Penduduk Kramat Pulo, 30 Mobil Damkar Dikerahkan

Kebakaran di Kawasan Pemukiman Padat Penduduk Kramat Pulo, 30 Mobil Damkar Dikerahkan

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:42 WIB

Tak Perlu Angket, DPR Bisa Gunakan Putusan MK sebagai Dasar Pemakzulan Gibran

Tak Perlu Angket, DPR Bisa Gunakan Putusan MK sebagai Dasar Pemakzulan Gibran

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:34 WIB

Essential Oil Indonesia Dibawa ke Pasar Beauty Timur Tengah

Essential Oil Indonesia Dibawa ke Pasar Beauty Timur Tengah

Lifestyle | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:24 WIB

×