Krisis Demografi, Pemerintah Tokyo Sampai Luncurkan Aplikasi Kencan untuk Dongkrak Angka Kelahiran

Yasinta Rahmawati

Jum'at, 07 Juni 2024 | 17:02 WIB
Krisis Demografi, Pemerintah Tokyo Sampai Luncurkan Aplikasi Kencan untuk Dongkrak Angka Kelahiran
Penggunaan aplikasi kencan untuk mencari jodoh di era digital (Pexels/cottonbro studio)

Suara.com - Pemerintah Tokyo, Jepang mengambil langkah menarik untuk meningkatkan angka kelahiran nasional yang semakin mengkhawatirkan. Mereka akan meluncurkan aplikasi kencan bernama 'Tokyo Futari Story' pada musim panas ini.

Melansir dari laman Japan Today, pengguna aplikasi kencan ini nantinya diminta untuk menyerahkan dokumen yang membuktikan bahwa mereka secara hukum masih lajang.

Di sisi lain, mereka juga perlu menandatangani surat pernyataan untuk bersedia menikah serta menyertakan slip sertifikat pajak untuk membuktikan gaji tahunan.

"Kami mengetahui bahwa 70 persen orang yang ingin menikah tidak secara aktif mengikuti acara atau aplikasi untuk mencari pasangan (menikah)," kata salah satu pejabat pemerintah Tokyo yang bertanggung jawab atas aplikasi baru tersebut.

"Kami ingin memberi mereka dorongan lembut untuk menemukan pasangan." sambungnya.

Ilustrasi Jepang (Pixabay)
Ilustrasi Jepang (Pixabay)

Aplikasi kencan ini diketahui sudah diuji coba secara gratis sejak akhir tahun lalu. Untuk memakai aplikasi ini, wawancara juga akan dilakukan demi mengonfirmasi identitas pengguna sebagai bagian dari proses pendaftaran aplikasi.

Sebenarnya pemerintah Kota Tokyo sudah kerap menyelenggarakan acara perjodohan sebagai strategi untuk mengatasi angka kelahiran turun ke titik terendah pada tahun 2023. Namun baru kali ini pemerintah mengembangkan sebuah aplikasi.

Peluncuran aplikasi ini ditanggapi beragam oleh masyarakat Jepang. Ada yang skeptis namun ada pula yang tertarik karena mereka akan merasa lebih aman.

Angka Kelahiran Jepang Terus Menurun

baca juga

Angka kematian di Negara Sakura ini jauh lebih tinggi dibandingkan angka kelahiran. Jepang mencatat angka kelahiran turun selama delapan tahun berturut-turut menjadi 758.631, turun sebesar 5,1 persen.

Sementara jumlah kematian tercatat mencapai 1.590.503, lebih tinggi 209,7% dibandingkan angka kelahiran.

Karena masalah tersebut, ancaman kekurangan tenaga kerja di Jepang semakin meningkat. Untuk mendorong angka kelahiran, Perdana Menteri Fumio Kishida sendiri telah menjanjikan kebijakan-kebijakan termasuk bantuan keuangan untuk keluarga, akses penitipan anak yang lebih mudah, dan lebih banyak cuti sebagai orangtua.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gedo no Uta, Pembalas Dendam Bayaran yang Sejahterakan Rakyat Kecil

Gedo no Uta, Pembalas Dendam Bayaran yang Sejahterakan Rakyat Kecil

Your Say | Jum'at, 07 Juni 2024 | 13:16 WIB

4 Anime Slice of Life yang Menghadirkan Pesona Budaya Pedesaan Jepang

4 Anime Slice of Life yang Menghadirkan Pesona Budaya Pedesaan Jepang

Your Say | Kamis, 06 Juni 2024 | 12:49 WIB

Bukan K-Pop, Bukan J-Pop! Falling Free Minho SHINee Suguhkan Nuansa Musik Unik dan Adiktif

Bukan K-Pop, Bukan J-Pop! Falling Free Minho SHINee Suguhkan Nuansa Musik Unik dan Adiktif

Your Say | Kamis, 06 Juni 2024 | 11:22 WIB

Terkini

Usai Temuan Kamar Mewah, Ombudsman Garap Dugaan Pungli Rp150 Ribu per Minggu di Lapas Cibinong

Usai Temuan Kamar Mewah, Ombudsman Garap Dugaan Pungli Rp150 Ribu per Minggu di Lapas Cibinong

Bogor | Selasa, 06 Oktober 2026 | 01:15 WIB

Indra Kenz Terbukti Pasang Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong

Indra Kenz Terbukti Pasang Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong

Jabar | Selasa, 06 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Drama Penalti Pulangkan Thailand, Alun-Alun Bogor Meledak Sambut Indonesia Juara

Drama Penalti Pulangkan Thailand, Alun-Alun Bogor Meledak Sambut Indonesia Juara

Bogor | Selasa, 06 Oktober 2026 | 00:56 WIB

Momen Prabowo Diberi Tahu Indonesia Juara, Langsung Joget Kepalkan Tinju di SUGBK

Momen Prabowo Diberi Tahu Indonesia Juara, Langsung Joget Kepalkan Tinju di SUGBK

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 23:21 WIB

Drama Kartu Merah, Emil Audero Bawa Timnas Juara FIFA ASEAN Cup di Momen Krusial

Drama Kartu Merah, Emil Audero Bawa Timnas Juara FIFA ASEAN Cup di Momen Krusial

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 23:15 WIB

Timnas Indonesia Juara, Asnawi Mangkualam Bakal Angkat Dagu di Thailand

Timnas Indonesia Juara, Asnawi Mangkualam Bakal Angkat Dagu di Thailand

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 23:09 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat Senin Malam, 5 Wilayah Masuk Zona Berbahaya

Kabut Asap Palembang Makin Pekat Senin Malam, 5 Wilayah Masuk Zona Berbahaya

Sumsel | Senin, 05 Oktober 2026 | 23:02 WIB

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Survei LKPI: Gerindra 17,3 Persen, PSI Sentuh 4,3 Persen

Survei LKPI: Gerindra 17,3 Persen, PSI Sentuh 4,3 Persen

Jabar | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:42 WIB

PTBA Siapkan Rencana Produksi Batu Bara 2027, Pasokan Domestik Jadi Prioritas

PTBA Siapkan Rencana Produksi Batu Bara 2027, Pasokan Domestik Jadi Prioritas

Sumsel | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:40 WIB

×