Viral Murid SMA di Jakarta Hilang Karena Ngeluh Lelah Sekolah, Psikolog Ungkap Penyebab Anak Bisa Malas Belajar

Selasa, 11 Juni 2024 | 15:57 WIB
Viral Murid SMA di Jakarta Hilang Karena Ngeluh Lelah Sekolah, Psikolog Ungkap Penyebab Anak Bisa Malas Belajar
Ilustrasi anak sedih sedang belajar (Freepik/freepik)

Suara.com - Seorang murid SMA Negeri 61 di Jakarta sempat viral lantaran dinyatakan hilang oleh keluarganya. Namun, belakangan diketahui kalau murid perempuan berinisial SN itu rupanya menginap di masjid Rumah Sakit Islam Pondok Kopi, Duren Sawit, Jakarta Timur. Dia ditemukan oleh polisi ketika sudah menginap beberapa hari di masjid tersebut. 

Polisi menyebutkan kalau SN memang sengaja meninggalkan rumah. Tindakan itu disebabkan karena dia merasa lelah bersekolah. Diketahui kalau SN masih belum lama pindah ke sekolah tersebut.

"Keterangan beberapa saksi waktu penyelidik mengambil keterangan awal, bahwa anak tersebut merasa capek atau lelah bersekolah di SMA yang baru karena banyak tugas dan kegiatannya sangat padat. Yang bersangkutan dipindahkan untuk bersekolah di SMA yang baru oleh orang tua dengan pertimbangan orang tuanya," kata Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Nicolas Ary Lilipaly kepada wartawan, Senin (10/6/2024).

Namun demikian, polisi belum meminta keterangan secara langsung kepada SN karena masih menunggu izin dari pihak keluarga. Saat pemeriksaan dilakukan, polisi mengatakan akan turut melibatkan psikolog

Alasan merasa lelah sekolah rupanya tidak selalu berarti anak malas. Psikolig anak Samanta Elsener menjelaskan bahwa bisa jadi ada beberapa faktor yang membuat anak jadi terlihat malas belajar

"Bisa aja ada kondisi-kondisi kesehatan mental yang mempengaruhi anak sehingga dia sulit, atau terlihatnya perilakukanya tidak mau belajar. Padahal dia kesulitan untuk belajar dan perlu kita bantu," tutur Samanta dikutip dari konten video pada akun TikTok pribadinya. 

Samanta menyarankan agar orang dewasa harus mendeteksi penyebab anak jadi malas belajar. Setidaknya ada lima penyebab yang bisa jadi dugaan anak terlihat malas belajar. 

Pertama, kata Samanta, anak mengalami gangguan mental ADHD sehingga jadi sulit fokus dan konsentrasi selama di sekolah. Namun, kondisi itu hanya bisa didiagnosa oleh psikolog melalui sejumlah pemeriksaan. 

Kedua, anak memiliki gangguan tidir sehingga jadi kesulitas fokus atau kurang semangat saat aktivitas pagi hari. Ketiga, anak mengalami kecemasan berlebih atau depresi. Kondisi itu bisa membuat anak menjadi murung, lesu, hingga sering bengong ketika belajar.

Baca Juga: 4 Tips Belajar Bahasa Inggris Lewat Buku, Kuncinya adalah Praktik!

Keempat, ada tekanan dari orang tua atau guru. Masalah keluarga di rumah bisa jadi mempengaruhi konsentrasi anak ketika di sekolah. Gaya mengajar guru yang tidak sesuai dengan karakter siswa juga bisa jadi tekanan bagi anak itu sendiri.

Kelima, anak kurang kasih sayang atau orang tuanya yang tidak harmonis. Kondisi itu menyebabkan anak kurang motivasi untuk belajar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI