Terbongkar! Rahasia Gelap di Balik Kemewahan Tas Dior Rp46 Juta, Ternyata Dibuat di China?

Dinda Rachmawati

Rabu, 19 Juni 2024 | 08:24 WIB
Terbongkar! Rahasia Gelap di Balik Kemewahan Tas Dior Rp46 Juta, Ternyata Dibuat di China?
Tas Mewah Dior. (Dok. Instagram)

Suara.com - Satu demi satu terungkap bahwa barang-barang mewah kenamaan yang dibeli secara antre ternyata dibuat oleh imigran gelap, bukan perajin, dan dijual dengan harga 50 kali lipat!

Ya, investigasi yang dilakukan media Korea JTBC baru-baru ini mengungkapkan bahwa biaya produksi tas mewah Christian Dior, yang dijual sekitar 2850 USD (RP46 juta) di toko sebenarnya hanya menghabiskan 60 USD (980 ribu) atau tidak sampai Rp1 juta! 

Dikutip K Selection, Putusan pengadilan Italia juga mengungkap eksploitasi terhadap imigran ilegal Tiongkok, antara lain, untuk memproduksi tas-tas ini dengan harga murah, sambil memberinya label sebagai "Buatan Italia".

Tas DIOR yang dipakai Nagita Slavina sebagai bantal. (www.dior.com)
Tas DIOR. (www.dior.com)

Ini adalah hasil dari tindak lanjut ditunjuknya seorang komisaris khusus untuk mengawasi unit produksi tas tangan Dior LVMH, menurut Reuters. Tindakan itu diambil menyusul tuduhan adanya status eksploitasi tenaga kerja oleh subkontraktor Tiongkok yang dilakukan di sektor industri mewah.

Menurut jaksa, sebuah perusahaan Tiongkok yang memproduksi dan memasok tas ke Dior memiliki beberapa karyawan yang bekerja secara ilegal dalam shift 15 jam. Beberapa pekerja tidur di bengkel agar dapat kembali ke pabrik yang beroperasi 24 jam sehari, tanpa hari libur.

Keputusan pengadilan setebal 34 halaman itu juga merinci kondisi kerja empat subkontraktor yang memproduksi tas Dior. Pabrik-pabrik ini sebagian besar mempekerjakan imigran gelap dari Tiongkok dan Filipina. Perangkat keselamatan juga telah dilepas dari mesin untuk mempercepat produksi.

Hasilnya, terungkap bahwa sebuah pabrikan kecil hanya menjual 53 euro (Rp930 ribuan) untuk setiap tas ke Dior. Sedangkan tas-tas ini kemudian dijual di toko Dior seharga 2.600 euro (Rp45 juta).

Pengadilan memutuskan jika unit bisnis Dior harus bertanggung jawab karena gagal memverifikasi kondisi kerja sebenarnya atau kemampuan teknis pemasok, atau melakukan audit rutin.

Pihak berwenang Italia telah menyelidiki kondisi kerja subkontraktor produsen barang mewah selama beberapa tahun. Langkah ini mengatasi kekhawatiran bahwa perusahaan-perusahaan "berbiaya rendah" yang dipimpin Tiongkok merugikan industri kulit tradisional Italia, yang memproduksi sekitar 50% barang mewah dunia.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tas Mewah Rp560 Juta Curi Perhatian! Intip Penampilan Krisdayanti Saat Rayakan Idul Adha di Kampung Halaman Bareng Cucu

Tas Mewah Rp560 Juta Curi Perhatian! Intip Penampilan Krisdayanti Saat Rayakan Idul Adha di Kampung Halaman Bareng Cucu

Lifestyle | Selasa, 18 Juni 2024 | 09:10 WIB

Salat Iduladha di Masjid Dekat Rumah, Ayu Ting Ting Tenteng Tas Mewah Setara 8 Kali UMR Depok

Salat Iduladha di Masjid Dekat Rumah, Ayu Ting Ting Tenteng Tas Mewah Setara 8 Kali UMR Depok

Lifestyle | Senin, 17 Juni 2024 | 13:35 WIB

Lempar Jumrah di Mina Mekkah, Ria Ricis Pakai Tas Mewah Rp 43 Juta

Lempar Jumrah di Mina Mekkah, Ria Ricis Pakai Tas Mewah Rp 43 Juta

Lifestyle | Senin, 17 Juni 2024 | 10:09 WIB

Terkini

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Sport | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

×