Tekan Limbah Plastik, Lazismu Hadirkan Kemasan Ramah Lingkungan untuk Wadah Daging Kurban

Fabiola Febrinastri

Jum'at, 21 Juni 2024 | 14:35 WIB
Tekan Limbah Plastik, Lazismu Hadirkan Kemasan Ramah Lingkungan untuk Wadah Daging Kurban
Lazismu menghadirkan kemasan ramah Lingkungan untuk wadah daging kurban. (Dok: Lazismu)

Suara.com - Kemasan ramah lingkungan menjadi pilihan Lazismu dalam program Qurbanmu. Pasalnya, setelah penyembelihan daging segar sebelum dibagikan ke penerima manfaat dikemas dalam wadah ramah lingkungan.

Pilihan kemasan yang bersahabat dengan lingkungan ini merupakan implementasi Lazismu dalam mendorong pengurangan limbah plastik di hari raya besar Islam dalam membungkus daging kurban.

Kemasan ramah lingkungan yang digunakan bisa membantu mengurangi proses pembusukan yang biasanya menggunakan plastik karena adanya mikroorganisme yang jika dibuang bisa menimbulkan bau tak sedap.

Menurut Mochammad Sholeh Farabi, Ketua Panitia Kurban Lazismu Pusat, ada banyak alasan mengapa kemasan ramah lingkungan dipilih oleh Lazismu ketika penyaluran daging segar dari tanggal 17 – 20 Juni 2024.

“Salah satu alasannya di samping untuk mengedukasi masyarakat, Lazismu yang memliki program lingkungan sebagai lembaga amil zakat nasional perlu mempraktikkannya dan momentum Idul Adha dengan pelakasanaan kurban waktu yang tepat,” katanya.

Di kawasan Jabodetabek, dalam pendistribusian daging kurban, kata Farabi Lazismu menggunakan kemasan bambu (besek). Semua panitia kurban yang berkolaborasi dengan Lazismu harus menggunakan besek.

Sampai tiga hari terakhir setelah puncak Idul Adha, Alhamdulillah masyarakat menyambut positif langkah Lazismu dalam menggunakan kemasan ramah lingkungan untuk wadah daging segar, lanjut Farabi. Di Lazismu wilayah pun sebetulnya sudah dilakukan sejak 2020 seperti di Mojekerto dan daerah lainnya.

Tak hanya menggunakan besek, Lazismu dalam program yang sama dengan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) dalam penyalurannya mengandalkan bahan alami untuk wadah daging segarnya.

Di Kalimantan Barat, kearifan lokal turut memberikan inspirasi dengan menggunakan daun simpur dan pelepah pinang yang dikeringkan. Suhartini amil Lazismu dari Kalimantan Barat, mengatakan sumber-sumber alam yang tersedia di sini sangat membantu melengkapi kemasan daging kurban untuk bahagiakan sesama.

baca juga

Sementara itu, di Bajo Barat, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, menurut Upik Rakhmawati selaku penanggung jawab program kemitraan BPKH, pembungkus daging segarnya menggunakan pelepah pisang. Selain mudah didapat, pelepah pisang menampilkan keunikan tersendiri sehingga kesegarannya terjaga.

Selain menyuguhkan kemasan ramah lingkungan yang alami, Lazismu Wilayah Bali mengabarkan dalam mengemas daging segar menggunakan ampas tebu. Menurut Edo selaku amil di Pulau Seribu Pura, ampas tebu tersebut sudah dibentuk layaknya Styrofoam. “Tapi ini bukan Styrofoam, melainkan kemasan kedap air yang mudah terurai jika sudah menjadi limbah” imbuhnya.

Kendati digunakan dalam sehari untuk mengemas daging segar, kemasan ramah lingkungan tergolong efisien dan ekonomis. Di tahun mendatang, kata Farabi Lazismu yang telah menggunakan kemasan ramah lingkungan selama ini, harus tetap mempertahankannya.

Siapa tahu dari Lazismu wilayah yang lain, kata dia, menemukan inovasi bahan kemasan ramah lingkungan lagi dari kearifan lokal masing masing  dalam mengemas daging segar dalam program Qurbanmu Bahagiakan Sesama.

Tidak hanya itu, mitra Lazismu, Corporate Secretary BCA Syariah, Nadia Amalia Sekarsari menyampaikan bahwa BCA Syariah berupaya mengedukasi dan menularkan semangat mendukung pembangunan berkelanjutan kepada warga di antaranya dengan menggunakan kemasan yang ramah lingkungan. Selain itu, kemasan ini juga lebih baik untuk kesehatan dibandingkan menggunakan plastik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rumah Ramah Lingkungan: Tren Masa Depan yang Didukung BRI

Rumah Ramah Lingkungan: Tren Masa Depan yang Didukung BRI

Bri | Rabu, 19 Juni 2024 | 11:17 WIB

Bank DKI Dukung Pembiayaan Transportasi Ramah Lingkungan TransJakarta

Bank DKI Dukung Pembiayaan Transportasi Ramah Lingkungan TransJakarta

Bisnis | Selasa, 18 Juni 2024 | 15:15 WIB

Kurban Ramah Lingkungan Makin Digaungkan, Kemas Daging dengan Besek Bambu dan Optimalkan Limbah

Kurban Ramah Lingkungan Makin Digaungkan, Kemas Daging dengan Besek Bambu dan Optimalkan Limbah

Lifestyle | Selasa, 18 Juni 2024 | 07:04 WIB

Dukung Penggunaan Energi Ramah Lingkungan, PLN-KLHK Resmikan SPKLU Hingga Konvoi Motor Listrik

Dukung Penggunaan Energi Ramah Lingkungan, PLN-KLHK Resmikan SPKLU Hingga Konvoi Motor Listrik

News | Selasa, 11 Juni 2024 | 15:16 WIB

5 Jenis Kemasan Makanan yang Ramah Lingkungan

5 Jenis Kemasan Makanan yang Ramah Lingkungan

Your Say | Sabtu, 08 Juni 2024 | 13:25 WIB

RDF Plant: Solusi Ekonomis dan Ramah Lingkungan Pengolahan Sampah di Jakarta

RDF Plant: Solusi Ekonomis dan Ramah Lingkungan Pengolahan Sampah di Jakarta

News | Rabu, 05 Juni 2024 | 09:00 WIB

Terkini

Kevin Diks Bawa Kabar Sedih dari Jay Idzes Jelang Timnas Indonesia vs Thailand

Kevin Diks Bawa Kabar Sedih dari Jay Idzes Jelang Timnas Indonesia vs Thailand

Bola | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:54 WIB

Prabowo Minta Bakom Buka Telinga Lebar-lebar, Keluhan Rakyat Harus Sampai ke Istana

Prabowo Minta Bakom Buka Telinga Lebar-lebar, Keluhan Rakyat Harus Sampai ke Istana

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:30 WIB

Mici Dewi Paramita: Glow Up Bukan Berarti Harus Jadi Orang Lain

Mici Dewi Paramita: Glow Up Bukan Berarti Harus Jadi Orang Lain

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:13 WIB

WALHI dan Eiger Bicara soal Menjaga Alam, dari Kritik hingga Kolaborasi

WALHI dan Eiger Bicara soal Menjaga Alam, dari Kritik hingga Kolaborasi

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:00 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, 31 Penerbangan di SMB II Terganggu hingga Kuala Lumpur

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, 31 Penerbangan di SMB II Terganggu hingga Kuala Lumpur

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:58 WIB

Rutan Depok Laporkan Dugaan Keterlibatan Petugas ke Polisi, 22 Warga Binaan Turut Diperiksa

Rutan Depok Laporkan Dugaan Keterlibatan Petugas ke Polisi, 22 Warga Binaan Turut Diperiksa

Jabar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:36 WIB

Geger Video Diduga Pesta Narkoba di Rutan Depok, Barang Terlarang Lolos Masuk Sel

Geger Video Diduga Pesta Narkoba di Rutan Depok, Barang Terlarang Lolos Masuk Sel

Jabar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:27 WIB

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswa SD di Pemalang, Autopsi Telah Dilakukan

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswa SD di Pemalang, Autopsi Telah Dilakukan

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Warga OKI Ditemukan Meninggal di Tengah Karhutla, Diduga Terjebak Asap dan Api

Warga OKI Ditemukan Meninggal di Tengah Karhutla, Diduga Terjebak Asap dan Api

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:06 WIB

Palmex Medan 2026 Kembali Digelar, 250 Perusahaan Akan Pamerkan Inovasi dan Teknologi Terkini

Palmex Medan 2026 Kembali Digelar, 250 Perusahaan Akan Pamerkan Inovasi dan Teknologi Terkini

Sumut | Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:52 WIB

×