Rayakan Hari Kemerdekaan, Ini 3 Aroma Parfum Khas Nusantara yang Memikat

Vania Rossa

Kamis, 15 Agustus 2024 | 17:37 WIB
Rayakan Hari Kemerdekaan, Ini 3 Aroma Parfum Khas Nusantara yang Memikat
Ilustrasi Bunga Melati, bahan dasar parfum dengan aroma khas Nusantara. (Shutterstock)

Suara.com - Indonesia, dengan kekayaan alamnya yang melimpah, telah lama menjadi sumber inspirasi bagi para pencipta parfum dunia. Berbagai jenis tanaman dan rempah-rempah yang tumbuh subur di tanah air menjadi bahan dasar parfum yang unik dan memikat.

Jelang Hari Kemerdekaan Indonesia yang ke-79, tentu saja beragam kekayaan alam itu patut kita syukuri keberadaannya. Tapi, sudah tahukah kamu parfum apa saja yang memiliki aroma khas Nusantara yang memikat?

Mulia Origin, wadah edukasi perfumer dan bagian dari PT Mulia Aroma Indonesia (Mulia Aroma), perusahaan yang bergerak di bidang parfum, menjadikan momen kemerdekaan ini untuk membagikan wawasan mengenai bahan-bahan dasar parfum yang mengangkat aroma khas Indonesia. Aroma-aroma ini merupakan ekspresi dari warisan budaya dan membawa nuansa yang otentik serta memikat.

Aroma hangat dan mendalam dari cendana yang berasal dari hutan-hutan di Jawa, bunga kenanga dengan wangi floralnya yang lembut dari Sumatera, serta keharuman melati yang menyegarkan dan melambangkan kemurnian, merupakan aroma-aroma yang sangat identik dengan kekayaan alam Indonesia.

Ilustrasi parfum dengan aroma khas Nusantara. (Dok. Mulia Aroma)
Ilustrasi parfum dengan aroma khas Nusantara. (Dok. Mulia Aroma)

Setiap bahan ini dipilih bukan hanya karena keharumannya, tetapi juga karena kemampuannya untuk merepresentasikan karakteristik khas dari setiap daerah di Indonesia, serta menjadi medium kuat untuk menyampaikan cerita tentang Indonesia.

Berikut adalah 3 aroma parfum dengan bahan dasar khas Indonesia yang wajib kamu coba:

1. Cendana: Kehangatan dari Hutan Jawa

Cendana atau sandalwood, merupakan salah satu bahan dasar parfum paling dihargai di dunia. Dengan aroma hangat, lembut, dan sedikit manis, cendana yang berasal dari hutan-hutan di Jawa dan Nusa Tenggara ini telah menjadi bagian integral dari berbagai upacara adat dan keagamaan di Indonesia. Proses ekstraksi minyak cendana memerlukan waktu dan keahlian khusus untuk menghasilkan minyak yang kaya dan berkualitas tinggi.

Keunikan aroma cendana yang mendalam sering kali digunakan sebagai dasar dalam komposisi parfum, memberikan keharuman yang tahan lama dan kompleks. Wewangian dengan aroma cendana tidak hanya memberikan ketenangan, tetapi juga menyatukan tradisi dan kekayaan budaya Indonesia dalam setiap tetesnya.

baca juga

2. Kenanga: Kelembutan Floral dari Sumatera

Bunga kenanga atau ylang-ylang, dikenal dengan aroma floral yang manis, lembut, dan eksotis. Tumbuh subur di berbagai wilayah Indonesia, terutama di Sumatera, kenanga sering digunakan dalam upacara adat dan menjadi komponen penting dalam minyak wangi tradisional, seperti minyak telon.

Aroma kenanga yang memikat mampu memberikan sentuhan romantis dan elegan dalam sebuah parfum. Kualitas aromanya yang istimewa menjadikan kenanga pilihan utama dalam pembuatan parfum mewah. Selain memberikan efek relaksasi, parfum dengan aroma kenanga membawa nuansa tropis Indonesia yang penuh kelembutan dan keindahan.

3. Melati: Kemurnian dari Pulau Dewata

Melati, atau jasmine, adalah bunga nasional Indonesia yang sering diasosiasikan dengan kemurnian, kesucian, dan cinta. Di Bali, melati memiliki tempat istimewa dalam kehidupan sehari-hari, digunakan dalam persembahan serta ritual keagamaan. Aroma melati yang segar, manis, dan sedikit pedas menjadikannya salah satu bahan favorit dalam industri parfum.

Minyak melati, yang dihasilkan dari kelopak bunga yang halus, memberikan keharuman yang menyegarkan dan memikat. Parfum dengan aroma melati mampu menangkap esensi kemurnian dan ketenangan yang identik dengan alam Bali, menciptakan wewangian yang romantis dan feminin.

“Indonesia memiliki keragaman yang sangat unik dan melimpah, di antaranya kekayaan alamnya yang mampu melahirkan aroma-aroma unik sebagai bahan dasar parfum. Setiap esensi bahan dasar yang menggunakan bahan alami dari Indonesia membawa ciri khas tersendiri dan sarat dengan cerita, menciptakan wewangian yang identik dengan kekayaan budaya dan alam nusantara,” demikian dikatakan Erick, CEO dari Mulia Aroma Indonesia.

Nah, merayakan Hari Kemerdekaan kali ini, bukan hanya melalui bendera yang berkibar, tetapi juga bisa melalui aroma yang membawa kita kembali ke akar budaya lokal. Mendukung produk parfum lokal yang terinspirasi dari kekayaan alam Indonesia adalah bentuk penghargaan terhadap identitas nasional kita. Jadi, aroma parfum mana yang jadi favoritmu?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pakai Parfum dengan Wewangian Tropis, Bikin Kenangan Indah Kembali Teringat

Pakai Parfum dengan Wewangian Tropis, Bikin Kenangan Indah Kembali Teringat

Lifestyle | Rabu, 14 Agustus 2024 | 07:53 WIB

Dolce & Gabana Rilis Parfum Khusus Anjing Seharga Jutaan Rupiah, Dokter Hewan Beri Kritik

Dolce & Gabana Rilis Parfum Khusus Anjing Seharga Jutaan Rupiah, Dokter Hewan Beri Kritik

News | Senin, 12 Agustus 2024 | 11:45 WIB

Wangi Floral Memikat! Ini 3 Parfum dari Unke Naru Milik Nicholas Saputra

Wangi Floral Memikat! Ini 3 Parfum dari Unke Naru Milik Nicholas Saputra

Your Say | Sabtu, 10 Agustus 2024 | 15:35 WIB

Terkini

Bikin Merinding! No Na Nyanyikan Tanah Airku Rayakan HUT RI, Diminta Dibawakan Saat FIFA ASEAN Cup

Bikin Merinding! No Na Nyanyikan Tanah Airku Rayakan HUT RI, Diminta Dibawakan Saat FIFA ASEAN Cup

Entertainment | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:09 WIB

HUT RI ke-81, PTBA Perkuat Komitmen Hadirkan Energi, Masyarakat Berdaya, Lingkungan Terjaga

HUT RI ke-81, PTBA Perkuat Komitmen Hadirkan Energi, Masyarakat Berdaya, Lingkungan Terjaga

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:09 WIB

3 Mandat Baru dari Prabowo untuk OJK di Momen 17 Agustus, Apa Saja?

3 Mandat Baru dari Prabowo untuk OJK di Momen 17 Agustus, Apa Saja?

Bisnis | Senin, 17 Agustus 2026 | 19:56 WIB

Harmoni Dalam Persatuan: Semangat NHM Membangun Gosowong Maju di Hari Kemerdekaan

Harmoni Dalam Persatuan: Semangat NHM Membangun Gosowong Maju di Hari Kemerdekaan

Jakarta | Senin, 17 Agustus 2026 | 19:55 WIB

PNM Peduli Bergerak Cepat Bantu Korban Gempa di Nusa Tenggara Timur

PNM Peduli Bergerak Cepat Bantu Korban Gempa di Nusa Tenggara Timur

Bisnis | Senin, 17 Agustus 2026 | 19:54 WIB

Dedi Mulyadi Soroti Sampah Mengendap 32 Tahun di Saluran Air Kota Bandung

Dedi Mulyadi Soroti Sampah Mengendap 32 Tahun di Saluran Air Kota Bandung

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 19:47 WIB

Pelabuhan Maumere Tetap Layani Kapal Ro-Ro dan Penumpang

Pelabuhan Maumere Tetap Layani Kapal Ro-Ro dan Penumpang

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 19:39 WIB

Semarak Kemerdekaan Tak Lagi Ramai di Lapak Pedagang, Penjualan Anjlok hingga 75 Persen

Semarak Kemerdekaan Tak Lagi Ramai di Lapak Pedagang, Penjualan Anjlok hingga 75 Persen

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 19:36 WIB

Seskab Teddy Indra Wijaya Salahi Aturan di HUT RI ke-81 Gegara Pakai Pin Ini?

Seskab Teddy Indra Wijaya Salahi Aturan di HUT RI ke-81 Gegara Pakai Pin Ini?

Entertainment | Senin, 17 Agustus 2026 | 19:29 WIB

Siswa Jakarta Diperbolehkan PJJ Besok 18 Agustus, Pemprov DKI: Bukan Wajib atau Larangan

Siswa Jakarta Diperbolehkan PJJ Besok 18 Agustus, Pemprov DKI: Bukan Wajib atau Larangan

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 19:26 WIB

×