Ungkap Masalah Stunting lewat Film Dokumenter "Indonesia's Silent Emergency: Stunting in Rural Populations"

Ririn Indriani

Kamis, 29 Agustus 2024 | 20:22 WIB
Ungkap Masalah Stunting lewat Film Dokumenter "Indonesia's Silent Emergency: Stunting in Rural Populations"
Film dokumenter “Indonesia's Silent Emergency: Stunting in Rural Populations” besutan Nayla Punjabi dari MD Entertainment Foundation yang menggandeng 1000 Days Fund. (YouTube MD Entertainment)

Suara.com - Stunting yang hingga kini masih menjadi masalah kesehatan serius di Indonesia tidak hanya memengaruhi kondisi fisik anak, tetapi juga perkembangan kognitif dan kinerja jangka panjang karena perkembangan otak yang tidak optimal.

Mengutip laman sehatnegeriku.kemkes.go.id, angka stunting di Indonesia masih jauh dari target penurunan sebesar 14 persen pada 2024.

Menurut Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023, prevalensi stunting nasional sebesar 21,5 persen, turun sekitar 0,8 persen bila dibandingkan tahun sebelumnya.

Beranjak dari keprihatinan itulah Nayla Punjabi dari MD Entertainment Foundation menggandeng 1000 Days Fund merilis film dokumenter pendek berjudul “Indonesia's Silent Emergency: Stunting in Rural Populations”.

Film dokumenter ini menguak masalah stunting - sebuah krisis kesehatan yang penting namun jarang dibahas di Indonesia, terutama di daerah pedesaan.

Film dokumenter “Indonesia's Silent Emergency: Stunting in Rural Populations” besutan Nayla Punjabi dari MD Entertainment Foundation yang menggandeng 1000 Days Fund. (YouTube MD Entertainment)
Film dokumenter “Indonesia's Silent Emergency: Stunting in Rural Populations” besutan Nayla Punjabi dari MD Entertainment Foundation yang menggandeng 1000 Days Fund. (YouTube MD Entertainment)

"Film dokumenter ini aku buat untuk mengingkatkan kesadaran masyarakat tentang masalah stunting yang terjadi di Indonesia, khususnya wilayah Pulau Komodo, NTT, yang menurut data merupakan daerah paling banyak anak yang mengalami gizi buruk sehingga kita tertarik membuatnya di sana," jelasnya saat konferensi pers di Jakarta, Kamis (29/8/2024).

Tak hanya meningkatkan kesadaran masyarakat, film dokumenter tersebut dibuat, lanjut Nayla, juga untuk memicu dialog, dan menginspirasi tindakan untuk melawan masalah besar yang memengaruhi kehidupan dan masa depan jutaan anak Indonesia.

“Indonesia’s Silent Emergency memperlihatkan perjuangan sehari-hari keluarga di pedesaan yang rawan stunting dan dampak jangka panjang stunting di pertumbuhan anak-anak,” imbuhnya.

Melalui kisah-kisah pribadi warga pedesaan, wawancara dengan para ahli, dan cuplikan langsung di lapangan, film dokumenter ini memberikan gambaran jelas tentang faktor-faktor yang menyebabkan stunting, di antaranya gizi ibu yang buruk, kebersihan yang tidak memadai, dan akses terbatas ke layanan kesehatan.

baca juga
Nayla Punjabi dari MD Entertainment Foundation menggandeng 1000 Days Fund merilis film dokumenter pendek berjudul “Indonesia's Silent Emergency: Stunting in Rural Populations”.
Nayla Punjabi dari MD Entertainment Foundation menggandeng 1000 Days Fund merilis film dokumenter pendek berjudul “Indonesia's Silent Emergency: Stunting in Rural Populations”.

Tak hanya itu, film dokumenter ini juga menekankan pentingnya 1.000 hari pertama pertumbuhan anak— sebuah jendela waktu yang sangat penting untuk perkembangan anak, yang jika terganggu, dapat menyebabkan kerusakan yang tidak bisa dipulihkan.

Selebritas Beby Tsabina yang turut mendukung film dokumenter tersebut mengaku terharu dan semakin menyadari betapa kasus stunting di Indonesia sedemikian memrihatinkan dan harus disikapi serius oleh berbagai pihak.

"Film ini membuat aku berpikir bahwa bahaya stunting itu sangat nyata bagi kelanjutan hidup anak. Kita sebagai masyarakat, termasuk aku khususnya perlu tahu soal fakta stunting ini. Pemenuhan gizi sangat penting agar anak bisa tumbuh dengan baik. Ini merupakan project edukasi yang bagus buat kita agar kita mengerti isu ini," jelasnya panjang lebar.

Film dokumenter ini tidak hanya menyoroti tantangan, tetapi juga menawarkan wawasan tentang solusi dalam melawan stunting.

“Kami mengajak semua orang untuk menyaksikan dokumenter ini, karena penting bagi kita semua untuk memahami dan bertindak atas Indonesia’s Silent Emergency yang mengancam masa depan bangsa kita,” tegas Nayla Punjabi.

Film dokumenter Indonesia’s Silent Emergency ini bakal tayang perdana di YouTube MD Entertainment pada 3 September 2024.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

9 Ciri-ciri Anak Terindikasi Stunting, Orangtua Wajib Tahu!

9 Ciri-ciri Anak Terindikasi Stunting, Orangtua Wajib Tahu!

Lifestyle | Selasa, 20 Agustus 2024 | 18:41 WIB

Rahasia Otak Cemerlang dan Bebas Stunting? Ahli Gizi: Konsumsi Ikan Minimal 4 Kali Seminggu

Rahasia Otak Cemerlang dan Bebas Stunting? Ahli Gizi: Konsumsi Ikan Minimal 4 Kali Seminggu

Lifestyle | Kamis, 01 Agustus 2024 | 14:45 WIB

Film Dokumenter Rossa Segera Tayang, Bongkar Sisi Lain Sang Diva yang Tak Pernah Terungkap

Film Dokumenter Rossa Segera Tayang, Bongkar Sisi Lain Sang Diva yang Tak Pernah Terungkap

Entertainment | Selasa, 30 Juli 2024 | 10:25 WIB

Terkini

6 Hotel Seru untuk Staycation Saat Liburan Sekolah, Ada Petualangan Anak hingga Tepi Pantai

6 Hotel Seru untuk Staycation Saat Liburan Sekolah, Ada Petualangan Anak hingga Tepi Pantai

Lifestyle | Minggu, 28 Juni 2026 | 21:59 WIB

Importa Raih Rekor MURI, Penjualan Lemari Pakaian Besi Tembus 1 Juta dalam 5 Tahun

Importa Raih Rekor MURI, Penjualan Lemari Pakaian Besi Tembus 1 Juta dalam 5 Tahun

Lifestyle | Minggu, 28 Juni 2026 | 21:56 WIB

6 Sepeda Gravel Termurah yang Nyaman di Aspal dan Jalan Terjal, Mulai Rp2 Jutaan

6 Sepeda Gravel Termurah yang Nyaman di Aspal dan Jalan Terjal, Mulai Rp2 Jutaan

Lifestyle | Minggu, 28 Juni 2026 | 20:08 WIB

Feng Shui Rumah Menghadap Barat, Begini Cara Menatanya Biar Hoki

Feng Shui Rumah Menghadap Barat, Begini Cara Menatanya Biar Hoki

Lifestyle | Minggu, 28 Juni 2026 | 19:22 WIB

10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan

10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan

Lifestyle | Minggu, 28 Juni 2026 | 19:11 WIB

Tips Belanja Perlengkapan Sekolah agar Lebih Hemat, Orang Tua Bisa Prioritaskan 5 Kebutuhan Ini

Tips Belanja Perlengkapan Sekolah agar Lebih Hemat, Orang Tua Bisa Prioritaskan 5 Kebutuhan Ini

Lifestyle | Minggu, 28 Juni 2026 | 18:47 WIB

4 Sepatu Sekolah Hitam yang Awet Dipakai Setahun Penuh, Murah Anti Jebol!

4 Sepatu Sekolah Hitam yang Awet Dipakai Setahun Penuh, Murah Anti Jebol!

Lifestyle | Minggu, 28 Juni 2026 | 18:08 WIB

Lee Jun ho Dukung Kampanye Chosen, Program yang Biarkan Anak Memilih Sponsornya Sendiri

Lee Jun ho Dukung Kampanye Chosen, Program yang Biarkan Anak Memilih Sponsornya Sendiri

Lifestyle | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:23 WIB

Label Ramah Lingkungan Bisa Picu Konsumsi Berlebih, Bagaimana Bisa?

Label Ramah Lingkungan Bisa Picu Konsumsi Berlebih, Bagaimana Bisa?

Lifestyle | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:15 WIB

5 Ide Seru Isi Liburan Sekolah Anak di Jakarta, Ada Wahana Bermain hingga Kelas Kreatif

5 Ide Seru Isi Liburan Sekolah Anak di Jakarta, Ada Wahana Bermain hingga Kelas Kreatif

Lifestyle | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:01 WIB

×