10 Daftar Zat Berbahaya pada Skincare dan Efek Sampingnya

Vania Rossa

Selasa, 03 September 2024 | 18:22 WIB
10 Daftar Zat Berbahaya pada Skincare dan Efek Sampingnya
Ilustrasi Zat Berbahaya Pada Skincare. (Freepik)

Suara.com - Baru-baru ini, dokter Richard Lee dituding bahwa produk skincare miliknya mengandung zat berbahaya, hingga akhirnya disita oleh pihak Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Namun, dokter Richard menyampaikan klarifikasi melalui unggahan di media sosial pribadinya bahwa hal tersebut merupakan ulah oknum tak bertanggung jawab untuk menjatuhkan kredibiltasnya. Lalu, apa saja daftar zat berbahaya pada skincare yang harus diwaspadai?

Daftar zat berbahaya pada skincare dan efek sampingnya

Kulit adalah organ terbesar tubuh manusia yang berfungsi sebagai pelindung. Oleh karena itu, pemilihan produk perawatan kulit sangat penting. Sayangnya, tidak semua produk skincare aman digunakan. Beberapa di antaranya mengandung zat-zat berbahaya yang dapat menimbulkan efek samping yang merugikan bagi kulit. Berikut adalah beberapa zat berbahaya yang sering ditemukan dalam produk skincare dan efek samping yang dapat ditimbulkannya:

1. Paraben

Paraben adalah pengawet yang sering digunakan dalam produk skincare untuk mencegah pertumbuhan bakteri. Beberapa contoh paraben termasuk methylparaben, propylparaben, dan isobutylparaben. Bahan kimia ini dikenal sebagai pengganggu endokrin, yang berarti dapat meniru estrogen dalam tubuh dan mengganggu keseimbangan hormon. Penggunaan paraben dikaitkan dengan risiko kanker payudara.

2. Sulfat

Di dalam daftar komposisi, sulfat kerap ditulis menjadi sodium lauryl sulfate (SLS) atau sodium laureth sulfate (SLES) dan digunakan untuk menghasilkan busa dalam produk pembersih. Namun, sulfat dapat mengiritasi kulit, menyebabkan kekeringan, dan mengganggu lapisan pelindung kulit alami. Pada beberapa orang, ini juga dapat memperburuk kondisi kulit seperti eksim atau psoriasis.

3. Phthalates

Phthalates adalah bahan kimia yang digunakan untuk membuat produk lebih fleksibel dan tahan lama. Zat kimia ini sering ditemukan dalam wewangian dan cat kuku. Phthalates diketahui dapat mengganggu sistem hormon dan dikaitkan dengan masalah kesehatan reproduksi serta risiko kanker.

baca juga

4. Formaldehyde 

Formaldehyde sering digunakan sebagai pengawet dalam produk kosmetik, meskipun kadang-kadang muncul sebagai bahan pembentuk formaldehyde ketika terurai. Ketika digunakan, formaldehyde bisa menyebabkan iritasi kulit, mata, dan saluran pernapasan. Paparan jangka panjang juga dikaitkan dengan risiko kanker.

5. Oxybenzone

Zat berbahaya lain yang bisa ditambahkan dalam skincare adalah Oxybenzone. Ini adalah bahan aktif yang biasa dicampurkan dalam sunscreen atau tabir surya. Oxybenzone bisa menembus kulit dan berpotensi menyebabkan gangguan hormonal. Selain itu, oxybenzone juga dapat menyebabkan reaksi alergi pada beberapa orang.

7. Triclosan

Triclosan adalah antibakteri yang sering ditemukan dalam sabun dan produk pembersih. Ini dapat menyebabkan iritasi kulit dan mata, serta berpotensi mengganggu keseimbangan hormon. Triclosan juga dapat berkontribusi terhadap resistensi antibiotik.

8. Silicone

Pada skincare, silicone mungkin tertulis sebagai dimethicone. Bahan kimia ini bisa ditambahkan untuk memberikan efek halus dan menyamarkan kerutan. Meski memberikan hasil yang terlihat baik, silicone dapat menyumbat pori-pori dan menghambat kemampuan kulit untuk bernapas dan beregenerasi.

9. Hydroquinone

Hydroquinone adalah bahan pemutih kulit yang sering digunakan untuk mengatasi bintik hitam dan hiperpigmentasi. Namun, penggunaan jangka panjang dapat menyebabkan iritasi kulit, hiperpigmentasi yang lebih buruk, dan bahkan berpotensi menyebabkan kanker kulit.

10. Synthetic Fragrances

Fragrance sintetis atau wewangian buatan sering ditambahkan untuk memberikan aroma pada produk. Namun, wewangian ini dapat mengandung campuran bahan kimia yang dapat menyebabkan alergi, iritasi, dan gangguan pada kulit sensitif.

Itulah daftar zat berbahaya yang sering ditemukan dalam produk skincare dan efek samping yang dapat ditimbulkannya. Mulai sekarang, waspada jika kamu menemukan zat-zattersebut di dalam skincare, ya.

Kontributor : Hillary Sekar Pawestri

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

3 Produk Skincare Nuface Nu Glow Series Atasi Kulit Kusam hingga Anti-Aging

3 Produk Skincare Nuface Nu Glow Series Atasi Kulit Kusam hingga Anti-Aging

Your Say | Selasa, 03 September 2024 | 08:07 WIB

3 Rekomendasi Produk Anua Mengandung Buah Peach, Ampuh Cerahkan Kulit Kusam

3 Rekomendasi Produk Anua Mengandung Buah Peach, Ampuh Cerahkan Kulit Kusam

Your Say | Senin, 02 September 2024 | 16:00 WIB

Baru Launching! 3 Basic Skincare Bright Booster dari OMG, Harga Rp25 Ribuan

Baru Launching! 3 Basic Skincare Bright Booster dari OMG, Harga Rp25 Ribuan

Your Say | Jum'at, 30 Agustus 2024 | 18:45 WIB

Terkini

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Jakarta | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 21:57 WIB

×