Sejarah Berdirinya Kedutaan Besar Vatikan di Indonesia, Tempat Paus Fransiskus Menginap

Rabu, 04 September 2024 | 13:26 WIB
Sejarah Berdirinya Kedutaan Besar Vatikan di Indonesia, Tempat Paus Fransiskus Menginap
Kedutaan Besar Vatikan di Indonesia [Suara.com/CNR Ukirsari]

Suara.com - Kedutaan Besar Vatikan di Indonesia menjadi perhatian usai tempat ini dijadikan tempat menginap pemimpin tertinggi gereja Katolik dunia sekaligus Kepala Negara Vatikan, Paus Fransiskus selama berkunjung di Indonesia pada 3–6 September 2024 ini.

Gedung Kedubes Vatikan sendiri berada di Jalan Merdeka Timur Nomor 18, Jakarta Pusat dan telah berdiri sejak tahun 1966. Untuk mengetahui lebih banyak tentang tempat menginap paus Fransiskus, simak informasi berikut.

Sejarah Kedubes Vatikan di Indonesia

Gedung Kedubes Vatikan atau Nunciatura Indonesia telah berdiri sejak tahun 1966. Bangunan ini dirancang oleh Hermann Bohnenkamp yang juga merancang Kedubes Jerman di Indonesia.

Ini semua bermula ketika Paus Pius mengangkat Uskup Agung de Jonghe d’Ardoye sebagai “Delegatus Apostolik di Kepulauan Indonesia”. Setelah itu, tepatnya 27 Juli 1947, d'Ardoye tiba di Jakarta yang dulu masih bernama Batavia dan tinggal di Hotel der Nederlanden.

Setelah itu, atas usul Mgr Willekens, d'Ardoye menempati sebuah kamar di Wisma Vikariat. Kala itu, Letnan-Jenderal Hindia Belanda Hubertus Johanna van Mook diminta untuk mencarikan tempat tinggal.

Setelah menolak bekas Konsulat Italia dan beberapa rumah, d'Ardoye ditawari rumah di Koningsplein Oost No 18 yang saat ini dikenal sebagai Jalan Merdeka Timur Nomor 18, jalan di mana Kedubes vatikan di bangun.

Mgr d’Ardoye menempati rumah tersebut sejak 6 Desember 1947. Keesokan harinya, rumah tersebut ditandai sebagai rumah resmi Delegatus Apostolik melalui pengibaran bendera.

Dengan donasi Superior Jenderal Ursulin (OSU), rumah tersebut bisa dibeli sebagai kediaman resmi wakil bapak Suci di Indonesia sejak 14 Mei 1949. Beberapa bulan setelahnya, tepatnya 15 Oktober 1949 pemberkatan dilakukan dengan memasang patung St Theresia Kanak-kanak Yesus yang didapat dari Vikaris Apostolik Malang Mgr Antonius everad Johannes Albers Ocarm.

Baca Juga: 6 Teladan Paus Fransiskus Selama di Indonesia: Tamparan Keras Pejabat?

Sejak saat itulah, setiap kali kunjungan pemimpin Negara Vatikan selalu menginap di Kedubes Vatikan, kecuali saat utusan Paus datang Indonesia sekitar tahun 1956–1966. Kala itu, mereka harus menginap di jalan Imam Bonjol 7 Jakarta Pusat karena sedang dilakukan pembangunan.

Kontributor : Hillary Sekar Pawestri

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI