Hal-Hal yang Perlu Diketahui Generasi Muda tentang Sawit: Jangan Termakan Hoaks!

Vania Rossa

Selasa, 22 Oktober 2024 | 17:32 WIB
Hal-Hal yang Perlu Diketahui Generasi Muda tentang Sawit: Jangan Termakan Hoaks!
Ilustrasi pohon sawit. (Freepik)

Suara.com - Kelapa sawit, komoditas strategis Indonesia, seringkali menjadi perbincangan hangat, baik di dalam maupun luar negeri. Namun, informasi yang beredar di masyarakat, khususnya generasi muda, seringkali bias dan cenderung negatif. Padahal, sawit memiliki peran yang sangat penting bagi perekonomian Indonesia dan kesejahteraan masyarakat.

Itu sebabnya, memberikan informasi positif tentang kelapa sawit secara terstruktur dengan sasaran yang terarah dan spesifik penting untuk dilakukan agar tujuan promosi sawit dapat tercapai secara optimal.

Salah satu kondisi yang perlu diperhatikan adalah penyebaran informasi tentang kelapa sawit yang tidak didasarkan pada fakta objektif di lingkungan pendidikan. Dampak dari penyebaran isu ini sangat besar karena terjadi dalam dunia pendidikan, yang dikhawatirkan dapat dianggap sebagai kebenaran umum oleh peserta didik, yang merupakan generasi muda Indonesia.

Berdasarkan hasil Sensus Penduduk Indonesia tahun 2020, generasi Z merupakan generasi dominan di Indonesia saat ini. Oleh karena itu, upaya untuk menangkal isu negatif tentang kelapa sawit di lingkungan pendidikan menjadi sangat penting. Selain dapat membentuk opini publik yang lebih sehat, juga dapat mencegah miskonsepsi yang berkelanjutan.

Hal-Hal yang Perlu Diketahui Generasi Muda tentang Sawit

Secara garis besar, ada beberapa hal yang perlu diketahui generasi muda mengenai sawit. Di antaranya adalah manfaat kelapa sawit bagi ekonomi, lingkungan, dan sosial. Misalnya, kontribusi sawit terhadap devisa negara, penyerapan tenaga kerja, serta pengembangan daerah.

Kemudian juga mengenai prospek cerah industri sawit di masa depan, termasuk pengembangan produk turunannya yang bernilai tambah tinggi.

Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) kembali melanjutkan edukasi tentang fakta objektif kelapa sawit di universitas melalui GenSawit Kota Makassar tahun 2024. Mengambil tema “Peran Kelapa Sawit Bagi Indonesia”, kegiatan yang diikuti oleh sekitar 280 mahasiswa ini menyampaikan fakta objektif sawit melalui beberapa kegiatan seperti talkshow, lomba essay, University of Sawit, hingga Olimpiade #SawitBaik.

GenSawit Kota Makassar (Dok. BPDPKS)
GenSawit Kota Makassar (Dok. BPDPKS)

Direktur Perencanaan dan Pengelolaan Dana BPDPKS sekaligus Plt. Direktur Kemitraan BPDPKS, Kabul Wijayanto, mengatakan bahwa generasi muda memiliki peran yang sangat vital dalam pemberdayaan dan pengembangan sawit berkelanjutan di Indonesia.

baca juga

Dijelaskan Kabul, BPDPKS bertugas menghimpun dan mengembangkan dana perkebunan kelapa sawit berkelanjutan, kemudian mengelola dana melalui investasi jangka panjang dan/atau jangka pendek dengan menjaga prinsip kehati-hatian dalam mendukung sektor sawit Indonesia.

“Harapan kami bahwa semoga anak muda atau milenial dapat terlibat dalam pengembangan sawit agar petani kelapa sawit juga meningkat khususnya di bidang pertanian itu sendiri,” tutup Kabul.

Lebih lanjut, Prof. Dr. Ir. Yanto Santosa, DEA., IPU selaku Guru Besar Fakultas Kehutanan dan Lingkungan IPB University, menyampaikan bahwa komoditas sawit dituding lebih keras menjadi sebab terjadinya deforestasi. Padahal, proses alih fungsi kawasan hutan menjadi peruntukan bukan hutan diperbolehkan dalam UU No. 24 Tahun 1992 tentang Rencana Tata Ruang Nasional (setiap lima tahun sekali) sepanjang disetujui oleh mayoritas komponen negara di Dewan Perwakilan Rakyat.

“Dengan demikian jelaslah bahwa Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional/Provinsi/Daerah dan segala perubahan yang terkait dengannya, yang memuat peruntukan tanah untuk berbagai keperluan merupakan salah satu bentuk kedaulatan bangsa Indonesia yang tidak dapat diganggu gugat oleh bangsa lain di dunia,” kata Prof. Yanto Santosa dalam paparannya.

Lebih lanjut dikatakan Prof. Yanto, dari seluruh komoditi-komoditi non migas di Indonesia bahkan di dunia, sawit akan tetap menjadi komoditi unggul di negara kita, karena turunan dari pengolahan sawit sangat banyak dan sangat memiliki manfaat bagi masyarakat. Hal ini menjadi penyebab kelapa sawit selalu mendapatkan tudingan-tudingan negatif agar citra sawit tersebut tidak baik di mata dunia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Produksi dan Ekspor CPO di Agustus 2024 Naik 10,2 Persen, Stok Berkurang

Produksi dan Ekspor CPO di Agustus 2024 Naik 10,2 Persen, Stok Berkurang

Bisnis | Selasa, 22 Oktober 2024 | 16:18 WIB

Meneropong Industri Kelapa Sawit, GAPKI Kembali Gelar IPOC 2024

Meneropong Industri Kelapa Sawit, GAPKI Kembali Gelar IPOC 2024

Bisnis | Selasa, 22 Oktober 2024 | 16:07 WIB

Ciptakan Klon Unggul Sawit, BRIN dan Astra Agro Kembangkan Kultur Jaringan

Ciptakan Klon Unggul Sawit, BRIN dan Astra Agro Kembangkan Kultur Jaringan

Bisnis | Senin, 21 Oktober 2024 | 15:48 WIB

Terkini

6 Solusi Baru Shopee untuk Jaga Momentum Pertumbuhan Produk Lokal

6 Solusi Baru Shopee untuk Jaga Momentum Pertumbuhan Produk Lokal

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:01 WIB

Bagaimana Jadinya Jika Domba Menjadi Detektif?

Bagaimana Jadinya Jika Domba Menjadi Detektif?

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:01 WIB

Meriahkan HUT ke-81 RI, BRI Hadirkan Banyak Promo Istimewa

Meriahkan HUT ke-81 RI, BRI Hadirkan Banyak Promo Istimewa

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 12:47 WIB

ROG AI Masterclass 2026: ASUS ROG Buka Edukasi AI di Yogyakarta, Kota Pertama Rangkaian Nasional

ROG AI Masterclass 2026: ASUS ROG Buka Edukasi AI di Yogyakarta, Kota Pertama Rangkaian Nasional

Jogja | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 12:45 WIB

Sempat Rendahkan Timnas Indonesia, Sergio Aguero Ngamuk Usai Media Vietnam Sebut Malaysia Tim C

Sempat Rendahkan Timnas Indonesia, Sergio Aguero Ngamuk Usai Media Vietnam Sebut Malaysia Tim C

Bola | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 12:43 WIB

Pertamina Patra Niaga Turunkan Harga Bright Gas per 15 Agustus 2026

Pertamina Patra Niaga Turunkan Harga Bright Gas per 15 Agustus 2026

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 12:37 WIB

Bobby Nasution Jenguk Murid Korban Keracunan MBG Karo di RS Haji, Pastikan Penanganan hingga Pulih

Bobby Nasution Jenguk Murid Korban Keracunan MBG Karo di RS Haji, Pastikan Penanganan hingga Pulih

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 12:36 WIB

Menkeu Purbaya Atur Layer Cukai Baru Guna Berantas Rokok Ilegal

Menkeu Purbaya Atur Layer Cukai Baru Guna Berantas Rokok Ilegal

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 12:26 WIB

5 Rekomendasi Cushion Ringan untuk Harian dan Sekolah sesuai Review

5 Rekomendasi Cushion Ringan untuk Harian dan Sekolah sesuai Review

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 12:20 WIB

Bangladesh Ngebet Gantikan India Lawan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Bangladesh Ngebet Gantikan India Lawan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 12:15 WIB

×