Segini Kekayaan Ali Syakieb menurut Data LHKPN, Gelagatnya saat Debat Pilkada Jadi Gunjingan

Nur Khotimah

Kamis, 31 Oktober 2024 | 16:07 WIB
Segini Kekayaan Ali Syakieb menurut Data LHKPN, Gelagatnya saat Debat Pilkada Jadi Gunjingan
Ali Syakieb, Calon Wakil Bupati Bandung. (Instagram/alisyakieb)

Suara.com - Gelagat Ali Syakieb saat mengikuti Debat Pasangan Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Kabupaten Bandung mencuri perhatian netizen. Tak sedikit yang cenderung menggunjing Ali Syakieb.

Untuk diketahui, Ali Syakieb maju dalam Pilkada Bandung dengan menjadi Calon Wakil Bupati. Ia ditunjuk untuk menjadi pasangan Calon Bupati Dadang Supriatna dan mendapat nomor urut 2.

Dadang Supriatna dan Ali Syakieb pun hadir dalam debat yang digelar pada Rabu (30/10/2024). Video-video dari debat tadi malam lantas banyak dibagikan ke media sosial, salah satunya oleh akun TikTok bernama cenahkabupatenbandung.

Dalam video tersebut nampak Dadang Supriatna sedang memaparkan jawaban dengan didampingi oleh Ali Syakieb. Yang menjadi sorotan adalah sikap Ali Syakieb selama pasangannya memaparkan jawaban debat.

"Ali Syakieb kayak lagi presentasi di kelas yang legi menghafal materi," tulis netizen. "Mending main sinetron lagi Ali Syakieb," kata yang lain. "Ali Syakieb lagi ngapalin naskah?" sindir netizen.

Berangkat dari kehebohan penilaian netizen ini, menarik untuk menilik berbagai serba-serbi tentang Ali Syakieb yang sekarang mencalonkan diri sebagai pemimpin daerah. Tak tercekuali soal kekayaannya.

Sebagai calon kepala daerah, Ali Syakieb memang diwajibkan melaporkan harta kekayaannya ke LHKPN (Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara). Ia terpantau sudah melaporkan hartanya pada Agustus 2024.

Lantas, berapa harta kekayaan Ali Syakieb menurut data LHKPN? Simak ulasan lengkapnya berikut ini.

Ali Syakieb dan Margin Wieheerm [Instagram/@marginw]
Ali Syakieb dan Margin Wieheerm [Instagram/@marginw]

Berdasarkan data LHKPN, total harta kekayaan Ali Syakieb adalah Rp13.482.841.979 alias Rp13,4 miliaran. Harta ini terdiri dari tanah dan bangunan senilai Rp10,4 miliar, alat transportasi dan mesin senilai Rp2,1 miliar, harta bergerak lainnya sebanyak Rp70 juta, serta kas dan setara kas sebanyak Rp817,8 juta.

baca juga

Jumlah semua harta tersebut kemudian dikurangi dengan utang Ali Syakieb sebesar Rp20 juta. Jadi harta Ali Syakieb totalnya berada di angka Rp13,4 miliaran. Bagaimana tanggapanmu?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dituding Bikin Negara Rugi Rp400 M, Laporan Kekayaan Tom Lembong Bikin Melongo: Tak Punya Rumah dan Mobil?

Dituding Bikin Negara Rugi Rp400 M, Laporan Kekayaan Tom Lembong Bikin Melongo: Tak Punya Rumah dan Mobil?

Tekno | Kamis, 31 Oktober 2024 | 12:02 WIB

Harta Tom Lembong, Mantan Menteri yang Punya Kekayaan Lebih dari Rp 100 Miliar

Harta Tom Lembong, Mantan Menteri yang Punya Kekayaan Lebih dari Rp 100 Miliar

News | Rabu, 30 Oktober 2024 | 11:54 WIB

Tak Punya Tanah Bangunan dan Kendaraan, Harta Tom Lembong Berupa Apa Saja?

Tak Punya Tanah Bangunan dan Kendaraan, Harta Tom Lembong Berupa Apa Saja?

Lifestyle | Rabu, 30 Oktober 2024 | 10:05 WIB

Terkini

Tanpa Penolakan, Seluruh Fraksi Komisi III DPR Kompak Setujui 14 Calon Hakim Agung dan Ad Hoc

Tanpa Penolakan, Seluruh Fraksi Komisi III DPR Kompak Setujui 14 Calon Hakim Agung dan Ad Hoc

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 17:43 WIB

Peneliti UGM Soroti Regulasi Layanan Kurir Online yang Dinilai Ketinggalan Zaman

Peneliti UGM Soroti Regulasi Layanan Kurir Online yang Dinilai Ketinggalan Zaman

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 17:40 WIB

Serahkan Gadget ke Anak demi WFH: Dosa Seorang Ibu atau Cela Sistem?

Serahkan Gadget ke Anak demi WFH: Dosa Seorang Ibu atau Cela Sistem?

Your Say | Kamis, 13 Agustus 2026 | 17:40 WIB

Masa Lalu Arya Wedakarna di Dunia Hiburan, Senator yang Dituding Intimidasi Wanita Lombok

Masa Lalu Arya Wedakarna di Dunia Hiburan, Senator yang Dituding Intimidasi Wanita Lombok

Entertainment | Kamis, 13 Agustus 2026 | 17:35 WIB

Ceria Mandi di Sungai Berujung Duka bagi Bocah Kelas 3 SD di Mojokerto

Ceria Mandi di Sungai Berujung Duka bagi Bocah Kelas 3 SD di Mojokerto

Jatim | Kamis, 13 Agustus 2026 | 17:31 WIB

Cara Memilih Laptop Kini Ikut Berubah, ASUS Vivobook Bawa NPU ke Laptop Konsumen

Cara Memilih Laptop Kini Ikut Berubah, ASUS Vivobook Bawa NPU ke Laptop Konsumen

Tekno | Kamis, 13 Agustus 2026 | 17:31 WIB

Sembilan SPPG di DIY Terancam Ditutup Permanen, Satu SPPG Langganan Keracunan Ditutup

Sembilan SPPG di DIY Terancam Ditutup Permanen, Satu SPPG Langganan Keracunan Ditutup

Jogja | Kamis, 13 Agustus 2026 | 17:30 WIB

Ulasan Beyond the Bar: Menguji Batas Idealisme dalam Praktik Hukum

Ulasan Beyond the Bar: Menguji Batas Idealisme dalam Praktik Hukum

Your Say | Kamis, 13 Agustus 2026 | 17:30 WIB

Berawal dari Mainan Korek Api, Satu Lemparan Si Kecil Hanguskan Rumah di Gresik

Berawal dari Mainan Korek Api, Satu Lemparan Si Kecil Hanguskan Rumah di Gresik

Jatim | Kamis, 13 Agustus 2026 | 17:23 WIB

Dari Teror Rentenir, Rini Bangkit Bersama PNM dan Menata Masa Depan Keluarga

Dari Teror Rentenir, Rini Bangkit Bersama PNM dan Menata Masa Depan Keluarga

Riau | Kamis, 13 Agustus 2026 | 17:23 WIB

×