Spekta Budaya Nuswantara: 15 Hari Pementasan Wayang Kulit Berkesinambungan Cetak Rekor MURI

Bimo Aria Fundrika

Minggu, 10 November 2024 | 13:18 WIB
Spekta Budaya Nuswantara: 15 Hari Pementasan Wayang Kulit Berkesinambungan Cetak Rekor MURI
15 Hari Pementasan Wayang Kulit Berkesinambungan Cetak Rekor MURI. (YouTube/Praja Jogja Official)

Suara.com - Wayang kulit, seni budaya adiluhung warisan nenek moyang, kembali mendapatkan sorotan besar melalui pagelaran bertajuk Spekta Budaya Nuswantara. Pementasan ini berhasil memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).

Berlangsung selama 15 hari berturut-turut di Anjungan Daerah Istimewa Yogyakarta, pementasan ini mencatatkan rekor sebagai “Pentas Wayang Kulit Terlama Siang dan Malam.”

 Acara ini digagas oleh Badan Penghubung Daerah Istimewa Yogyakarta bersama Praja Jogja, berlangsung dari 26 Oktober hingga 9 November 2024 dengan penampilan tanpa jeda dari pagi hingga dini hari. Pementasan ini diadakan di anjungan Yogyakarta di Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta TImur. 

Ketua Umum Praja Jogja, Sastro Haryanto, menyampaikan bahwa acara ini telah dipersiapkan dengan matang sejak setahun lalu untuk merayakan Sumpah Pemuda dan Hari Wayang Dunia yang berdekatan. 

15 Hari Pementasan Wayang Kulit Berkesinambungan Cetak Rekor MURI. (YouTube/Praja Jogja Official)
15 Hari Pementasan Wayang Kulit Berkesinambungan Cetak Rekor MURI. (YouTube/Praja Jogja Official)

"Pementasan ini adalah bagian dari upaya kami untuk terus melestarikan seni wayang kulit agar tetap hidup di tengah generasi muda. Dalam rangkaian ini, sekitar 60% dalang yang terlibat adalah remaja, yang menandakan adanya regenerasi di dunia pewayangan," ujarnya kepada Suara.com, Sabtu (9/11/2024). 

Sastro mengungkapkan bahwa pementasan ini melibatkan lebih dari 1.400 seniman, mulai dari dalang remaja, anak-anak, hingga seniman senior. Tantangan besar dalam mengelola dan mengoordinasikan ratusan seniman dari berbagai latar belakang terbayar dengan antusiasme luar biasa dari penonton serta apresiasi dari MURI.

“Ini adalah kerja keras yang luar biasa, yang menguatkan semangat kami untuk terus berkarya dan melestarikan budaya,” tambahnya.

Direktur Operasional MURI, Yusuf Ngadri, yang menyerahkan piagam penghargaan, mengapresiasi inisiatif ini sebagai wujud nyata pelestarian budaya Indonesia yang sudah diakui UNESCO. 

"Wayang kulit sebagai budaya adiluhung kini kembali menjadi sorotan melalui pementasan berkelanjutan ini. Belum ada di dunia pementasan wayang kulit yang dilakukan secara berturut-turut selama 15 hari. Ini hanya mungkin terwujud berkat semangat luar biasa dari Praja Jogja," ungkap Yusuf.

baca juga

Jaya Suprana, pendiri MURI, turut menyatakan rasa bangganya atas pencapaian ini.

"Wayang kulit tidak hanya sekadar hiburan, tapi juga warisan falsafah dan nilai luhur bangsa yang harus terus kita jaga. Kami berharap pagelaran ini menjadi inspirasi agar wayang terus berkembang di tengah arus modernisasi," kata Jaya.

Melalui pementasan ini, Praja Jogja berharap upaya pelestarian budaya, khususnya wayang kulit, dapat lebih mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah dan lembaga budaya lainnya.

"Sebagai paguyuban sosial, kami ingin mengajak semua elemen masyarakat untuk lebih peduli pada budaya kita. Semoga ke depan ada kebijakan nyata yang semakin menguatkan eksistensi seni dan budaya tradisional," harap Sastro Haryanto.

Pagelaran ini tidak hanya menampilkan wayang kulit, tetapi juga seni tradisional lainnya seperti ebeg Banyumas, campur sari, tari-tarian, dan ketoprak. Dengan sinergi dari berbagai seni tradisional, Spekta Budaya Nuswantara tak hanya mencatatkan rekor, namun juga merangkul berbagai elemen budaya Nusantara dalam satu panggung megah yang diharapkan menjadi inspirasi dan motivasi bagi generasi mendatang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Peringati Hari Listrik Nasional Ke-79, PLN Kembali Pecahkan Rekor MURI Konvoi 2.200 Motor Listrik Terbanyak

Peringati Hari Listrik Nasional Ke-79, PLN Kembali Pecahkan Rekor MURI Konvoi 2.200 Motor Listrik Terbanyak

Bisnis | Selasa, 29 Oktober 2024 | 17:01 WIB

Digembleng 48 Jam Nonstop Gaming, Axioo Pongo 750 Pecahkan Rekor MURI

Digembleng 48 Jam Nonstop Gaming, Axioo Pongo 750 Pecahkan Rekor MURI

Tekno | Rabu, 04 September 2024 | 07:09 WIB

Mengenalkan Tokoh Punakawan Lewat Buku Anak Bertajuk 'Wayang Sebelum Tidur'

Mengenalkan Tokoh Punakawan Lewat Buku Anak Bertajuk 'Wayang Sebelum Tidur'

Your Say | Selasa, 03 September 2024 | 10:38 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×