Punya Daftar Riwayat Kecelakaan yang Panjang, Benarkah Tol Cipularang Angker?

Vania Rossa

Rabu, 13 November 2024 | 22:31 WIB
Punya Daftar Riwayat Kecelakaan yang Panjang, Benarkah Tol Cipularang Angker?
Ruas Jalan Tol Cipularang KM 125 Kota Cimahi. [Suara.com/Ferrye Bangkit Rizki]

Suara.com - Tol Cipularang, salah satu ruas tol populer di Indonesia, seringkali dikaitkan dengan berbagai kisah mistis dan dianggap sebagai jalan yang angker lantaran banyaknya kecelakaan yang terjadi di sana. Terbaru, terjadi  kecelakaan beruntun di ruas jalan Tol Cipularang KM 92, Purwakarta, Jawa Barat, yang menyebabkan banyaknya korban. Hal ini menimbulkan tanda tanya benarkah tol Cipularang Angker?

Dalam kecelakaan yang terjadi Senin (11/11/2024), polisi mencatat setidaknya ada 21 kendaraan terlibat dalam insiden kecelakaan beruntun tersebut. Pihak-pihak berwenang masih melakukan evakuasi terhadap kendaraan yang terlibat di kecelakaan yang menyebabkan 1 orang meninggal dunia, 4 orang mengalami luka berat dan 24 orang lainnya mengalami luka ringan. 

Mitos Tol Cipularang Angker

Setiap terjadi kecelakaan di Tol Cipularang, mitos bahwa Tol Cipularang angker pun kembali menyeruak. Orang-orang menghubungkannya dengan kepercayaan masyarakat setempat mengenai Gunung Hejo, tempat petilasan Prabu Siliwangi berada. Warga setempat meyakini kecelakaan beruntun yang terjadi merupakan dampak kemarahan penunggu gunung akibat sikap manusia yang tidak hormat kepada penunggu gunung.

Beberapa pengemudi pernah melaporkan penampakan aneh seperti suara-suara misterius atau penampakan yang membuat mereka merasa tidak nyaman saat melintas. Ada yang pernah bercerita tentang kemunculan mobil misterius serta penumpang tambahan dengan kesan menyeramkan.

Masyarakat setempat akhirnya menghubungkan penampakan-penampakan dan kecelakaan-kecelakaan itu dengan kesakralan Gunung Hejo. Di sana terdapat bangunan yang dianggap sebagai petilasan, lokasi pertapa melakukan pertapaan sehingga lokasi itu memiliki nilai spiritual tinggi.

Ritual pemujaan kerap dilakukan di lokasi tersebut oleh masyarakat setempat untuk menghormati arwah yang diyakini menjaga kawasan tersebut.

Terlepas dari benar atau tidaknya Tol Cipularang angker, kecelakaan beruntun di suatu jalan bisa terjadi karena persoalan teknis atau faktor manusia yang berkendara. Selain itu, bisa juga karena cuaca ekstrim seperti hujan lebat menghalangi pandangan, membuat jalan licin, yang bisa menyebabkan kendaraan tergelincir.

Tol Cipularang sendiri merupakan ruas jalan tol yang melewati tiga kabupaten, yaitu Cikampek, Purwakarta, dan Padalarang. Nama Cipularang merupakan akronim dari ketiga nama kota tersebut.

baca juga

Tol dibangun dengan cara membelah pegunungan dari tiga kabupaten itu, membuat konjur jalan Tol Cipularang banyak tanjakan dan turunan. Ini merupakan risiko dan tantangan tersendiri bagi pengendara di Kawasan Tol Cipularang.

Demikian itu informasi benar atau tidak Tol Cipularang angker. Jawabannya kembali pada kepercayaan masing-masing.

Kontributor : Mutaya Saroh

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sejarah Kecelakaan Pertama di Tol Cipularang, Terjadi 3 Bulan Setelah Diresmikan SBY

Sejarah Kecelakaan Pertama di Tol Cipularang, Terjadi 3 Bulan Setelah Diresmikan SBY

Otomotif | Rabu, 13 November 2024 | 17:17 WIB

Carut Marut Angkutan Logistik, Pengamat: Hanya Presiden yang Bisa Bereskan

Carut Marut Angkutan Logistik, Pengamat: Hanya Presiden yang Bisa Bereskan

News | Selasa, 12 November 2024 | 19:13 WIB

Pernah Alami di Lokasi yang Sama, Vicky Nitinegoro Ikut Berduka Atas Tabrakan Beruntun di Tol Cipularang

Pernah Alami di Lokasi yang Sama, Vicky Nitinegoro Ikut Berduka Atas Tabrakan Beruntun di Tol Cipularang

Video | Rabu, 13 November 2024 | 09:00 WIB

Terkini

JPW: Kapolri Baru Tak Berdampak Jika Pekerjaan Rumah Dibiarkan Mangkrak

JPW: Kapolri Baru Tak Berdampak Jika Pekerjaan Rumah Dibiarkan Mangkrak

Jogja | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 08:02 WIB

Usai Insiden Keamanan, Bitget Tebar 30% Pendapatan Trading

Usai Insiden Keamanan, Bitget Tebar 30% Pendapatan Trading

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 08:00 WIB

TPA Sumompo Manado Kembali Beroperasi Normal Pascakebakaran

TPA Sumompo Manado Kembali Beroperasi Normal Pascakebakaran

Foto | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 08:00 WIB

Berani Berhenti Sejenak: Mengapa Jeda Penting dalam Proses Bertumbuh?

Berani Berhenti Sejenak: Mengapa Jeda Penting dalam Proses Bertumbuh?

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 08:00 WIB

Nuzran Joher Pimpin Ombudsman RI, Formasi Lengkap dan Kepercayaan Publik Jadi Ujian

Nuzran Joher Pimpin Ombudsman RI, Formasi Lengkap dan Kepercayaan Publik Jadi Ujian

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 08:00 WIB

5 Zodiak Paling Pintar Cari Uang bak Magnet Rezeki, Keuangan Selalu Hoki

5 Zodiak Paling Pintar Cari Uang bak Magnet Rezeki, Keuangan Selalu Hoki

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 07:55 WIB

Timnas ke Final, Pemprov Jateng Pastikan Nobar Berlanjut hingga Laga Puncak

Timnas ke Final, Pemprov Jateng Pastikan Nobar Berlanjut hingga Laga Puncak

Jawa Tengah | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 07:54 WIB

Polisi Geledah Toko Emas di Denpasar, Ini Kasusnya

Polisi Geledah Toko Emas di Denpasar, Ini Kasusnya

Bali | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 07:35 WIB

Otonomi Daerah Makin Sempit, Wacana Kembali ke Sistem Federasi Mengemuka

Otonomi Daerah Makin Sempit, Wacana Kembali ke Sistem Federasi Mengemuka

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 07:35 WIB

Samsung Rilis Galaxy Tab S12 Series, Harganya Ada yang Tembus Rp27 Juta

Samsung Rilis Galaxy Tab S12 Series, Harganya Ada yang Tembus Rp27 Juta

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 07:35 WIB

×