Infiltrasi PKI Membelah PGRI, Sejarah Gelap Para Guru Pengabdi Negeri

Wakos Reza Gautama | Suara.com

Minggu, 24 November 2024 | 07:10 WIB
Infiltrasi PKI Membelah PGRI, Sejarah Gelap Para Guru Pengabdi Negeri
Ilustrasi guru. Kisah kelam para guru di Indonesia. [Youtube Cerdas Berkarakter Kemendikbud}

Suara.com - Sebentar lagi para guru di tanah air akan memperingati Hari Guru Nasional yang jatuh pada tanggal 25 November 2024. Peringatan Hari Guru Nasional tak lepas dari sejarah organisasi Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI).

Sebab 25 November adalah tanggal berdirinya PGRI, tepatnya pada 25 November 1945. Dalam perjalanannya, PGRI pernah mengalami perpecahan, yaitu ketika Partai Komunis Indonesia (PKI) mau menancapkan pengaruhnya ke para guru.

Adalah Soebandri, tokoh PKI asal Jawa Timur, yang memulai. Ia awalnya terpilih sebagai komisariat PGRI Jawa Timur pada Kongres V PGRI. Lalu pada Kongres VII PGRI, Soebandri terpilih masuk dalam redaksi majalah Suara Guru. 

Dikutip dari makalah berjudul "PGRI Kongres Melawan PGRI NonVaksentral Tahun 1962-1967" karya Bayu Nursidik, saat itu jumlah anggota PGRI  yang mendukung PKI di Jawa Barat hanya berkisar 573 orang dari 80.000 anggota. Di Jawa Tengah dan Jawa Timur, anggota PGRI yang mendukung PKI berjumlah lebih dari 2000 orang.

Jumlah anggota PGRI prokomunis makin membesar tatkala Hermanoe Adi, tokoh PKI Jawa Timur, terpilih menjadi Wakil Ketua II PB PGRI pada Kongres VII PGRI. 

Memanfaatkan posisinya, Hermanoe Adi merekrut anggota-anggota PKI di Jawa Tengah dan Jawa Timur masuk ke PGRI. Dari situ mulai terjadi friksi antara anggota PGRI yang pro PKI dan kontra.

Perpecahan mulai terlihat di Kongres VII PGRI di Bandung pada Oktober 1956. Terjadi kecurangan yang dilakukan kubu PKI untuk menggagalkan ME Subiadinata sebagai Ketua Umum PGRI. Pihak pro PKI membuat kartu anggota palsu untuk memenangkan pilihan.

Kecurangan ini terbongkar sehingga proses pemilihan Ketua Umum PGRI harus diulang. Hermanoe Adi dicopot dari jabatannya Wakil Ketua II PB PGRI. Nyatanya setelah kongres itu, pengaruh PKI semakin kuat khususnya di Jawa Tengah dan Jawa Timur. 

Terbukti pada Kongres IX PGRI yang berlangsung 31 Oktober – 4 November 1959 di Surabaya, kelompok PKI berhasil merubah dasar PGRI dari Pancasila menjadi Manifesto Politik (Manipol). Dalam pemungutan
suara, sebesar 60 persen setuju Manipol jadi dasar PGRI dan 40 persen menyatakan tidak setuju.

Manipol adalah bentuk pertanggungjawaban Presiden Sukarno atas dekrit yang dikeluarkan pada 5 Juli 1959 yang dijadikan sebagai haluan Negara Republik Indonesia. Lima poin inti sari dari Manipol/USDEK adalah Undang- Undang Dasar 1945, Sosialisme Indonesia, Demokrasi Terpimpin, Ekonomi Terpimpin, Kepribadian Bangsa Indonesia.

Pada 17 Juli 1963, PB PGRI ikut serta dalam musyawarah penegasan Pancasila sebagai dasar pendidikan nasional yang diadakan 5 partai politik dengan 40 ormas.

Musyawarah ini tanggapan terhadap “seminar pendidikan mengabdi parpol” yang diadakan Lembaga Pendidikan Nasional yang merupakan lembaga bentukan PKI dan kawan-kawannya pada Februari 1963 di Jakarta.

Dari sini mulai terlihat siapa anggota PGRI pendukung Pancasila dan anggota PGRI yang merupakan pro komunis. Pendukung Pancasila ternyata masih dominan di PGRI. 

Ini membuat kubu PKI keluar dari PGRI. Mereka sepakat membentuk organisasi tandingan PGRI dengan nama PGRI Non Vaksentral. Vaksentral adalah organisasi yang terdapat induk organisasi (SOKSI merupakan induk organisasi PGRI), sedangkan nonvaksentral berarti organisasi yang berdiri sendiri.

Kedua organisasi ini terlibat konflik. PGRI Pancasilais yang dinamakan PGRI Kongres merapat ke Angkatan Bersenjata dengan bergabung ke Sekber Golkar untuk melawan PGRI NonVaksentral. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lirik Lagu Terima Kasih Guru Lengkap Link Download Resmi untuk Hari Guru Nasional 2024

Lirik Lagu Terima Kasih Guru Lengkap Link Download Resmi untuk Hari Guru Nasional 2024

Lifestyle | Sabtu, 23 November 2024 | 20:37 WIB

60 Link Twibbon Hari Guru 2024 Desain Estetik Cocok Buat di Medsos!

60 Link Twibbon Hari Guru 2024 Desain Estetik Cocok Buat di Medsos!

Lifestyle | Sabtu, 23 November 2024 | 20:33 WIB

Contoh Doa Hari Guru 2024 yang Menyentuh Hati

Contoh Doa Hari Guru 2024 yang Menyentuh Hati

Lifestyle | Sabtu, 23 November 2024 | 18:30 WIB

4 Contoh Teks Pidato Upacara Hari Guru Nasional Singkat

4 Contoh Teks Pidato Upacara Hari Guru Nasional Singkat

Lifestyle | Sabtu, 23 November 2024 | 18:25 WIB

25 Ucapan Selamat Hari Guru yang Menyentuh Hati, Siap Dikirim ke WA Gurumu!

25 Ucapan Selamat Hari Guru yang Menyentuh Hati, Siap Dikirim ke WA Gurumu!

Lifestyle | Sabtu, 23 November 2024 | 18:13 WIB

Terkini

Berapa Kekayaan Michael Bambang Hartono? Bos Djarum Masuk Jajaran Orang Terkaya di Indonesia

Berapa Kekayaan Michael Bambang Hartono? Bos Djarum Masuk Jajaran Orang Terkaya di Indonesia

Lifestyle | Kamis, 19 Maret 2026 | 16:23 WIB

Hasil Sidang Isbat Lebaran 2026 Diumumkan Jam Berapa? Ini Jadwal Resminya

Hasil Sidang Isbat Lebaran 2026 Diumumkan Jam Berapa? Ini Jadwal Resminya

Lifestyle | Kamis, 19 Maret 2026 | 16:01 WIB

Contoh Khutbah Idul Fitri Sedih dan Menyentuh Hati Mengingatkan Kita Tentang Kehilangan Ramadan

Contoh Khutbah Idul Fitri Sedih dan Menyentuh Hati Mengingatkan Kita Tentang Kehilangan Ramadan

Lifestyle | Kamis, 19 Maret 2026 | 16:00 WIB

Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain

Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain

Lifestyle | Kamis, 19 Maret 2026 | 15:54 WIB

Michael Bambang Hartono Punya Anak Berapa? Ini Fakta Keluarga Bos Djarum

Michael Bambang Hartono Punya Anak Berapa? Ini Fakta Keluarga Bos Djarum

Lifestyle | Kamis, 19 Maret 2026 | 15:51 WIB

5 Jenis Pertanggungan BPJS Ketenagakerjaan yang Wajib Diketahui Karyawan

5 Jenis Pertanggungan BPJS Ketenagakerjaan yang Wajib Diketahui Karyawan

Lifestyle | Kamis, 19 Maret 2026 | 15:24 WIB

Profil dan Rekam Jejak Michael Bambang Hartono, Bos Djarum Meninggal Dunia

Profil dan Rekam Jejak Michael Bambang Hartono, Bos Djarum Meninggal Dunia

Lifestyle | Kamis, 19 Maret 2026 | 15:21 WIB

7 Parfum Alfamart Tahan Lama Mulai Rp20 Ribuan, Bebas Bau saat Silaturahmi Lebaran

7 Parfum Alfamart Tahan Lama Mulai Rp20 Ribuan, Bebas Bau saat Silaturahmi Lebaran

Lifestyle | Kamis, 19 Maret 2026 | 15:20 WIB

Promo THR Lebaran Alfamart Berakhir Hari Ini 19 Maret 2026, Borong Khong Guan dan Marjan Segera

Promo THR Lebaran Alfamart Berakhir Hari Ini 19 Maret 2026, Borong Khong Guan dan Marjan Segera

Lifestyle | Kamis, 19 Maret 2026 | 14:39 WIB

Promo Superindo Besar-besaran Jelang Lebaran, Cuma Hari Ini 19 Maret 2026!

Promo Superindo Besar-besaran Jelang Lebaran, Cuma Hari Ini 19 Maret 2026!

Lifestyle | Kamis, 19 Maret 2026 | 14:38 WIB