Di Balik Penetapan 1 Desember Sebagai Hari AIDS Sedunia

Vania Rossa

Rabu, 27 November 2024 | 17:44 WIB
Di Balik Penetapan 1 Desember Sebagai Hari AIDS Sedunia
Ilustrasi Hari AIDS Sedunia (pixabay.com)

Suara.com - Setiap tanggal 1 Desember, dunia memperingati Hari AIDS Sedunia. Namun, pernahkah Anda bertanya-tanya, mengapa tanggal ini dipilih? Ada kisah menarik di balik penetapan tanggal tersebut.

Pada tahun 1987, di tengah merebaknya wabah HIV/AIDS yang menghebohkan dunia, dua orang pejabat informasi masyarakat untuk Program AIDS Global di Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), yaitu James W. Bunn dan Thomas Netter, memiliki ide brilian. Mereka melihat perlunya sebuah hari khusus untuk meningkatkan kesadaran global tentang HIV/AIDS.

Alasan pemilihan tanggal 1 Desember sebenarnya sederhana saja, yaitu karena bertepatan dengan libur Natal di banyak negara. Hal ini diharapkan dapat menarik perhatian media massa yang sedang ramai memberitakan berbagai peristiwa menjelang akhir tahun.

Sejarah Hari AIDS Sedunia

AIDS sendiri pertama muncul pada era tahun 1980-an, berawal dari kasus pneumonia langka yang terjadi di Los Angeles. Tiga tahun kemudian, Luc Montagnier seorang peneliti asal Perancis, mengidentifikasi virus yang kemudian diberi nama Human Immunodeficiency Virus atau HIV. Tidak lama, pada tahun 1985 Robert Gallo juga mengidentifikasi virus serupa.

Hanya berselang delapan tahun sejak pertama kali ditemukan, tepatnya pada 1988 lalu, WHO selaku organisasi kesehatan tertinggi di dunia mendeklarasikan tanggal 1 Desember sebagai Hari AIDS Sedunia untuk memberikan perhatian global pada masalah tersebut dan membangkitkan kesadaran tentang HIV/AIDS.

Ide ini diajukan oleh James W. Bunn dan Thomas Netter pada Agustus 1987, dan dipilih tanggal 1 Desember 1987 sebagai peringatan Hari AIDS Sedunia pertama secara internasional. Tahun 1996, kemudian peringatan ini diambil alih oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa, dengan harapan dapat memberikan dampak yang lebih besar pada kesadaran publik.

World AIDS Campaign dibentuk oleh PBB untuk membantu perluasan kampanye peringatan tersebut pada tahun 1997. Untuk simbol pita merah yang ikonik sendiri muncul pada tahun 1991, dari sekelompok seniman yang menetapkan simbol ini sebagai satu simbol universal.

Tujuan Utama Peringatan Hari AIDS Sedunia

baca juga

Peringatan internasional selalu memiliki tujuan yang jelas secara global. Untuk Hari AIDS Sedunia sendiri, setidaknya terdapat lima tujuan utama yang dimiliki dalam setiap peringatannya. Kelimanya adalah:

  • Meningkatkan kesadaran masyarakat global tentang HIV/AIDS
  • Mengenang orang-orang yang telah meninggal dunia karena HIV/AIDS
  • Mendukung mereka yang hidup dengan HIV
  • Mengentaskan stigma buruk tentang HIV
  • Merayakan prestasi peningkatan akses pada layanan pengobatan dan pencegahan HIV/AIDS

Itu tadi sekilas tentang sejarah singkat Hari AIDS Sedunia yang dapat disampaikan dalam artikel singkat kali ini. 

Kontributor : I Made Rendika Ardian

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Makna di Balik Logo Hari AIDS Sedunia 2024: Lebih dari Sekedar Pita Merah

Makna di Balik Logo Hari AIDS Sedunia 2024: Lebih dari Sekedar Pita Merah

Health | Selasa, 26 November 2024 | 15:36 WIB

Bisa Hambat Pengobatan dan Pencegahan, Ini Pentingnya Upaya Hapus Stigma HIV/AIDS

Bisa Hambat Pengobatan dan Pencegahan, Ini Pentingnya Upaya Hapus Stigma HIV/AIDS

Health | Senin, 11 November 2024 | 16:17 WIB

Negara Kaya Wajib Bantu Negara Berkembang? Ini Tuntutan AHF di WHO Pandemic Agreement

Negara Kaya Wajib Bantu Negara Berkembang? Ini Tuntutan AHF di WHO Pandemic Agreement

Bisnis | Rabu, 06 November 2024 | 17:05 WIB

Terkini

Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris

Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris

Lifestyle | Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:03 WIB

Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026

Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026

Bogor | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI

Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI

Jakarta | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:36 WIB

Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI

Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI

Lifestyle | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:30 WIB

Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere

Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere

Bali | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:30 WIB

Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las

Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las

Sumsel | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:09 WIB

Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026

Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026

Bri | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:59 WIB

5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran

5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran

Sumsel | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo

Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo

Bri | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:41 WIB

Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan

Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:40 WIB

×