Ria Miranda Hadirkan Filosofi Masa Kecil dalam Koleksi Lompatali di Annual Show 2025

Husna Rahmayunita, Dinda Rachmawati

Senin, 02 Desember 2024 | 15:34 WIB
Ria Miranda Hadirkan Filosofi Masa Kecil dalam Koleksi Lompatali di Annual Show 2025
Koleksi Lompatali dari Ria Miranda di Annual Show 2025 (Suara.com/Dinda Rachmawati)

Suara.com - Merayakan 15 tahun berkarya di industri fashion di Indonesia, Ria Miranda sukses menggelar Annual Show ke-12 pada Jumat (29/11/2024) lalu di Intercontinental Pondok Indah, Jakarta Selatan. 

Dalam kesempatan spesial ini, desainer Muslim kelahiran Padang, Sumatera Barat tersebut menghadirkan koleksi terbaru dari dua lini brandnya, yakni RiaMiranda Ready-to-Wear dan RiaMiranda Signature. 

Keduanya hadir dalam masing-masing 30 koleksi yang dipersiapkan sejak lama, yakni 6 bulan yang lalu. Dalam Annual Show ini, Ria Miranda menyajikan deretan look yang bakal menjadi tren pada tahun 2025 mendatang. 

"Annual show ini merupakan kerjasama tim. Aku sendiri kalau nggak disemangatin, (mungkin) udah lah nggak usah. Tapi ini bentuk konsistensi brand, mencoba eksplor koleksinya terus, kita punya desainer tim juga. Aku sampe di sini di 15 tahun, kerjasama sama semua," kata Ria Miranda saat ditemui media sebelum show berlangsung. 

Koleksi RiaMiranda Ready-to-Wear

Koleksi Lompatali dari Ria Miranda di Annual Show 2025 (Suara.com/Dinda Rachmawati)
Koleksi Lompatali dari Ria Miranda di Annual Show 2025 (Suara.com/Dinda Rachmawati)

Malam itu, RiaMiranda ready-to-wear hadir dengan tajuk ‘BINAR’, satu koleksi yang menyuarakan filosofi sesuatu yang "bercahaya tanpa menyilaukan".

Koleksi ini didesain untuk memancarkan pesan optimisme dan harmoni. Sebagai dasar kreativitas, Ria Miranda bernostalgia dengan membangkitkan kembali arsip-arsip rancangannya dari satu dekade yang lalu, membawa kembali energi yang playful namun tetap relevan dengan kehidupan muda yang seru.

Setiap elemen rancangan adalah refleksi dari youthful energy yang dinamis, dibalut dengan pilihan warna-warna pastel ala Skandinavia dan warna-warna pop yang vibrant.

Kontras siluet yang modern, antara serba sharp dan tailored dikontraskan dengan yang serba gelembung untuk rok, lengan, dan celana harem, menggunakan bahan seperti cotton mashiro dan thobe yang diolah dengan teknik digital print.

baca juga

Memadukan structured loose cutting dengan pola vektor dan hiasan ilustrasi tangan, koleksi ini juga memberikan pilihan untuk berekspresi dengan tetap menampilkan esensi kesopanan.

RiaMiranda Signature

Koleksi Lompatali dari Ria Miranda di Annual Show 2025 (Suara.com/Dinda Rachmawati)
Koleksi Lompatali dari Ria Miranda di Annual Show 2025 (Suara.com/Dinda Rachmawati)

Menggubah tafsir Lompatali menjadi narasi mode, koleksi RiaMiranda Signature Annual Show 2025 memasuki babak kreatifitas berbasis idealisme fashion yang semakin Ria Miranda maksimalkan.

Lompatali sendiri adalah perpaduan kata ‘lompat’ dan ‘tali’, satu permainan anak-anak Indonesia dengan filosofi yang membangun karakter, menjangkau rintangan rentangan karet yang terus meningkat, hingga sampai pada level tertinggi yang akhirnya bisa juga ditaklukkan. 

Filosofi permainan inilah yang kembali diangkat, untuk kita lebih bersemangat melangkah ke depan, seperti halnya kita telah melalui dan melewatinya di masa lalu. Rentang karet berwarna merah lengkap dengan karakter simpul-simpulnya diangkat menjadi aksen utama dikoleksi kali ini.

Ilustrasi rentangan karet disematkan dengan kreatif, baik secara horizontal (seperti di mata kaki, setengah tiang, lutut, pinggang dan terus ke atas), sebagai usaha untuk mengingatkan kembali betapa serunya usaha menjangkau tali rintangan tersebut. 

Aksen rentangan dikaitkan dalam detail lasercut dan bold color, menciptakan harmoni antara nilai dramatik dan keseruan nostalgia masa kecil. Aksen karakter karet gelang juga diangkat dari bentuk simpul-simpul dan terkadang juga membentuk kelopak bunga.

Rancangan memakai formasi styling yang modern, terdiri dari pilihan outer, dari yang pendek cropped, overcoat, modifikasi kimono, oversized balloon bomber, yang dipadankan dengan palazzo dan juga rok-rok lebar bersiluet rigid. 

Permainan layer demi layer menggunakan bahan transparan seperti bahan lace, embroidery, dan juga bahan dengan efek laser cut-out berpola bunga. membingkai siluet feminin yang lembut.

“Dengan koleksi Lompatali ini, saya ingin mengajak kita semua menjadikan keceriaan masa kecil sebagai bagian dari penyemangat langkah kita menjalani kehidupan," ujar Ria Miranda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

4 Gaya Streetwear Kekinian ala Pharita BABYMONSTER, Menarik untuk Jadi Inspirasi

4 Gaya Streetwear Kekinian ala Pharita BABYMONSTER, Menarik untuk Jadi Inspirasi

Your Say | Senin, 02 Desember 2024 | 12:22 WIB

4 Ide Padu Padan Kemeja ala Park Bo Gum yang Wajib Kamu Coba

4 Ide Padu Padan Kemeja ala Park Bo Gum yang Wajib Kamu Coba

Your Say | Senin, 02 Desember 2024 | 12:16 WIB

Cinta Produk Lokal? Ini 4 Jam Tangan Feminin yang Siap Tambah Pesonamu!

Cinta Produk Lokal? Ini 4 Jam Tangan Feminin yang Siap Tambah Pesonamu!

Your Say | Sabtu, 30 November 2024 | 17:15 WIB

Terkini

Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci

Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:44 WIB

Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?

Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri

Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:35 WIB

Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen

Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:33 WIB

Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing

Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:28 WIB

Korban Tolak RJ, Sidang Kasus Pengeroyokan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Berlanjut

Korban Tolak RJ, Sidang Kasus Pengeroyokan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Berlanjut

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:26 WIB

Telok Abang Palembang Bukan Sekadar Tradisi Agustus, Kini Jadi Ikon Budaya Kota

Telok Abang Palembang Bukan Sekadar Tradisi Agustus, Kini Jadi Ikon Budaya Kota

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:26 WIB

Terungkap, Trik Warga Israel Bisa Lolos Masuk Bali Meski Tak Ada Hubungan Diplomatik

Terungkap, Trik Warga Israel Bisa Lolos Masuk Bali Meski Tak Ada Hubungan Diplomatik

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:21 WIB

Insanul Fahmi Terpuruk dan Jualan Sayur, Wardatina Mawa: Tapi Semua Sudah Terlambat

Insanul Fahmi Terpuruk dan Jualan Sayur, Wardatina Mawa: Tapi Semua Sudah Terlambat

Entertainment | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:20 WIB

Bus Koridor 13 Mogok di Ciledug, Penumpang Turun Jalan Kaki

Bus Koridor 13 Mogok di Ciledug, Penumpang Turun Jalan Kaki

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:10 WIB

×