Viral Koas Dianiaya Diduga Gegara Jadwal Piket, Dokter Ayman Alatas Beri Respons Menohok

Husna Rahmayunita

Jum'at, 13 Desember 2024 | 12:15 WIB
Viral Koas Dianiaya Diduga Gegara Jadwal Piket, Dokter Ayman Alatas Beri Respons Menohok
Penganiayaan dokter koas di Palembang yang sedang viral [Tangkapan layar X]

Suara.com - Media sosial dihebohkan dengan video koas di Palembang dianiaya diduga oleh keluarga rekannya sendiri. Dokter Ayman Alatas sampai ikut buka suara.

Viralnya insiden penganiayaan itu membuat kata kunci 'Koas' menempati jajaran trending topic X pada Jumat (13/12/2024) pagi. Dalam video yang beredar, seperti yang dibagikan akun @satria_gigin, terlihat keributan yang terjadi di sebuah tempat makan.

"Viral Dokter muda sekaligus koas dari FK UNSRI dipukuli gara-gara jadwal jaga," cuit pengunggah video.

Pria berkaus merah melakukan penganiayaan kepada laki-laki berseragam abu-abu yang dinarasikan sebagai ketua koas L. Terduga pelaku penganiayaan disebut-sebut adalah sopir dari keluarga wanita berinisial LD.

Dalam postingan itu, ibunda LD disebut mengajak L bertemu karena putrinya keberatan dengan jadwal jaga malam saat hari libur nasional. Anak buahnya lantas menganiaya L.

"Kronologi, anak koas namanya Lady protes soal jadwal jaga malamnya. Lady ini kemudian lapor ke mamanya dan ketua koas Luthfi dipanggil oleh mamanya lady ke restoran terkait jadwal jaga. Udah dijelaskan oleh koasnya tapi justru dihajar sama anak buahnya mama lady yang baju merah," imbuhnya.

Kejadian tersebut direkam oleh rekan koas lainnya yang berada di lokasi.

Ramainya video penganiayaan terhadap koas ini mengundang reaksi dr Ayman Alatas. Sebagai dokter, ia menyesalkan kejadian tersebut.

Menurutnya, sebagai seseorang yang tengah menempuh pendidikan kedokteran mestinya paham mengenai jadwal jaga yang tak mesti libur di tanggal merah. Jadi, tak perlu bereaksi berlebihan saat harus bertugas di hari libur.

baca juga
Cuitan dr Ayman Alatas soal koas dianiaya. [x]
Cuitan dr Ayman Alatas soal koas dianiaya. [x]

"Ya Allah itu koas dipukulin cuma gara-gara masalah jadwal jaga, harusnya paham resiko kalo lagi pendidikan dokter pasti ada kalanya masuk di tanggal merah," cuit dokter dan kreator konten itu sembari menyematkan emoji bersedih.

Sementara itu, buntut penganiayaan tersebut koas L dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat perawatan. Insiden ini juga telah dilaporkan ke pihak berwajib.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anak Pejabat Menyala, Lady Diduga Tidur di Ruangan VVIP Direktur saat Jadi Koas

Anak Pejabat Menyala, Lady Diduga Tidur di Ruangan VVIP Direktur saat Jadi Koas

Entertainment | Jum'at, 13 Desember 2024 | 12:10 WIB

Ibunya Sampai Turun Tangan Atur Jadwal Piket hingga Aniaya Rekan Sejawat, Koas di Palembang Ini Diduga Anak Pejabat

Ibunya Sampai Turun Tangan Atur Jadwal Piket hingga Aniaya Rekan Sejawat, Koas di Palembang Ini Diduga Anak Pejabat

Lifestyle | Jum'at, 13 Desember 2024 | 11:27 WIB

Keluarga Pejabat Jadi Biang Kerok Penganiayaan kepada Dokter di Palembang, Tabiat Dikuliti: Kayak Sinetron

Keluarga Pejabat Jadi Biang Kerok Penganiayaan kepada Dokter di Palembang, Tabiat Dikuliti: Kayak Sinetron

Entertainment | Jum'at, 13 Desember 2024 | 10:56 WIB

Terkini

Target 150 Ribu Siswa Sekolah Rakyat Disorot, Dinilai Abaikan Akar Ketimpangan

Target 150 Ribu Siswa Sekolah Rakyat Disorot, Dinilai Abaikan Akar Ketimpangan

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 19:41 WIB

PT KIMA Siap Eksekusi Lahan Sengketa Usai Menang di Mahkamah Agung

PT KIMA Siap Eksekusi Lahan Sengketa Usai Menang di Mahkamah Agung

Sulsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 19:38 WIB

Kisah di Balik Video Viral Kakek Roy Kebingungan di Halte Cawang Transjakarta

Kisah di Balik Video Viral Kakek Roy Kebingungan di Halte Cawang Transjakarta

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 19:37 WIB

4 Shio Beruntung Besok 15 Agustus 2026, Akhir Pekan Dipenuhi Energi Positif

4 Shio Beruntung Besok 15 Agustus 2026, Akhir Pekan Dipenuhi Energi Positif

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 19:35 WIB

Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Bakal Ditinggal Orang Dekat: Saya Mencintai Dia

Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Bakal Ditinggal Orang Dekat: Saya Mencintai Dia

Bola | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 19:35 WIB

Bansos, PKH, Hingga Subsidi KUR Masih Ada di 2027, Anggarannya Rp549,9 T

Bansos, PKH, Hingga Subsidi KUR Masih Ada di 2027, Anggarannya Rp549,9 T

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 19:33 WIB

Prabowo Ingin Bahasa Asing Sejak SD, DPR: Jangan Semua Wajib, Biarkan Siswa Memilih

Prabowo Ingin Bahasa Asing Sejak SD, DPR: Jangan Semua Wajib, Biarkan Siswa Memilih

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 19:33 WIB

Spektakuler! Mahasiswa Baru IPB University Torehkan Rekor MURI dengan 74 Formasi

Spektakuler! Mahasiswa Baru IPB University Torehkan Rekor MURI dengan 74 Formasi

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 19:29 WIB

Banyak Warga Israel Buka Bisnis di Bali? Ini Respons Gubernur Koster

Banyak Warga Israel Buka Bisnis di Bali? Ini Respons Gubernur Koster

Bali | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 19:29 WIB

21 Kantong Parkir Disiapkan, Tarif Rp8 Transportasi Umum Jakarta di Hari Kemerdekaan

21 Kantong Parkir Disiapkan, Tarif Rp8 Transportasi Umum Jakarta di Hari Kemerdekaan

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 19:28 WIB

×