Terungkap! 5 Negara yang Melarang Perayaan Natal, Ada yang Ancam Hukuman Mati!

Chyntia Sami Bhayangkara

Selasa, 17 Desember 2024 | 15:45 WIB
Terungkap! 5 Negara yang Melarang Perayaan Natal, Ada yang Ancam Hukuman Mati!
daftar negara larang perayaan natal (Unsplash)

Suara.com - Meski secara umum nilai toleransi terus digaungkan di dunia internasional, namun ternyata ada daftar negara larang perayaan Natal. Sebelum kemudian Anda memberikan penilaian, akan sangat bijak jika Anda mengetahui alasan di balik pelarangan ini, selain tentu saja mengetahui negara mana saja yang masuk dalam daftar tersebut.

Kebanyakan dari negara ini sendiri melakukan pelarangan karena dianggap bertentangan dengan prinsip dan nilai yang menjadi hal utama di wilayah negara mereka. Tentu saja mungkin cukup kontroversial, namun pada akhirnya apa yang berlaku di wilayah suatu negara merupakan kewenangan penuh dari negara tersebut.

Daftar Negara yang Larang Perayaan Natal

Setidaknya terdapat lima negara yang melakukan pelarangan pada perayaan Natal yang ada di dunia. Diantaranya adalah Brunei Darussalam, Iran, Tajikistan, Korea Utara, dan Somalia. Kelimanya juga memiliki alasan masing-masing yang dinilai cukup kuat, sehingga tidak menjadi masalah di negara tersebut.

1. Brunei Darussalam

Negara ini melarang perayaan natal secara terbuka, namun umat Kristiani tetap dapat merayakannya secara tertutup dengan terlebih dahulu melaporkannya pada pihak berwenang. Mulai diterapkan tahun 2014 lalu, hal ini diberlakukan terkait kekhawatiran dapat menimbulkan kesesatan pada penduduk muslim yang ada di negara tersebut.

2. Iran

Dihuni oleh penduduk yang mayoritas memeluk agama Islam, Iran juga dikenal sebagai salah satu negara yang merintis larangan perayaan Natal di tempat umum. Larangannya berupa segala bentuk aktivitas, dekorasi, hingga pakaian Natal. Namun umat Kristen yang ada di Iran tetap dapat merayakan Natal di tempat pribadi seperti rumah dan gereja.

3. Tajikistan

Tajikistan sendiri melarang warganya untuk melakukan perayaan Natal di tempat umum. Pelanggaran pada larangan ini bisa dikenai hukuman denda atau penjara. Larangan ini dilakukan dalam rangka menjaga stabilitas agama di negara tersebut. Namun umat Kristen yang ada di sana tetap dapat merayakan Natal di rumah atau gereja.

4. Korea Utara

Menjadi salah satu negara komunis terakhir yang ada di dunia, sebagian besar masyarakat di negara ini menganut kepercayaan agnostik dan ateis. Umat Kristiani yang ada di sana tidak bisa bebas merayakan hari raya Natal, bahkan diancam hukuman mati jika ketahuan.

5. Somalia

Pemerintah Somalia melarang perayaan Natal dan tahun baru di wilayahnya sejak tahun 2009 lalu setelah mengadopsi nilai syariah. Salah satu alasan utamanya adalah kekhawatiran dengan kemunculan serangan dari kelompok islamis yang ada di negara tersebut. Namun larangan ini hanya berlaku pada penduduk muslim saja, sementara untuk penduduk non-muslim dapat merayakannya di rumah masing-masing.

Itu tadi daftar negara larang perayaan Natal di dunia, semoga berguna.

baca juga

Kontributor : I Made Rendika Ardian

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ide Kado Natal Untuk Guru, Mudah Didapatkan Dan Bermakna

Ide Kado Natal Untuk Guru, Mudah Didapatkan Dan Bermakna

Lifestyle | Selasa, 17 Desember 2024 | 15:37 WIB

Natal Semakin Dekat! Ini 7 Aplikasi Membuat Kartu Ucapan Natal

Natal Semakin Dekat! Ini 7 Aplikasi Membuat Kartu Ucapan Natal

Lifestyle | Selasa, 17 Desember 2024 | 15:33 WIB

Daftar PPN Negara G20, Benarkah Indonesia Masih Cukup Rendah Seperti Kata Sri Mulyani?

Daftar PPN Negara G20, Benarkah Indonesia Masih Cukup Rendah Seperti Kata Sri Mulyani?

Lifestyle | Selasa, 17 Desember 2024 | 15:05 WIB

Terkini

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Sport | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

×