Apa itu Virus Dinga Dinga yang Meledak di Uganda? Gejalanya Bikin Tubuh Wanita 'Menari' Tak Terkendali

Ruth Meliana

Sabtu, 21 Desember 2024 | 15:46 WIB
Apa itu Virus Dinga Dinga yang Meledak di Uganda? Gejalanya Bikin Tubuh Wanita 'Menari' Tak Terkendali
ilustrasi virus dinga dingu (Freepik)

Suara.com - Warga Uganda saat ini sedang dihebohkan oleh penyakit misterius bernama dinga dinga yang jika diartikan dari bahasa lokal berarti ‘gemetar seperti menari’. Penyakit misterius ini diduga telah dirasakan oleh lebih dari 300 orang di Distrik Bundibugyo, Uganda, di mana sebagian besar yang merasakannya adalah perempuan.

Apa itu virus Dinga Dinga?

Sampai saat ini, petugas kesehatan setempat masih terus mencari tahu penyebab virus dinga-dinga.

Menyadur Times of India, gejala utama dari virus dinga dinga adalah tubuh yang bergetar hebat sampai-sampai membuat beberapa orang tidak bisa berjalan.

Pada beberapa orang, paparan virus dinga dinga juga disertai dengan demam ekstrem, kelelahan luar biasa, dan sensasi lumpuh.

Salah satu petugas kesehatan di Uganda yang menangani virus misterius ini, Dr. Kiyita Christopher menyebutkan bahwa sebagian besar pasien bisa pulih setelah mendapat penanganan medis selama kurang lebih satu minggu.

Sebagai upaya pengobatan, petugas setempat saat ini menggunakan antibiotik. Petugas kesehatan di sana pun mengimbau supaya masyarakat tidak bergantung pada pengobatan herbal.

“Sebagian besar pasien pulih dalam seminggu setelah menerima perawatan medis. Saya menghimbau penduduk setempat untuk mencari pengobatan dari fasilitas kesehatan distrik daripada mengandalkan pengobatan herbal yang belum terverifikasi,” papar Dr. Kitita Christopher seperti yang tertulis dalam Times of India.

Mirip dengan dancing plague di Prancis

baca juga

Sampai saat ini, penyebaran penyakit hanya ditemukan di wilayah Bundibugyo. Orang-orang di sekitar pun ada yang kemudian membandingkan dinga dinga dengan wabah penyakit dancing plague di Strasbourg Prancis pada tahun 1518.

Kala itu, orang-orang di Starsbourg menari tidak terkendali selama berhari-hari yang kemudian menyebabkan beberapa korban jiwa lantaran kelelahan akut.

Olel sebab itu, pemerintah di Bundibugyo telah mengirimkan sampel infeksi ke Kementerian Kesehatan Uganda supaya bisa mendapatkan analisis lebih lanjut.

Sampai berita ini ditulis, pihak penyedia layanan kesehatan di Bundibugyo belum melaporkan adanya korban jiwa. Selain terus memberikan pelayanan terbaik, mereka pun mengimbau masyarakat untuk segera ke rumah sakit jika merasa demam atau tremor.

Kontributor : Hillary Sekar Pawestri

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bayar Pakai Token, Air Bersih Mengalir: Solusi Cerdas dari Uganda

Bayar Pakai Token, Air Bersih Mengalir: Solusi Cerdas dari Uganda

Video | Selasa, 05 November 2024 | 08:00 WIB

Tersambar Petir, 13 Anak Tewas di Gereja Kamp Pengungsi Uganda

Tersambar Petir, 13 Anak Tewas di Gereja Kamp Pengungsi Uganda

News | Senin, 04 November 2024 | 12:54 WIB

Mantan Pacar Pelari Olimpiade Tewas Setelah Membakar Pujaan Hatinya

Mantan Pacar Pelari Olimpiade Tewas Setelah Membakar Pujaan Hatinya

News | Rabu, 11 September 2024 | 04:05 WIB

Diduga Cekcok soal Tanah, Atlet Olimpiade Uganda Kritis Usai Dibakar Pacarnya

Diduga Cekcok soal Tanah, Atlet Olimpiade Uganda Kritis Usai Dibakar Pacarnya

News | Kamis, 05 September 2024 | 04:05 WIB

Pemimpin Oposisi Uganda Robert Kyagulanyi Ditembak

Pemimpin Oposisi Uganda Robert Kyagulanyi Ditembak

News | Rabu, 04 September 2024 | 14:08 WIB

Longsor Sampah Tewaskan 23 Korban di Uganda, Orang dan Hewan Ternak Terkubur Gundukan

Longsor Sampah Tewaskan 23 Korban di Uganda, Orang dan Hewan Ternak Terkubur Gundukan

News | Selasa, 13 Agustus 2024 | 11:07 WIB

Terkini

4 Shio yang Diprediksi Lepas dari Masa Sulit pada 18 September 2026

4 Shio yang Diprediksi Lepas dari Masa Sulit pada 18 September 2026

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 07:42 WIB

Haji Isam Borong 10 Miliar Saham BYAN,30 Persen Kepemilikan Bakal Beralih

Haji Isam Borong 10 Miliar Saham BYAN,30 Persen Kepemilikan Bakal Beralih

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 07:40 WIB

Skandal KUR BNI Jember Rp41 Miliar: Kejati Jatim Jebloskan Tersangka Kelima ke Rutan

Skandal KUR BNI Jember Rp41 Miliar: Kejati Jatim Jebloskan Tersangka Kelima ke Rutan

Jatim | Jum'at, 18 September 2026 | 07:39 WIB

Skandal Kredit Bodong Rp6,7 Miliar: Kolusi Oknum Bank Lampung dan Kades Pesisir Barat Terbongkar

Skandal Kredit Bodong Rp6,7 Miliar: Kolusi Oknum Bank Lampung dan Kades Pesisir Barat Terbongkar

Lampung | Jum'at, 18 September 2026 | 07:32 WIB

Bahlil Pastikan Badan Usaha Khusus Migas Langsung di Bawah Presiden!

Bahlil Pastikan Badan Usaha Khusus Migas Langsung di Bawah Presiden!

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 07:30 WIB

Transaksi QRIS Tembus Rp600,7 Triliun, Pelindungan Konsumen Jadi Kunci Ekonomi Digital

Transaksi QRIS Tembus Rp600,7 Triliun, Pelindungan Konsumen Jadi Kunci Ekonomi Digital

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 07:18 WIB

Jalan Aroepala Makassar-Gowa Rampung, Kenapa Belum Dibuka? Ini Alasannya

Jalan Aroepala Makassar-Gowa Rampung, Kenapa Belum Dibuka? Ini Alasannya

Sulsel | Jum'at, 18 September 2026 | 07:17 WIB

25 Ribu Rumah Subsidi untuk Sulawesi Selatan

25 Ribu Rumah Subsidi untuk Sulawesi Selatan

Sulsel | Jum'at, 18 September 2026 | 07:07 WIB

Tangis Keluarga Iringi Penghentian Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Tangis Keluarga Iringi Penghentian Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Foto | Jum'at, 18 September 2026 | 07:00 WIB

BPS vs Bank Dunia: Mengapa Angka Kemiskinan Indonesia Bisa Berbeda Jauh?

BPS vs Bank Dunia: Mengapa Angka Kemiskinan Indonesia Bisa Berbeda Jauh?

Your Say | Jum'at, 18 September 2026 | 07:00 WIB

×