Dari Mana Asal-usul Kembang Api? Kini Jadi Ikon di setiap Perayaan Tahun Baru

Nur Khotimah, Fita Nofiana

Selasa, 31 Desember 2024 | 13:34 WIB
Dari Mana Asal-usul Kembang Api? Kini Jadi Ikon di setiap Perayaan Tahun Baru
Pesta Kembang Api Gratis di Semarang (freepik)

Suara.com - Kembang api menjadi salah satu ikon pergantian tahun. Di balik kemeriahan perayaan Tahun Baru, rupanya kembang api memiliki sejarah tersendiri. 

Melansir dari ABC News, kembang api berasal dari Tiongkok. Di mana semua bermula dari era Dinasti Han di Tiongkok (202 SM—220 M). 

Kembang api disebut berasal dari seseorang di era Dinasti Han yang melemparkan batang bambu ke dalam api kemudian menghasilkan ledakan bak kembang api. Kendati demikian, muncul berbagai spekulasi lain. 

Sejarawan lain mengatakan bahwa asal-usul kembang api dikaitkan dengan Dinasti Song di Tiongkok (960-1279 M). Kala itu ada tempat orang-orang membuat petasan menggunakan tabung yang terbuat dari lembaran kertas yang digulung berisi bubuk mesiu dan sumbu.

Mereka juga merangkai petasan-petasan ini menjadi kelompok-kelompok besar dan menyalakannya.

Perkembangan Kembang Api

Ilustrasi lokasi pusat kembang api di Jakarta (Freepik)
Ilustrasi lokasi pusat kembang api di Jakarta (Freepik)

Pada abad ke-14, kembang api mulai hadir di Eropa dan mendapatkan popularitas di wilayah tersebut pada abad ke-17. Kembang api tersedia secara luas pada tahun 1830-an.

Selama Renaisans Italia (1340-1550), kembang api dipopulerkan oleh orang-orang yang bertanggung jawab atas eksperimen dan pertunjukan kembang api. Kira-kira pada masa inilah kembang api muncul dengan variasi mulai dari warna hingga bentuk. 

Hingga kemudian muncul pelatihan pengrajin kembang api. 

baca juga

Kembang Api dan Tahun Baru

Hukum Menyalakan Kembang Api saat Malam Tahun Baru dalam Islam - Ilustrasi Kembang Api (Freepik)
Hukum Menyalakan Kembang Api saat Malam Tahun Baru dalam Islam - Ilustrasi Kembang Api (Freepik)

Sementara di Amerika Serikat, para imigram membawa kembang api dan membuatnya menjadi bagian dari perayaan Hari Kemerdekaan AS setiap 4 Juli. 

Sejumlah sejarawan percaya kembang api mengalami perkembangan hingga akhinya menjadi barang yang banyak dicari selama perayaan malam tahun baru. 

Dalam hal ini, para sejarawan menyebut kembang api sebagai salah satu bentuk keinginan manusia secara universal dalam merayakan momen dengan kemegahan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Daftar Rute Alternatif Jalur Puncak Jika Cianjur Ditutup saat Libur Tahun Baru

Daftar Rute Alternatif Jalur Puncak Jika Cianjur Ditutup saat Libur Tahun Baru

Bisnis | Selasa, 31 Desember 2024 | 12:39 WIB

50 Twibbon Tahun Baru 2025 Kekinian Gratis, Download Sekarang dan Bagikan ke Medsos!

50 Twibbon Tahun Baru 2025 Kekinian Gratis, Download Sekarang dan Bagikan ke Medsos!

Lifestyle | Selasa, 31 Desember 2024 | 11:48 WIB

55 Ucapan Malam Tahun Baru 2025 dalam Berbagai Bahasa, Inggris hingga Jawa

55 Ucapan Malam Tahun Baru 2025 dalam Berbagai Bahasa, Inggris hingga Jawa

Lifestyle | Selasa, 31 Desember 2024 | 12:00 WIB

Terkini

Kabar Buruk Timnas Indonesia! Ole Romeny Absen Lawan Thailand Malam Ini?

Kabar Buruk Timnas Indonesia! Ole Romeny Absen Lawan Thailand Malam Ini?

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 07:00 WIB

Ulasan Ibadah & Cinta: Sebuah Batas Tipis Antara Perasaan dan Kewajiban

Ulasan Ibadah & Cinta: Sebuah Batas Tipis Antara Perasaan dan Kewajiban

Your Say | Senin, 05 Oktober 2026 | 07:00 WIB

Perbedaan Mesin Cuci Inverter vs Non Inverter, Mana yang Lebih Hemat?

Perbedaan Mesin Cuci Inverter vs Non Inverter, Mana yang Lebih Hemat?

Lifestyle | Senin, 05 Oktober 2026 | 06:45 WIB

Di Balik Lonjakan Surplus Perdagangan: Impor Melambat, Produksi Tertekan

Di Balik Lonjakan Surplus Perdagangan: Impor Melambat, Produksi Tertekan

Bisnis | Senin, 05 Oktober 2026 | 06:31 WIB

Guyub Warga Bantul di Bekasi Rayakan HUT ke-45 Warkaban

Guyub Warga Bantul di Bekasi Rayakan HUT ke-45 Warkaban

Foto | Senin, 05 Oktober 2026 | 06:00 WIB

Kevin Diks Bawa Kabar Sedih dari Jay Idzes Jelang Timnas Indonesia vs Thailand

Kevin Diks Bawa Kabar Sedih dari Jay Idzes Jelang Timnas Indonesia vs Thailand

Bola | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:54 WIB

Prabowo Minta Bakom Buka Telinga Lebar-lebar, Keluhan Rakyat Harus Sampai ke Istana

Prabowo Minta Bakom Buka Telinga Lebar-lebar, Keluhan Rakyat Harus Sampai ke Istana

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:30 WIB

Mici Dewi Paramita: Glow Up Bukan Berarti Harus Jadi Orang Lain

Mici Dewi Paramita: Glow Up Bukan Berarti Harus Jadi Orang Lain

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:13 WIB

WALHI dan Eiger Bicara soal Menjaga Alam, dari Kritik hingga Kolaborasi

WALHI dan Eiger Bicara soal Menjaga Alam, dari Kritik hingga Kolaborasi

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:00 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, 31 Penerbangan di SMB II Terganggu hingga Kuala Lumpur

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, 31 Penerbangan di SMB II Terganggu hingga Kuala Lumpur

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:58 WIB

×