9 Pantangan saat Tahun Baru Imlek agar Tidak Kena Sial, Apa Saja?

Yasinta Rahmawati

Sabtu, 18 Januari 2025 | 15:54 WIB
9 Pantangan saat Tahun Baru Imlek agar Tidak Kena Sial, Apa Saja?
Ilustrasi perayaan Imlek. (Pexels)

Suara.com - Tahun Baru Imlek yang jatuh pada 29 Januari 2025 tinggal menghitung hari, tetapi sudah tahukah Anda bahwa ada beberapa pantangan yang dipercaya harus dihindari supaya tidak kena sial di hari tersebut?

Perayaan Imlek itu sendiri identik dengan ungkapan syukur atas rezeki yang diberikan selama tahun sebelumnya. Ini juga menjadi saat di mana banyak orang berdoa supaya rezeki yang diperoleh di tahun berikutnya tidak kalah melimpah.

Pantangan saat Tahun Baru Imlek Biar Tidak Kena Sial

Ketika membicarakan keberuntungan, tentu saja salah satunya adalah dengan menghindari kesialan. Dalam kepercayaan masyarakat Tionghoa, inilah beberapa pantangan yang perlu dihindari supaya tidak mendapat kesialan.

1. Mengucapkan kata-kata kasar

Semua kata-kata dengan konotasi negatif memang sebaiknya dihindari setiap hari, khususnya saat Imlek. Kata-kata itu termasuk yang terkair dengan kemiskinan, kematian, hantu, penyakit dan masih banyak lagi. 

2. Makan bubur

Sepanjang perayaan Imlek, masyarakat Tionghoa biasanya akan menghindari makan bubur. Pasalnya, bubur dinilai sebagai makanan dari orang dengan kelompok ekonomi ke bawah.

Artinya, sebagian masyarakat Tionghoa tidak ingin memulai tahun baru dengan pemikiran ekonomi yang kekurangan.

baca juga
Ilustrasi perayaan tahun baru Imlek (Unsplash)
Ilustrasi perayaan tahun baru Imlek (Unsplash)

3. Memberikan uang berjumlah ganjil

Bagi-bagi angpao atau amplop berisi uang merupakan salah satu tradisi Imlek. Namun, mereka rupanya percaya bahwa memberi uang berjumlah ganjil bisa membawa kesialan. Masyarakat Tiongkok percaya bahwa angka genap bisa memberikan kebaikan yang berlipat ganda.

4. Mengunjungi rumah orang tua

Meski Imlek identik dengan momen berkumpul bersama keluarga, ternyata ada juga yang justru menghindarinya.

Sebab, ada kepercayaan yang muncul bahwa anak perempuan yang sudah menikah bisa mendapatkan sial ketika berkunjung ke rumah orang tua pada hari pertama Imlek.

5. Memotong rambut

Dalam bahasa Kanton, pelafalan rambut hampir mirip dengan kata keberuntungan. Inilah alasan mengapa potong rambut jadi salah satu pantangan Imlek.

Memotong rambut dipercaya sama dengan mempersingkat kekayaan di tahun yang baru.

libur cuti bersama imlek 2024 (pexels)
Ilustrasi Imlek. (pexels)

6. Menyembelih hewan

Pantangan saat tahun baru Imlek berikutnya agar tidak terkena sial adalah menyembelih hewan, tepatnya dari tanggal 1–15 Tahun Baru Imlek.

Darah yang keluar saat penyembelihan dinilai bisa menimbulkan kesialan. Oleh karena itu, masyarakat biasanya menyembelih ayam, babi, ikan, atau bebek sebelum Tahun Baru.

7. Bersih-bersih atau menyapu

Masyarakat Tionghoa percaya bahwa bersih-bersih harus dilakukan sebelum merayakan Imlek. Sebaliknya, bersih-bersih saat tahun baru adalah hal yang mereka hindari.

Sebab, membersihkan atau membuang sampah justru dikhawatirkan membuang rejeki di tahun yang baru.

8. Menggunakan benda tajam

Gunting, pisau, atau benda tajam lainnya dianggap sebagai bibir orang yang sedang bertengkar. Artinya, penggunaan benda-benda tersebut di tahun baru Imlek dikhawatirkan bisa membawa nasib buruk.

9. Menjahit

Pekerjaan rumah lain yang dipercaya menjadi pantangan saat tahun baru Imlek adalah menjahit.

Saat menjahit, banyak masyarakat yang percaya bahwa tahun yang akan datang bisa jadi tahun dengan banyak pekerjaan (jahitan).

Kontributor : Hillary Sekar Pawestri

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pamer Hampers Imlek, Rambut Sisca Kohl Malah Diomongin

Pamer Hampers Imlek, Rambut Sisca Kohl Malah Diomongin

Entertainment | Sabtu, 18 Januari 2025 | 14:30 WIB

6 Rekomendasi Baju Imlek Anak Laki-Laki, Desain Kekinian dan Kece

6 Rekomendasi Baju Imlek Anak Laki-Laki, Desain Kekinian dan Kece

Lifestyle | Sabtu, 18 Januari 2025 | 12:49 WIB

Nikmati Afternoon Tea dan Makan Malam Spesial Imlek di The Ritz-Carlton Bali: Penuh Warisan dan Tradisi

Nikmati Afternoon Tea dan Makan Malam Spesial Imlek di The Ritz-Carlton Bali: Penuh Warisan dan Tradisi

Lifestyle | Jum'at, 17 Januari 2025 | 19:23 WIB

Terkini

Bupati Bogor Targetkan Api TPAS Galuga Padam Sebelum Groundbreaking PSEL 17 September

Bupati Bogor Targetkan Api TPAS Galuga Padam Sebelum Groundbreaking PSEL 17 September

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 16:59 WIB

BKPM Kalah Lawan Greenpeace di PTUN, Putusan KIP soal IUP Raja Ampat Dikuatkan

BKPM Kalah Lawan Greenpeace di PTUN, Putusan KIP soal IUP Raja Ampat Dikuatkan

News | Senin, 14 September 2026 | 16:57 WIB

Jadi Menkeu, Suahasil Nazara Masih Rangkap Jabatan Wakomut PLN

Jadi Menkeu, Suahasil Nazara Masih Rangkap Jabatan Wakomut PLN

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 16:53 WIB

Bagi-Bagi Nasi Kotak di Pagebangan, Dede Rohana Ajak Ojol dan Warga Doakan Jurnalis di Selat Sunda

Bagi-Bagi Nasi Kotak di Pagebangan, Dede Rohana Ajak Ojol dan Warga Doakan Jurnalis di Selat Sunda

Banten | Senin, 14 September 2026 | 16:53 WIB

Dedikasi 14 Tahun Mantri BRI Dewi Natalia, Bantu Pedagang Beralih dari Rentenir

Dedikasi 14 Tahun Mantri BRI Dewi Natalia, Bantu Pedagang Beralih dari Rentenir

Jatim | Senin, 14 September 2026 | 16:50 WIB

Drama A Bona Fide Killer: Pembunuh Legendaris yang Hidup Normal sebagai Ibu

Drama A Bona Fide Killer: Pembunuh Legendaris yang Hidup Normal sebagai Ibu

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 16:50 WIB

Dari Pintu ke Pintu, Mantri BRI Dewi Natalia Bantu Pedagang Lampung Akses Pembiayaan

Dari Pintu ke Pintu, Mantri BRI Dewi Natalia Bantu Pedagang Lampung Akses Pembiayaan

Jogja | Senin, 14 September 2026 | 16:48 WIB

21 Hari Disandera OPM di Hutan Papua: Nemerina Selamat, Rekannya Tewas Kelaparan

21 Hari Disandera OPM di Hutan Papua: Nemerina Selamat, Rekannya Tewas Kelaparan

News | Senin, 14 September 2026 | 16:47 WIB

8 Rekomendasi Hotel di PIK: Dari Nuansa Oriental, Hotel Murah, hingga Mewah Bintang Lima

8 Rekomendasi Hotel di PIK: Dari Nuansa Oriental, Hotel Murah, hingga Mewah Bintang Lima

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 16:47 WIB

Doakan 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal Arupadhatu 1 Segera Ditemukan, Warga Carita Larung Kerbau ke Laut

Doakan 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal Arupadhatu 1 Segera Ditemukan, Warga Carita Larung Kerbau ke Laut

Banten | Senin, 14 September 2026 | 16:47 WIB

×