Tanda-tanda Masalah Jantung yang Bisa Dideteksi Tanpa Tes Medis, Wajib Tahu Saat Sendirian!

Riki Chandra Suara.Com
Selasa, 21 Januari 2025 | 17:15 WIB
Tanda-tanda Masalah Jantung yang Bisa Dideteksi Tanpa Tes Medis, Wajib Tahu Saat Sendirian!
Ilustrasi jantung (Elements Envato)

Suara.com - Seseorang perlu mengenali gejala masalah jantung sebagai langkah deteksi dini untuk mencegah komplikasi serius. Hal ini ditekankan ahli bedah jantung terkemuka, Jeremy London.

Dalam siaran video yang diunggah ke YouTube, dokter bersertifikat asal Georgia itu menjelaskan cara mengenali tanda penyumbatan arteri tanpa harus melakukan pemeriksaan medis seperti tes darah, sinar-X, atau EKG.

“Anda harus mendengarkan tubuh Anda,” ujar dokter London, Selasa (21/1/2025).

Ia menjelaskan, empat gejala utama yang sering muncul sebagai tanda penyumbatan arteri jantung adalah sesak dada, nyeri dada, sesak napas, dan rasa nyeri yang menjalar ke rahang atau lengan. Gejala ini biasanya semakin terasa saat beraktivitas dan mereda saat beristirahat.

London menggambarkan bagaimana penyumbatan arteri jantung dapat menyebabkan rasa tidak nyaman yang spesifik. Ketika seseorang beraktivitas, area di bawah penyumbatan akan kekurangan aliran darah, memicu gejala seperti sesak napas atau nyeri dada.

"Saat tubuh beristirahat, beban pada jantung berkurang, sehingga gejala tersebut mereda," katanya.

Ia mengingatkan bahwa meskipun gejala ini merupakan tanda bahaya, penyumbatan arteri jantung dapat terjadi tanpa adanya gejala yang jelas. Atas dasar itu, konsultasi dengan ahli kesehatan tetap diperlukan.

"Tidak merasakan gejala bukan berarti Anda bebas dari penyumbatan arteri jantung, tetapi jika gejala muncul, segera temui profesional medis yang berkualifikasi," katanya.

Dalam video lainnya, London membagikan langkah-langkah darurat jika seseorang mengalami serangan jantung saat sendirian di rumah. Langkah pertama adalah segera menghubungi layanan tanggap darurat medis.

Ia juga menyarankan agar lampu di dalam dan luar rumah dinyalakan untuk memudahkan petugas medis menemukan lokasi dengan cepat.

Selain itu, pintu depan rumah sebaiknya dibiarkan terbuka atau tidak terkunci agar petugas dapat segera masuk jika pasien tidak mampu bergerak.

Langkah penting lainnya adalah duduk atau berbaring untuk menghindari risiko jatuh yang dapat menyebabkan cedera kepala.

Dokter London juga menyarankan untuk menghubungi anggota keluarga atau teman dekat agar mereka mengetahui situasi darurat yang sedang terjadi.

“Penting untuk memiliki rencana tindakan darurat, sehingga kita dan keluarga siap menghadapi situasi seperti ini,” katanya. (antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tes Kepintaran GTA Kamu Sebelum Grand Theft Auto 6 Rilis!
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Kamu Tipe Red Flag, Green Flag, Yellow Flag atau Beige Flag?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Kabar Kamu Hari Ini? Cek Pesan Drakor untuk Hatimu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tablet Apa yang Paling Cocok sama Gaya Hidup Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Film Makoto Shinkai Mana yang Menggambarkan Kisah Cintamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Jadi Superhero, Kamu Paling Mirip Siapa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Destinasi Liburan Mana yang Paling Cocok dengan Karakter Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Merek Sepatu Apa yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Karakter Utama di Drama Can This Love be Translated?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Menu Kopi Mana yang "Kamu Banget"?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Kepribadian MBTI Apa Sih Sebenarnya?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI