Barongsai: Lebih dari Sekadar Tarian, Ini Makna Sejatinya

M. Reza Sulaiman

Kamis, 23 Januari 2025 | 12:43 WIB
Barongsai: Lebih dari Sekadar Tarian, Ini Makna Sejatinya
Ilustrasi sejarah barongsai di indonesia (Photo by Rizki Oceano on Unsplash)

Suara.com - Menjelang perayaan Imlek 2025 yang akan jatuh di akhir Januari mendatang, tentu masyarakat Indonesia tidak asing dengan apa apa yang disebut dengan barongsai. Kesenian tradisional masyarakat Tionghoa ini nyatanya telah menjadi bagian dari masyarakat, dan tak sedikit yang penasaran dengan sejarah barongsai di Indonesia.

Meski dikenal sebagai salah satu budaya masyarakat Tionghoa, namun kehadirannya secara rutin setiap tahun di Indonesia menjadikan barongsai sebagai bagian dari masyarakat. Banyak cerita mengiringi tarian khas ini, namun berikut sekilas mengenai awal sejarah barongsai di Indonesia hingga kini dikenal luas.

Sejarah Barongsai di Indonesia

Beberapa sumber menyebutkan kesenian barongsai masuk bersamaan dengan datangnya imigran Tionghoa sekitar abad ke-15 hingga ke-17. Pada periode tersebut banyak pedagang Tionghoa yang datang untuk menjajakan barang dagangannya.

Selain membawa barang dagangan, pedagang ini juga secara tidak langsung membawa kebudayaan yang mereka miliki, termasuk barongsai. Kesenian ini banyak dipertunjukkan pada saat tahun baru Imlek, Cap Go Meh, serta berbagai upacara keagamaan dan kebudayaan yang ada di Indonesia.

Banyak yang menganggap tarian ini adalah cara untuk menarik keberuntungan dan menolak bala, sehingga rezeki yang didapatkan dapat semakin banyak dan dijauhkan dari mara bahaya atau kesialan selama beberapa waktu ke depan.

Perkembangan Tari Barongsai

Sempat mengalami tekanan dan pembatasan di era kolonial Belanda, tradisi ini terus bertahan hingga masa Indonesia modern. Terus dikembangkan dan dilestarikan oleh banyak komunitas masyarakat Tionghoa, kini barongsai jadi salah satu pertunjukan rutin yang muncul ketika ada perayaan.

Barongsai baru mendapatkan tempat secara nyaman di ruang publik pada era tahun 1990-an. Di tahun 2000, presiden Indonesia saat itu, Gus Dur, mencabut larangan perayaan Imlek dan budaya Tionghoa di indonesia. Tarian barongsai menjadi semakin populer dan semakin sering dipertontonkan, seiring perkembangannya oleh banyak komunitas.

baca juga

Hingga di era modern seperti sekarang ini barongsai telah menjadi bagian dari budaya masyarakat yang berkembang di berbagai kota di Indonesia. Hampir setiap tempat yang memiliki komunitas masyarakat Tionghoa selalu memiliki pertunjukan barongsai, sehingga kesenian ini sangat umum ditemukan di berbagai lokasi.

Menjadi salah satu kebudayaan masyarakat Tionghoa yang berhasil bertahan dan beradaptasi tanpa mengesampingkan nilai utamanya, tarian barongsai nyata membawa dampak kebudayaan di masyarakat Indonesia.

Pertunjukannya yang selalu meriah dengan iringan umbul-umbul dan musik khas menjadikannya salah satu tontonan menarik untuk masyarakat luas, tidak hanya etnis TIonghoa saja. Itu tadi sedikit sejarah barongsai di indonesia, semoga bermanfaat!

Kontributor : I Made Rendika Ardian

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Arti Bunga Peoni, Teratai, & Krisan di Cheongsam: Bukan Sekedar Cantik

Arti Bunga Peoni, Teratai, & Krisan di Cheongsam: Bukan Sekedar Cantik

News | Rabu, 22 Januari 2025 | 20:34 WIB

Cheongsam vs. Qipao: Pakaian Imlek yang Serupa Tapi Tak Sama, Apa Bedanya?

Cheongsam vs. Qipao: Pakaian Imlek yang Serupa Tapi Tak Sama, Apa Bedanya?

Lifestyle | Rabu, 22 Januari 2025 | 20:27 WIB

Cara Menyimpan Kue Keranjang Imlek Agar Tahan Lama Dan Tidak Berjamur

Cara Menyimpan Kue Keranjang Imlek Agar Tahan Lama Dan Tidak Berjamur

News | Rabu, 22 Januari 2025 | 20:16 WIB

Terkini

Promo HUT KAI, Tiket Kereta Api Cuma Bayar 81 Persen Mulai 28 September, Ini Syaratnya

Promo HUT KAI, Tiket Kereta Api Cuma Bayar 81 Persen Mulai 28 September, Ini Syaratnya

Sumut | Minggu, 27 September 2026 | 23:46 WIB

Cicilan KPR Bengkak? Saatnya Pindahkan ke BRI, Bunga Mulai 3,17%

Cicilan KPR Bengkak? Saatnya Pindahkan ke BRI, Bunga Mulai 3,17%

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 22:31 WIB

Jokowi: Politik Itu Soal Momentum, Sekarang Momentum untuk Tunjukkan KTA PSI

Jokowi: Politik Itu Soal Momentum, Sekarang Momentum untuk Tunjukkan KTA PSI

Jabar | Minggu, 27 September 2026 | 22:22 WIB

Elektabilitas PPP Cuma 1,9 Persen, Mardiono Singgung 'Kecelakaan Politik' 2024

Elektabilitas PPP Cuma 1,9 Persen, Mardiono Singgung 'Kecelakaan Politik' 2024

Jogja | Minggu, 27 September 2026 | 22:10 WIB

Nonton Pestapora 2026 Bisa Sambil Investasi Bareng BRI, Begini Caranya!

Nonton Pestapora 2026 Bisa Sambil Investasi Bareng BRI, Begini Caranya!

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 22:06 WIB

Daftar Keturunan Soekarno yang Masih Hidup Pasca Guruh Soekarnoputra Wafat

Daftar Keturunan Soekarno yang Masih Hidup Pasca Guruh Soekarnoputra Wafat

News | Minggu, 27 September 2026 | 21:40 WIB

3 Night Cream Lokal Terbaik untuk Kulit Kering Agar Bangun Tidur Lembap dan Kenyal

3 Night Cream Lokal Terbaik untuk Kulit Kering Agar Bangun Tidur Lembap dan Kenyal

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 21:34 WIB

3 Produk Air Mawar Murah di Alfamart dan Indomaret, Harga Mulai Rp13 Ribuan

3 Produk Air Mawar Murah di Alfamart dan Indomaret, Harga Mulai Rp13 Ribuan

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 21:34 WIB

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 21:05 WIB

Quality Time Keluarga Tak Harus Lama, yang Penting Hadir Sepenuhnya

Quality Time Keluarga Tak Harus Lama, yang Penting Hadir Sepenuhnya

Health | Minggu, 27 September 2026 | 21:00 WIB

×