Sejarah Lahirnya Ahli Feng Shui hingga Tantangannya di Era Modern

Riki Chandra

Rabu, 29 Januari 2025 | 12:13 WIB
Sejarah Lahirnya Ahli Feng Shui hingga Tantangannya di Era Modern
Sejumlah boneka ular kayu yang dijual di China Town, Glodok, Jakarta. [Dok.Antara]

Suara.com - Tahun Baru Imlek 2025 atau 2576 Kongzili yang jatuh pada 29 Januari 2025 menjadi momen istimewa bagi masyarakat Tionghoa. Tradisi perayaan yang meriah, didominasi warna merah dan kuning serta simbol Ular Kayu, turut meningkatkan minat masyarakat untuk lebih memahami budaya Tionghoa, termasuk ilmu Feng Shui.

Ilmu Feng Shui telah menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat Tionghoa selama ribuan tahun. Banyak orang percaya bahwa penataan ruang yang tepat dapat membawa keberuntungan dan kesejahteraan.

Tak heran, permintaan terhadap konsultasi ahli Feng Shui meningkat, terutama bagi mereka yang ingin mendapatkan hoki dan keberlimpahan di tahun baru.

Menurut pakar Feng Shui, Gunadi Widjaja, profesi ini lahir dari tradisi turun-temurun yang berawal dari keinginan untuk membantu masyarakat dalam menata tata letak bangunan agar selaras dengan energi alam.

Ilmu ini awalnya disebut "kang yi", yang berarti melihat daratan, dan digunakan oleh para sesepuh desa untuk memberikan saran mengenai pembangunan rumah dan tata ruang pemukiman.

Seiring waktu, para ahli Feng Shui mulai mendalami berbagai aspek energi dan pengaruhnya terhadap kehidupan manusia. Mereka tidak hanya mengandalkan intuisi, tetapi juga menerapkan metode ilmiah seperti analisis geografi, topografi, serta arsitektur untuk menentukan lokasi terbaik bagi rumah, makam, dan bangunan lainnya.

Yulius Fang, seorang praktisi Feng Shui mengatakan bahwa ilmu ini telah ada selama lebih dari 6.000 tahun. Dalam sejarah Tiongkok, para kaisar bahkan memiliki departemen khusus yang berisi cendekiawan Feng Shui guna menentukan lokasi strategis untuk kota, istana, hingga makam kerajaan.

Perbedaan Feng Shui dan Astrologi

Banyak orang masih salah kaprah dalam membedakan Feng Shui dengan astrologi. Gunadi menjelaskan bahwa Feng Shui adalah ilmu yang berkaitan dengan tata letak ruang, sedangkan astrologi lebih berfokus pada pengaruh pergerakan benda langit terhadap kehidupan manusia.

Sebagai contoh, astrologi Tiongkok menggunakan 12 shio yang didasarkan pada siklus pergerakan planet Jupiter. Sementara itu, Feng Shui berfokus pada pengaturan energi dalam rumah atau tempat usaha agar selaras dengan kesejahteraan penghuninya.

“Feng Shui bukan sekadar mengetahui peruntungan shio, melainkan ilmu untuk mengatur energi agar hidup lebih sukses dan harmonis,” ungkap Gunadi.

Tantangan Ahli Feng Shui di Era Modern

Meski telah bertahan selama ribuan tahun, Feng Shui menghadapi berbagai tantangan di era modern. Salah satunya adalah anggapan bahwa ilmu ini berkaitan dengan hal mistis atau supranatural. Padahal, Feng Shui sejati bersifat ilmiah dan bisa dipelajari oleh siapa saja melalui akademi yang resmi.

Selain itu, banyak masyarakat yang menginginkan hasil instan dari penerapan Feng Shui. Mereka berharap dapat langsung meraih kekayaan dalam waktu singkat setelah melakukan konsultasi.

Gunadi menegaskan bahwa Feng Shui tidak bekerja seperti sulap, tetapi membutuhkan pemahaman mendalam dan penerapan yang tepat agar memberikan hasil optimal.

Kemajuan teknologi juga membawa tantangan tersendiri bagi para ahli Feng Shui. Bentuk bangunan modern yang semakin kompleks menuntut adaptasi dalam metode analisis tradisional. Misalnya, desain rumah yang kini mengintegrasikan toilet di dalam kamar tidur menimbulkan perubahan dalam interpretasi tata letak Feng Shui.

Di sisi lain, teknologi juga membantu meningkatkan keakuratan analisis Feng Shui. Penggunaan kompas magnetik modern, pemetaan digital, serta drone untuk survei topografi memungkinkan para ahli Feng Shui melakukan riset dengan lebih efisien dan presisi tinggi.

Dengan semakin berkembangnya pemahaman dan penerapan yang lebih ilmiah, ilmu Feng Shui terus bertahan dan semakin diminati, tidak hanya di Tiongkok tetapi juga di berbagai belahan dunia. (antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Pantangan Feng Shui Dapur: Salah Atur Letak Kompor Bikin Rezeki Kabur?

5 Pantangan Feng Shui Dapur: Salah Atur Letak Kompor Bikin Rezeki Kabur?

Lifestyle | Selasa, 22 Juli 2025 | 15:20 WIB

5 Warna Cat Rumah yang Tidak Baik Menurut Ahli Feng Shui, Rezeki dan Jodoh Jadi Seret

5 Warna Cat Rumah yang Tidak Baik Menurut Ahli Feng Shui, Rezeki dan Jodoh Jadi Seret

Lifestyle | Minggu, 22 Juni 2025 | 11:36 WIB

Vihara Tertua di Banten Ramai Dikunjungi saat Imlek, Bukti Kerukunan Umat Beragama

Vihara Tertua di Banten Ramai Dikunjungi saat Imlek, Bukti Kerukunan Umat Beragama

Video | Jum'at, 31 Januari 2025 | 06:00 WIB

Semangat Imlek di Vihara Dharma Bhakti: Menyelami Tradisi dan Harapan di Pecinan Tertua Jakarta

Semangat Imlek di Vihara Dharma Bhakti: Menyelami Tradisi dan Harapan di Pecinan Tertua Jakarta

Video | Kamis, 30 Januari 2025 | 14:00 WIB

Waspada! Penipuan Online Berkedok Diskon Imlek 2025

Waspada! Penipuan Online Berkedok Diskon Imlek 2025

Tekno | Rabu, 29 Januari 2025 | 18:15 WIB

8 Potret Artis Rayakan Imlek bareng Keluarga, Ada yang Baru Ketahuan Mualaf

8 Potret Artis Rayakan Imlek bareng Keluarga, Ada yang Baru Ketahuan Mualaf

Lifestyle | Rabu, 29 Januari 2025 | 12:36 WIB

Catatan Ciamik Nova Arianto Pemain dan Pelatih Keturunan Tionghoa

Catatan Ciamik Nova Arianto Pemain dan Pelatih Keturunan Tionghoa

Bola | Rabu, 29 Januari 2025 | 10:50 WIB

LIVE STREAMING: Kemeriahan di Petak Sembilan saat Hari Raya Imlek

LIVE STREAMING: Kemeriahan di Petak Sembilan saat Hari Raya Imlek

Video | Rabu, 29 Januari 2025 | 11:07 WIB

Imlek: Antara Tradisi Leluhur dan Keyakinan Islam

Imlek: Antara Tradisi Leluhur dan Keyakinan Islam

Video | Rabu, 29 Januari 2025 | 13:00 WIB

Imlek 2025 dan Era Prabowo: Pakar Feng Shui Bongkar Pengaruh Ular Kayu

Imlek 2025 dan Era Prabowo: Pakar Feng Shui Bongkar Pengaruh Ular Kayu

Video | Kamis, 30 Januari 2025 | 10:00 WIB

Terkini

Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri

Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:35 WIB

Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen

Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:33 WIB

Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing

Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:28 WIB

Korban Tolak RJ, Sidang Kasus Pengeroyokan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Berlanjut

Korban Tolak RJ, Sidang Kasus Pengeroyokan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Berlanjut

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:26 WIB

Telok Abang Palembang Bukan Sekadar Tradisi Agustus, Kini Jadi Ikon Budaya Kota

Telok Abang Palembang Bukan Sekadar Tradisi Agustus, Kini Jadi Ikon Budaya Kota

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:26 WIB

Terungkap, Trik Warga Israel Bisa Lolos Masuk Bali Meski Tak Ada Hubungan Diplomatik

Terungkap, Trik Warga Israel Bisa Lolos Masuk Bali Meski Tak Ada Hubungan Diplomatik

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:21 WIB

Insanul Fahmi Terpuruk dan Jualan Sayur, Wardatina Mawa: Tapi Semua Sudah Terlambat

Insanul Fahmi Terpuruk dan Jualan Sayur, Wardatina Mawa: Tapi Semua Sudah Terlambat

Entertainment | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:20 WIB

Bus Koridor 13 Mogok di Ciledug, Penumpang Turun Jalan Kaki

Bus Koridor 13 Mogok di Ciledug, Penumpang Turun Jalan Kaki

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:10 WIB

Tiga Pria NTT Ditangkap Usai Bakar Burung Hantu Hidup-hidup, Alasannya Bikin Elus Dada

Tiga Pria NTT Ditangkap Usai Bakar Burung Hantu Hidup-hidup, Alasannya Bikin Elus Dada

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Bukan Tambang, Ini Sektor yang Diam-Diam Dorong Ekonomi Sumsel 5,20 Persen

Bukan Tambang, Ini Sektor yang Diam-Diam Dorong Ekonomi Sumsel 5,20 Persen

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:59 WIB

×