Apa Itu Psikopat Narsistik? Kepribadian yang Dimiliki Antok, Pelaku Mutilasi Ngawi

Husna Rahmayunita, Fita Nofiana

Senin, 03 Februari 2025 | 15:55 WIB
Apa Itu Psikopat Narsistik? Kepribadian yang Dimiliki Antok, Pelaku Mutilasi Ngawi
Polisi saat merilis pengungkapan kasus pembunuhan dan mutilasi mayat dalam koper di Mapolda Jatim, Surabaya, Senin (27/12025). (ANTARA/Willi Irawan)

Suara.com - Pelaku mutilasi mayat dalam koper di Ngawi, Rohmad Tri Hartanto alias Antok (Antok) dinyatakan sebagai psikopat narsisrik. Pernyataan itu diungkap oleh Dirreskrimum Polda Jatim usai Antok menjalani tes psikologi. 

Diketahui, Antok ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan pembunuhan pada kekasihnya, Uswatun Khasanah. Tersangka kemudian memutilasi korban dan memasukannya ke dalam koper. 

Antok sendiri memutilasi tubuh korban menjadi tiga bagian. Ia disebut dengan tenang dan tak tak ragu dalam mengeksekusi niat jahatnya itu. 

Kronologi Penemuan Mayat Wanita dalam Koper di Ngawi [beritajatim]
Kronologi Penemuan Mayat Wanita dalam Koper di Ngawi [beritajatim]

Diidap oleh Antok, apa itu psikopat narsistik?

Melansir dari laman Therapy Mantra, seorang psikopat narsistik memiliki ciri narsime sekaligus psikopat. Mereka sering kali sangat membahayakan orang-orang di sekitar. Mereka juga tidak memiliki masalah dalam memanipulasi orang lain demi keuntungan mereka.

Orang dengan psikopat narsistik sulit untuk diidentifikasi. Pasalnya mereka bisa sangat manipulatif bahkan tampak menarik. Namun ada beberapa tanda orang-orang yang mungkin memiliki kepribadian psikopat narsisitik, antara lain:

1. Merasa Harga Diri Tinggi

Psikopat narsisik sering kali merasa harga diri mereka tinggi. Mereka yakin lebih unggul dari orang lain dan pantas mendapatkan perlakuan khusus.

2. Kurangnya Empati

baca juga

Psikopat narsistik sering kali tidak mampu merasakan empati atau rasa bersalah. Mereka bisa sangat dingin dan penuh perhitungan. Orang-orang dengan kepribadian ini juga merasa tak masalah untuk memanfaatkan orang demi keuntungan pribadi. 

3. Rasa Berhak

Psikopat narsistik sering kali merasa berhak atas hal-hal tertentu. Mereka percaya bahwa orang lain harus memberi mereka apa pun yang mereka inginkan.

4. Perilaku Manipulatif

Psikopat narsistik sering kali sangat manipulatif. Mereka bisa sangat meyakinkan ketika menginginkan sesuatu. Orang dengan kepribadian ini bahkan sering mengeksploitasi orang lain untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan.

5. Kebohongan Patologis

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kronologi Lengkap Mutilasi di Ngawi: Cekcok di Hotel Berujung Tubuh Dipotong, Dibuang di 3 Lokasi

Kronologi Lengkap Mutilasi di Ngawi: Cekcok di Hotel Berujung Tubuh Dipotong, Dibuang di 3 Lokasi

News | Senin, 27 Januari 2025 | 14:07 WIB

Sadis! Ini Kronologi Mutilasi Wanita Dalam Koper di Ngawi, Pelaku Sempat Inapkan Potongan Tubuh di Rumah Nenek

Sadis! Ini Kronologi Mutilasi Wanita Dalam Koper di Ngawi, Pelaku Sempat Inapkan Potongan Tubuh di Rumah Nenek

News | Senin, 27 Januari 2025 | 14:06 WIB

Terkuak Motif Uswatun Khasanah Dimutilasi, Suami Siri Ngaku Sakit Hati Putrinya Disumpahi jadi PSK

Terkuak Motif Uswatun Khasanah Dimutilasi, Suami Siri Ngaku Sakit Hati Putrinya Disumpahi jadi PSK

News | Senin, 27 Januari 2025 | 13:02 WIB

Terkini

Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap

Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan

Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:03 WIB

Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk

Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:58 WIB

Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:50 WIB

Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci

Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:44 WIB

Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?

Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri

Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:35 WIB

Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen

Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:33 WIB

Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing

Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:28 WIB

Korban Tolak RJ, Sidang Kasus Pengeroyokan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Berlanjut

Korban Tolak RJ, Sidang Kasus Pengeroyokan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Berlanjut

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:26 WIB

×