4 Alasan Ibu Hamil Tak Boleh Banyak Makan Rambutan

Suhardiman Suara.Com
Selasa, 04 Februari 2025 | 14:35 WIB
4 Alasan Ibu Hamil Tak Boleh Banyak Makan Rambutan
Ilustrasi Ibu Hamil (unsplash/freestock)

Suara.com - Ibu hamil menghadapi berbagai pantangan yang penting untuk menjaga kesehatan mereka dan perkembangan janin. Beredar kabar bahwa ibu hamil tidak boleh banyak mengkonsumsi rambutan?

Ibu hamil sebenarnya boleh mengonsumsi rambutan dalam jumlah wajar, namun perlu membatasi porsinya karena beberapa potensi risiko kesehatan. Berikut penjelasan lengkapnya:

Risiko Utama Konsumsi Berlebihan

1. Peningkatan kadar gula darah

Rambutan matang mengandung kadar fruktosa tinggi (5-15% per buah) yang bisa memicu lonjakan gula darah. Konsumsi berlebihan (>7 buah/hari) berisiko menyebabkan diabetes gestasional, terutama pada buah yang terlalu matang karena kandungan gulanya lebih tinggi.

2. Hipertensi gestasional

Pada kondisi tertentu, kandungan gula tinggi dalam rambutan yang dikonsumsi berlebihan bisa berfermentasi menjadi alkohol. Ini berpotensi meningkatkan tekanan darah ibu hamil.

ilustrasi rambutan (drhealthbenefits.com)
ilustrasi rambutan (drhealthbenefits.com)

3. Gangguan pencernaan

Meski serat dalam rambutan membantu mencegah sembelit, konsumsi berlebihan (>10 buah) bisa menyebabkan:

- Diare akibat kelebihan serat
- Risiko keracunan jika tak sengaja menelan kulit biji yang mengandung saponin dan tannin.

4. Efek samping lain

- Rasa lelah dan pusing akibat fluktuasi gula darah
- Kantuk berlebihan dari senyawa analgesik alami dalam biji.

Rekomendasi Aman

- Porsi: Maksimal 5-7 buah/hari.
- Pemilihan buah:
- Hindari yang terlalu matang (warna merah gelap/tekstur lembek)
- Pilih yang berwarna merah cerah dan masih keras.

Cara konsumsi

- Kupas dengan tangan/pisau (jangan gigit) untuk hindari kontaminasi bakteri
- Simpan di kulkas untuk menjaga kesegaran.

Meski ada risiko, rambutan tetap memberikan manfaat seperti vitamin C untuk imunitas, zat besi anti anemia, dan serat untuk pencernaan selama dikonsumsi sesuai anjuran. Konsultasikan ke dokter jika memiliki riwayat diabetes atau kondisi medis tertentu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI