Kenali Bahaya Aborsi Terhadap Tubuh, Diduga Dilakukan LM Atas Paksaan Vadel Badjideh

Senin, 17 Februari 2025 | 13:43 WIB
Kenali Bahaya Aborsi Terhadap Tubuh, Diduga Dilakukan LM Atas Paksaan Vadel Badjideh
Vadel Badjideh diperkenalkan sebagai tersangka kasus tindak asusila terhadap LM di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Jumat (14/2/2025). [Suara.com/Adiyoga Priyambodo]

Suara.com - Vadel Badjideh telah ditetapkan menjadi tersangka setelah dilaporkan Nikita Mirzani dalam kasus dugaan tindak asusila terhadap sang anak, LM.

Kepala Unit (Kanit) Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Citra Ayu Civilia, menyebut bahwa Vadel membujuk LM supaya mau berhubungan badan.

Padahal saat itu LM mash berstatus di bawah umur. "Tersangka menjelaskan akan bertanggung jawab serta menikahi anak korban," kata Citra dalam jumpa pers, Jumat (14/2/2025).

Namun alih-alih dinikahi, Vadel disebut memaksa LM untuk melakukan aborsi. Nikita yang akhirnya mengetahui kondisi LM sontak melaporkan Vadel ke Polres Metro Jakarta Selatan.

Bahaya Aborsi Terhadap Tubuh

Ilustrasi aborsi. (Pixabay)
Ilustrasi aborsi. (Pixabay)

Aborsi adalah tindakan untuk mengakhiri kehamilan yang sejatinya memiliki sejumlah risiko terhadap kesehatan tubuh sang ibu.

Umumnya aborsi dilakukan pada usia kehamilan di bawah 24 minggu, baik dengan metode pemberian obat-obatan atau tindakan operasi.

Dikutip dari Alodokter, setelah aborsi, umumnya wanita akan mengalami keluhan nyeri atau kram perut, mual, lemas, dan perdarahan ringan selama beberapa hari.

Namun terdapat beberapa komplikasi lain yang mesti diwaspadai setelah melakukan aborsi, yakni:

Baca Juga: Adu Pendidikan Fahmi Bachmid vs Razman Arif Nasution, Ada yang Diduga Tak Diakui Kampus

1. Perdarahan

Salah satu risiko yang harus diwaspadai adalah perdarahan berat melalui vagina. Risikonya menjadi semakin besar apabila masih tersisa jaringan janin atau ari-ari di dalam rahim setelah aborsi.

2. Infeksi

Kondisi ini umumnya ditandai dengan demam, munculnya keputihan yang berbau, dan nyeri hebat di area panggul. Pada kasus infeksi yang berat, sepsi juga bisa terjadi setelah aborsi.

3. Kerusakan pada Rahim dan Vagina

Risiko lain adalah kerusakan berupa lubang atau luka berat, yang dapat ditemui di area dinding rahim, leher rahim, samapi vagina. Risiko menjadi lebih besar bila aborsi tidak dilakukan dengan benar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI