Durian Indonesia Siap Mendunia: Intip Strategi dan Inovasi dari AA Kadu

Bimo Aria Fundrika

Selasa, 18 Februari 2025 | 14:30 WIB
Durian Indonesia Siap Mendunia: Intip Strategi dan Inovasi dari AA Kadu
Ilustrasi Durian - Ciri-ciri Durian Matang dan Manis (Pixabay)

Suara.com - Industri durian Indonesia menjanjikan masa depan cerah. Pada 2023, konsumsi daging durian mencapai 1,031 kg per kapita per tahun. Bahkan pada 2020, angkanya melonjak drastis hingga 2,372 kg per kapita, jauh dibandingkan dengan 1 kg per kapita pada 2016.

Produksi durian juga menunjukkan tren positif. Pada 2017, produksi durian Indonesia tercatat 795.200 ton. Pada 2023, angka ini meningkat 71 persen, sementara luas area produksi bertumbuh 231 persen.

Untuk memajukan industri durian tanah air, Aryanto, pemilik kebun durian AA Kadu, melakukan study banding ke Malaysia dan Thailand. Tujuannya mempelajari teknik budidaya modern dan mengadaptasi inovasi untuk meningkatkan kualitas durian Indonesia.

"Malaysia dan Thailand adalah pusat industri durian dunia. Thailand terkenal dengan durian Monthong yang mendominasi pasar global, sedangkan Malaysia unggul dengan varietas premium seperti Musang King dan Duri Hitam," kata Aryanto.

Kedua negara ini, dengan reputasi besar, menjadi sumber pembelajaran ideal bagi AA Kadu.

Ilustrasi durian. (Pixabay/PublicDomainPictures)
Ilustrasi durian. (Pixabay/PublicDomainPictures)

Selama kunjungan, Aryanto mempelajari berbagai inovasi. Mulai dari pemilihan varietas, teknik pruning, hingga pengaturan jarak tanam. Ia juga terkesan dengan teknologi canggih seperti irigasi otomatis dan pengawasan berbasis digital yang diterapkan di kedua negara tersebut.

"Ini menginspirasi saya untuk membawa pendekatan serupa ke kebun AA Kadu," tambahnya.

Hasil kunjungan tersebut langsung diterapkan di kebunnya. Dari pengembangan varietas unggul hingga teknik budidaya efisien, semuanya berjalan cepat. Aryanto juga berencana mendirikan pusat pelatihan bagi petani durian Indonesia agar ilmu ini tersebar luas.

"Thailand dan Malaysia menunjukkan bahwa durian bisa jadi pilar ekonomi jika dikelola dengan baik. Indonesia punya potensi besar, namun harus ada perbaikan, mulai dari kualitas bibit hingga teknik budidaya," ujar Aryanto.

baca juga

Aryanto menargetkan AA Kadu menjadi pionir dalam industri durian Indonesia. Visi jangka panjangnya adalah menjadikan Indonesia sebagai penghasil dan pengekspor durian terbesar di dunia.

"Durian Indonesia, jika dikelola dengan serius, bisa bersaing di pasar global," tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bagaimana Vietnam Kalahkan Indonesia dan Jadi Raja Durian Asia?

Bagaimana Vietnam Kalahkan Indonesia dan Jadi Raja Durian Asia?

Lifestyle | Selasa, 14 Januari 2025 | 16:36 WIB

Beda UMR Indonesia vs Vietnam: Nasib Ekspor Durian Keduanya Bak Langit Bumi

Beda UMR Indonesia vs Vietnam: Nasib Ekspor Durian Keduanya Bak Langit Bumi

Lifestyle | Selasa, 14 Januari 2025 | 15:54 WIB

Sensasi Lezat Durian Kumpeh Jambi: Petualangan Rasa yang Tak Terlupakan

Sensasi Lezat Durian Kumpeh Jambi: Petualangan Rasa yang Tak Terlupakan

Your Say | Selasa, 14 Januari 2025 | 08:01 WIB

Terkini

Waspada Hujan Petir dan Asap Kabut, BMKG Rilis Prakiraan Cuaca Kota Besar Hari Ini

Waspada Hujan Petir dan Asap Kabut, BMKG Rilis Prakiraan Cuaca Kota Besar Hari Ini

Banten | Selasa, 13 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Gubernur Kaltim ke Singapura saat Karhutla, anggaran Disorot

Gubernur Kaltim ke Singapura saat Karhutla, anggaran Disorot

Video | Selasa, 13 Oktober 2026 | 23:00 WIB

Pemprov Jabar Ajukan Pinjaman Rp3,4 Triliun

Pemprov Jabar Ajukan Pinjaman Rp3,4 Triliun

Jabar | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:55 WIB

Cek Harga Cabai Merah dan Unggas di Rangkasbitung Terbaru

Cek Harga Cabai Merah dan Unggas di Rangkasbitung Terbaru

Banten | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:48 WIB

Siap-siap Regenerasi! Jukir Lansia di Kota Bogor Bakal Pensiun, Ini Syarat Penggantinya

Siap-siap Regenerasi! Jukir Lansia di Kota Bogor Bakal Pensiun, Ini Syarat Penggantinya

Jabar | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:41 WIB

Pemerintah Sudah Tarik Utang Rp 494,3 T per September 2026, Suahasil Klaim Masih On Track

Pemerintah Sudah Tarik Utang Rp 494,3 T per September 2026, Suahasil Klaim Masih On Track

Bisnis | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:39 WIB

Mobil Kijang Bawa 8 Jeriken Bensin Terbakar di Bogor, Kerugian Ditaksir Rp100 Juta

Mobil Kijang Bawa 8 Jeriken Bensin Terbakar di Bogor, Kerugian Ditaksir Rp100 Juta

Bogor | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:37 WIB

Maya Miranda Ambarsari Tekankan Solidaritas Perempuan untuk Bangun Bengkulu

Maya Miranda Ambarsari Tekankan Solidaritas Perempuan untuk Bangun Bengkulu

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:20 WIB

Modus Pijat Panggilan Berujung Pemerasan, Detektif Jubun Ingatkan 5 Hal Ini

Modus Pijat Panggilan Berujung Pemerasan, Detektif Jubun Ingatkan 5 Hal Ini

Lifestyle | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:07 WIB

Larangan Hijab di Sekolah Azerbaijan Memanas! Siswi Protes, 37 Orang Diciduk

Larangan Hijab di Sekolah Azerbaijan Memanas! Siswi Protes, 37 Orang Diciduk

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 21:50 WIB

×