5 Fakta Unik Kue Nastar: dari Belanda Kini Jadi Suguhan Khas Lebaran

Yasinta Rahmawati Suara.Com
Kamis, 06 Maret 2025 | 17:23 WIB
5 Fakta Unik Kue Nastar: dari Belanda Kini Jadi Suguhan Khas Lebaran
Di balik kue kering nastar yang kerap jadi rebutan saat Lebaran, ternyata kue ini menyimpan fakta-fakta unik.
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Meskipun bentuk asli kue nastar adalah bulat, saat ini banyak variasi bentuk dan hiasan yang membuatnya semakin menarik. Beberapa nastar dihias dengan butter cream di atasnya, sementara yang lain diberi taburan keju parut atau kacang.

Ada juga nastar yang dibuat dalam bentuk buah-buahan kecil, seperti stroberi atau jeruk, untuk menambah kesan estetik. Variasi ini tidak hanya membuat nastar lebih menarik secara visual, tetapi juga menambah cita rasanya.

Ilustrasi nastar, kue khas lebaran. [Pinterest]
Ilustrasi nastar, kue khas lebaran. [Pinterest]

4. Proses pembuatan yang rumit

Membuat kue nastar bukanlah hal yang mudah. Proses pembuatannya memerlukan ketelitian dan kesabaran. Mulai dari membuat adonan yang harus memiliki tekstur pas, menyiapkan selai nanas yang tidak terlalu encer atau terlalu kental, hingga membentuk dan memanggangnya dengan suhu yang tepat.

Kesalahan kecil dalam proses pembuatan bisa membuat nastar menjadi terlalu keras atau bahkan hancur. Oleh karena itu, banyak orang lebih memilih membeli nastar jadi daripada membuatnya sendiri.

5. Nastar sebagai simbol silaturahmi

Kue nastar tidak hanya sekadar kue biasa, melainkan juga menjadi simbol silaturahmi dan kebersamaan. Saat Lebaran, nastar sering dibagikan kepada keluarga, tetangga, dan tamu yang datang berkunjung.

Tradisi ini mencerminkan nilai-nilai gotong royong dan saling berbagi yang menjadi ciri khas budaya Indonesia. Nastar juga sering dijadikan oleh-oleh khas Lebaran yang dibawa pulang setelah berkunjung ke rumah saudara atau teman.

Kue nastar memang telah menjadi bagian tak terpisahkan dari perayaan Lebaran di Indonesia. Dari sejarahnya yang kaya hingga makna di balik setiap gigitannya, nastar tidak hanya memanjakan lidah tetapi juga kerap menjadi media untuk menyambung tali silaturahmi bagi sesama.

Baca Juga: Zakat Fitrah Kapan Mulai Dibayar? Ini Penjelasannya

Kontributor : Dea Nabila

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI