Era Muslim 5.0: Pergeseran Perilaku Konsumen Muslim di Era Pasca Pandemi

Yasinta Rahmawati, Dinda Rachmawati

Jum'at, 07 Maret 2025 | 16:58 WIB
Era Muslim 5.0: Pergeseran Perilaku Konsumen Muslim di Era Pasca Pandemi
Indonesia Muslim Market Outlook (IMMO) 2025 (Suara.com/Dinda)

Suara.com - Lima tahun lalu, dunia menghadapi pandemi Covid-19 yang mengubah hampir seluruh aspek kehidupan, termasuk cara umat Muslim berinteraksi, berbelanja, mengonsumsi, dan menjalankan ibadah. 

Pembatasan mobilitas mendorong digitalisasi yang pesat, membuat konsumen Muslim semakin akrab dengan teknologi. Namun, pandemi juga membangkitkan kesadaran spiritual yang lebih dalam. 

Dalam situasi penuh ketidakpastian, umat Muslim mencari makna yang lebih besar dalam setiap aspek kehidupan mereka, termasuk dalam konsumsi. Maqashid syariah—prinsip dalam Islam yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup dan kemaslahatan umat—menjadi semakin relevan dalam membimbing perilaku konsumsi Muslim.

Kini, pandemi telah berlalu, dan dunia memasuki era baru dengan dinamika yang berbeda. Konsumen Muslim mengalami perubahan perilaku yang signifikan, dipengaruhi oleh berbagai faktor disrupsi, termasuk perkembangan teknologi, perubahan sosial-politik, dan meningkatnya kesadaran terhadap isu-isu global. Fenomena ini memunculkan konsep baru yang disebut "Muslim 5.0".

Muslim 5.0: Transformasi Konsumen Muslim di Era Baru

Konsep Muslim 5.0 diperkenalkan oleh Yuswohady, Managing Partner Inventure, sebagai evolusi dari Muslim 4.0 yang muncul saat pandemi.

"Kita memasuki era Muslim 5.0 dimana konsumen muslim melihat hukum Islam bukanlah semata aturan kaku, tapi memiliki tujuan utama (maqashid) untuk meningkatkan kualitas hidup manusia dan kemaslahatan umat. Prinsip maqashid ini dipraktikkan secara adaptif mengikuti perkembangan zaman untuk mewujudkan Islam sebagai rahmatan lil alamin," ujarnya, dalam Indonesia Muslim Market Outlook (IMMO) 2025 pada Kamis (6/3/2025) di Jakarta.

Lebih lanjut Yuswohady menjelaskan, jika Muslim 5.0 terinspirasi dari konsep Society 5.0 yang dikembangkan di Jepang, yang menekankan pemanfaatan teknologi untuk menciptakan masyarakat yang lebih humanis dan berorientasi pada nilai-nilai etika. 

Dalam konteks Muslim 5.0, konsumsi tidak lagi hanya sekadar memenuhi kebutuhan pribadi, tetapi juga menjadi sarana untuk mewujudkan maqashid syariah, yaitu menjaga:

baca juga

1. Agama – Memastikan produk dan jasa yang dikonsumsi sesuai dengan prinsip Islam.

2. Jiwa – Mengutamakan produk yang sehat, aman, dan bermanfaat.

3. Akal – Memilih konsumsi yang mendukung perkembangan ilmu dan wawasan.

4. Harta – Menggunakan kekayaan dengan bijak dan sesuai prinsip keberlanjutan.

5. Generasi mendatang – Memastikan konsumsi berkontribusi pada kesejahteraan sosial dan lingkungan.

Dalam era ini, konsumen Muslim tidak hanya peduli pada halal dan digitalisasi, tetapi juga pada nilai-nilai moral dan sosial yang lebih luas.

Irvan Nugraha, CEO Rumah Zakat mengamini hal ini. Menurotnya, konsumen muslim semakin sadar dengan produk halal, dan semakin peduli dengan isu-sisu global seperti Palestina, yang tercermin dalam fenomena pemboikotan produk-produk yang dianggap pro-Israel.

"Kini konsumen muslim tak hanya peduli kepada manfaat teknis produk, tapi mulai melihat konsumsi sebagai bagian dari kepedulian kepada isu-isu holistik seperti persoalan kemanusiaan, keadilan dan ketimpangan sosial, hingga kesejahteraan umat," jelas dia.

Untuk diketahui, Indonesia Muslim Market Outlook 2025 adalah riset pasar tahunan yang dilakukan oleh Inventure bersama Rumah Zakat untuk berkontribusi pada pengembangan ekosistem halal/syariah di Indonesia dengan menyuguhkan data dan informasi mendalam mengenai tren dan perilaku konsumen muslim di Indonesia. 

Acara ini menghadirkan para ahli industri dan pelaku bisnis untuk membahas strategi terbaik dalam menjangkau segmen muslim dan memberikan literasi kepada para pelaku ekosistem halal/syariah tentang pasar muslim. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Asri Welas Muslim tapi Ikut Melukat, Bagaimana Hukumnya dalam Islam?

Asri Welas Muslim tapi Ikut Melukat, Bagaimana Hukumnya dalam Islam?

Lifestyle | Jum'at, 07 Maret 2025 | 15:21 WIB

Waspada! 7 Hadits Palsu Tentang Puasa yang Sering Kita Dengar, Jangan Sampai Tertipu

Waspada! 7 Hadits Palsu Tentang Puasa yang Sering Kita Dengar, Jangan Sampai Tertipu

Lifestyle | Jum'at, 07 Maret 2025 | 14:37 WIB

Beda Kelas Mayang dan Fuji dalam Promosi Busana Muslim: Dubai vs Malaysia, Siapa yang Lebih Elegan?

Beda Kelas Mayang dan Fuji dalam Promosi Busana Muslim: Dubai vs Malaysia, Siapa yang Lebih Elegan?

Lifestyle | Senin, 03 Maret 2025 | 14:53 WIB

Terkini

Day Cream Facetology Apakah Ada SPF-nya? Cek Kandungan dan Peringatan Pemakaian

Day Cream Facetology Apakah Ada SPF-nya? Cek Kandungan dan Peringatan Pemakaian

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 14:55 WIB

Prediksi Pemain Timnas Indonesia vs Bangladesh Jika John Herdman Ubah Strategi

Prediksi Pemain Timnas Indonesia vs Bangladesh Jika John Herdman Ubah Strategi

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 14:54 WIB

Lowongan Minta Paket Lengkap, Gaji Paket Hemat: Ada Apa dengan Pasar Kerja?

Lowongan Minta Paket Lengkap, Gaji Paket Hemat: Ada Apa dengan Pasar Kerja?

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 14:50 WIB

Komite IV DPD RI Tuntaskan Uji Kelayakan dan Kepatutan Calon Anggota BPK RI

Komite IV DPD RI Tuntaskan Uji Kelayakan dan Kepatutan Calon Anggota BPK RI

News | Selasa, 29 September 2026 | 14:44 WIB

Rekam Jejak Yoseph Jhon Ferry, Pejabat Lapas Cibinong yang Kariernya Disorot DPR

Rekam Jejak Yoseph Jhon Ferry, Pejabat Lapas Cibinong yang Kariernya Disorot DPR

News | Selasa, 29 September 2026 | 14:43 WIB

Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi

Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi

News | Selasa, 29 September 2026 | 14:42 WIB

Pimpinan DPR Temui Perwakilan Buruh, 11 Tuntutan Bakal Dibawa ke Panja RUU Ketenagakerjaan

Pimpinan DPR Temui Perwakilan Buruh, 11 Tuntutan Bakal Dibawa ke Panja RUU Ketenagakerjaan

News | Selasa, 29 September 2026 | 14:37 WIB

Aksi Demo di DPR: Transjakarta Alihkan 8 Rute via Tol dan Setop Sementara Sejumlah Layanan

Aksi Demo di DPR: Transjakarta Alihkan 8 Rute via Tol dan Setop Sementara Sejumlah Layanan

News | Selasa, 29 September 2026 | 14:36 WIB

Weton Tertinggi Hari Apa? Begini Cara Menghitung Weton

Weton Tertinggi Hari Apa? Begini Cara Menghitung Weton

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 14:35 WIB

Media Belanda Ikut Gemes Thom Haye Dikartu Merah

Media Belanda Ikut Gemes Thom Haye Dikartu Merah

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 14:32 WIB

×