Gitasav Nyaris Bunuh Diri dan Lakukan 'Mental Gymnastic', Apa Itu?

Farah Nabilla Suara.Com
Kamis, 13 Maret 2025 | 12:09 WIB
Gitasav Nyaris Bunuh Diri dan Lakukan 'Mental Gymnastic', Apa Itu?
Gita Savitri Devi atau Gitasav (Instagram/@gitasav)

Suara.com - Gita Savitri atau Gitasav kembali menjadi topik perbincangan hangat. Dalam unggahan Insta Storynya, ia mengaku hampir bunuh diri karena banyak kecaman usai menyatakan ingin childfree atau tidak memiliki anak.

Ia menyebut orang-orang itu mengecam dengan ayat-ayat suci Al-Qur'an. Gitasav lantas merasa frustasi dan mengalami mental gymnastic. Padahal, menurutnya, setiap pasangan berhak mempunyai keinginan.

"I was so close to doing it (aku hampir aja bunuh diri) lho. Gw di harassnya gila-gilaan sama orang-orang ini. Di waktu yang bersamaan, gw harus selalu mental gymnastic otak gw sendiri "bahwa nggak kok Git. Gak semua orang Islam kayak gitu". Through therapy gw bisa berangsur membaik," tulis Gita di Instagram, dikutip Kamis (13/3/2025).

Apa Itu Mental Gymnastic?

Mental gymnastic merupakan istilah yang merujuk pada seseorang yang cenderung selalu memutarbalikkan fakta. Mereka merespon komentar orang lain terlalu berlebihan dan tidak sesuai kenyataan.

Seseorang dengan pola pikir mental gymnastic biasanya menciptakan argumen yang rumit dan terkesan manipulatif.

Hal ini dilakukan untuk menghindari kebenaran yang tak sesuai kehendak mereka.

Ada beberapa ciri orang yang memiliki mental gymnastic. Di antaranya, bersifat manipulatif, selalu memaksakan sesuatu agar dapat esuai dengan keinginannya, dan cenderung senang memutarbalikkan fakta atau kebenaran.

Selain itu, sering mengelabui pikiran orang lain agar beralih fokus dari masalah utama. Dari pernyataan Gitasav soal mental gymnastic, ia sepertinya berusaha menipu pemikirannya tentang kecaman orang-orang.

Baca Juga: Gitasav Cerita Alasan Hampir Bunuh Diri: Berawal dari Kiriman Video Ustaz Felix Siauw, Kini Trending di X

Selama itu, Gita berpikir orang yang mengecamnya dengan ayat-ayat Al-Qur'an seringkali menghakimi seenaknya. Namun, ia mencoba mengubah pemikirannya agar tidak terlalu stres dan terhindar dari bunuh diri.

Beberapa tahun lalu, Gitasav menyatakan dirinya tidak ingin punya keturunan. Menurutnya, saat memiliki anak, kehidupan akan menjadi lebih sulit. Selain itu, mengasuh anak bisa memicu adanya penuaan dini.

"Di kamus idup gue, 'tiba-tiba dikasih' is very unlikely (sangat tidak mungkin). IMO (Menurut pendapat gue) lebih gampang gak punya anak daripada punya anak. Karena banyak banget hal preventif yang bisa dilakukan untuk tidak punya anak," tulis Gitasav.

"Tidak punya anak itu anti penuaan alami. Kamu bisa tidur selama 8 jam setiap hari. Tidak stress mendengar teriakan anak-anak. Dan saat kamu akhirnya keriput, kamu punya uang untuk membayar botox," lanjutnya.

Dari situ, Gitasav mulai menerima banyak kecaman dan tekanan. Ia kerap dirundung karena menganggap anak adalah beban. Padahal, menurut banyak orang, kehadiran anak-anak juga dapat menjadi menyenangkan.

Kontributor : Xandra Junia Indriasti

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI