Dari Grebeg Syawal Hingga Bodo-Bodo: Intip Tradisi Lebaran Khas Wonogiri

Muhammad Ilham Baktora

Rabu, 26 Maret 2025 | 17:36 WIB
Dari Grebeg Syawal Hingga Bodo-Bodo: Intip Tradisi Lebaran Khas Wonogiri
Tradisi Kupatan di Wonogiri, Jawa Tengah. (Twitter)

Suara.com - Lebaran di Indonesia selalu identik dengan tradisi khas di setiap daerahnya, termasuk di Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah.

Sebagai daerah dengan budaya yang masih kental, Wonogiri memiliki berbagai tradisi unik yang terus dijaga dan dirayakan setiap tahunnya.

Beberapa di antaranya bahkan telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat setempat.

Berikut adalah beberapa tradisi Lebaran di Wonogiri yang masih eksis hingga saat ini.

1. Grebeg Syawal

Grebeg Syawal merupakan salah satu tradisi yang masih lestari di Wonogiri, terutama di wilayah Kecamatan Wonogiri Kota.

Tradisi ini diadakan sebagai bentuk rasa syukur atas berkah yang diberikan selama bulan Ramadan dan Idul Fitri.

Dalam acara ini, masyarakat mengarak gunungan berisi hasil bumi, makanan, serta kue tradisional sebagai simbol kemakmuran.

Gunungan ini kemudian diperebutkan oleh warga sebagai simbol harapan akan rezeki yang melimpah di tahun mendatang.

baca juga

2. Tradisi Kupatan

Tradisi kupatan atau makan ketupat di Wonogiri, Jawa Tengah masih dilakukan hingga sekarang dan menjadi budaya turun temurun yang masih lestari. (Twitter)
Tradisi kupatan atau makan ketupat di Wonogiri, Jawa Tengah masih dilakukan hingga sekarang dan menjadi budaya turun temurun yang masih lestari. (Twitter)

Satu minggu setelah Lebaran, masyarakat Wonogiri merayakan tradisi Kupatan, yang juga dikenal sebagai Lebaran Ketupat.

Tradisi ini melibatkan pembuatan dan pembagian ketupat sebagai simbol permohonan maaf dan keberkahan.

Warga biasanya menggelar acara makan bersama dengan keluarga dan tetangga, mempererat silaturahmi antar warga.

Di beberapa daerah, tradisi Kupatan juga disertai dengan acara kenduri dan doa bersama.

3. Ziarah Kubur ke Makam Leluhur

Tradisi ziarah kubur menjadi bagian yang tak terpisahkan dari perayaan Lebaran di Wonogiri.

Masyarakat setempat mengunjungi makam leluhur untuk mendoakan arwah yang telah berpulang.

Biasanya, ziarah dilakukan sehari sebelum atau sesudah Lebaran. Di beberapa tempat, ziarah ini diiringi dengan tradisi nyadran, yaitu membersihkan makam dan membawa makanan sebagai bentuk sedekah kepada warga sekitar.

4. Kirab Budaya di Beberapa Kecamatan

Kirab Budaya di Wonogiri, juga masih terus berjalan dan merupakan ucapan rasa syukur terhadap keberkahan Tuhan sejauh melaksanakan ibadah puasa di Bulan Ramadan. (Twitter)
Kirab Budaya di Wonogiri, juga masih terus berjalan dan merupakan ucapan rasa syukur terhadap keberkahan Tuhan sejauh melaksanakan ibadah puasa di Bulan Ramadan. (Twitter)

Di beberapa kecamatan, seperti Kecamatan Baturetno dan Pracimantoro, sering diadakan kirab budaya yang melibatkan kesenian daerah seperti reog, kuda lumping, dan jaran kepang.

Acara ini biasanya berlangsung setelah salat Idul Fitri atau beberapa hari setelah Lebaran sebagai wujud syukur dan pelestarian budaya lokal. Semua diikuti oleh warga baik kalangan tua dan muda.

5. Silaturahmi dengan Tradisi Bodo-Bodo

Di beberapa desa di Wonogiri, masih ada tradisi Bodo-Bodo, yaitu kunjungan ke rumah sanak saudara dan tetangga dengan membawa makanan khas Lebaran seperti opor ayam, sambal goreng, dan ketupat.

Uniknya, dalam tradisi ini, ada kebiasaan untuk saling bertukar makanan sebagai simbol berbagi rezeki dan mempererat hubungan kekeluargaan.

6. Sajian Khas Lebaran Wonogiri

Lebaran di Wonogiri juga tidak lengkap tanpa sajian khas seperti sega tumpang, sega gudangan, dan ayam panggang khas Wonogiri.

Makanan-makanan ini menjadi bagian penting dalam perayaan Lebaran dan biasanya disajikan dalam acara kumpul keluarga atau tradisi kenduri di desa-desa.

Tradisi Lebaran di Wonogiri bukan sekadar perayaan biasa, melainkan bagian dari budaya yang diwariskan turun-temurun.

Meski zaman terus berkembang, tradisi-tradisi seperti Grebeg Syawal, Kupatan, dan ziarah kubur tetap dijaga oleh masyarakat sebagai wujud syukur dan kebersamaan.

Keberlangsungan tradisi ini menjadi bukti bahwa budaya lokal masih memiliki tempat di hati masyarakat Wonogiri hingga kini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mau Mudik? Ini Daftar Harga Tiket Bus AKAP Jakarta-Malang Jelang Lebaran 2025

Mau Mudik? Ini Daftar Harga Tiket Bus AKAP Jakarta-Malang Jelang Lebaran 2025

Otomotif | Rabu, 26 Maret 2025 | 17:33 WIB

Jadwal Dan Harga Tiket Bus Murni Jaya Mudik Lebaran 2025, Update Naik Berapa Ratus Ribu?

Jadwal Dan Harga Tiket Bus Murni Jaya Mudik Lebaran 2025, Update Naik Berapa Ratus Ribu?

Lifestyle | Rabu, 26 Maret 2025 | 16:26 WIB

Pasien Jantung Tipe Ini Dilarang Mudik Lebaran Naik Pesawat, Apa Alasannya?

Pasien Jantung Tipe Ini Dilarang Mudik Lebaran Naik Pesawat, Apa Alasannya?

Lifestyle | Rabu, 26 Maret 2025 | 16:12 WIB

Terkini

Kemenbud Turun Tangan! Pertegas Dukungan untuk Balinale demi Bawa Film Indonesia ke Panggung Dunia

Kemenbud Turun Tangan! Pertegas Dukungan untuk Balinale demi Bawa Film Indonesia ke Panggung Dunia

Entertainment | Senin, 27 Juli 2026 | 06:05 WIB

Kebakaran Lahan Kepung Sisi Gerbang Tol Kramasan Ogan Ilir

Kebakaran Lahan Kepung Sisi Gerbang Tol Kramasan Ogan Ilir

Foto | Senin, 27 Juli 2026 | 06:00 WIB

Gara-Gara Diomelin Ibu di Dapur, The Sabron Family Sukses Beli Rumah di Usia Belasan!

Gara-Gara Diomelin Ibu di Dapur, The Sabron Family Sukses Beli Rumah di Usia Belasan!

Entertainment | Senin, 27 Juli 2026 | 05:55 WIB

Piala Presiden 2026: Gol Bunuh Diri Konyol Nodai Debut Shin Tae-yong

Piala Presiden 2026: Gol Bunuh Diri Konyol Nodai Debut Shin Tae-yong

Bola | Minggu, 26 Juli 2026 | 23:54 WIB

ICCS 2026: Dorong Konten Kreator Tak Hanya Berdiskusi, tapi Langsung Berkarya

ICCS 2026: Dorong Konten Kreator Tak Hanya Berdiskusi, tapi Langsung Berkarya

Banten | Minggu, 26 Juli 2026 | 23:38 WIB

Notarace 2026: Gaya Hidup Sehat Menjadi Momen Silaturahmi Ribuan Notaris

Notarace 2026: Gaya Hidup Sehat Menjadi Momen Silaturahmi Ribuan Notaris

Lifestyle | Minggu, 26 Juli 2026 | 23:36 WIB

Rehabilitasi Mangrove Berkelanjutan, 21.060 Bibit Ditanam di Pesisir Jakarta

Rehabilitasi Mangrove Berkelanjutan, 21.060 Bibit Ditanam di Pesisir Jakarta

Jakarta | Minggu, 26 Juli 2026 | 23:31 WIB

Pembalut Kain Makin Dilirik, WCC Palembang Kenalkan Cindo-Pads untuk Menstruasi Sehat

Pembalut Kain Makin Dilirik, WCC Palembang Kenalkan Cindo-Pads untuk Menstruasi Sehat

Sumsel | Minggu, 26 Juli 2026 | 23:28 WIB

Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa

Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 23:23 WIB

Dari Parenting hingga Drone, Dua Kreator Ungkap Pesona Pesisir Jakarta

Dari Parenting hingga Drone, Dua Kreator Ungkap Pesona Pesisir Jakarta

Jakarta | Minggu, 26 Juli 2026 | 23:00 WIB

×