Lagi Tren Joget THR: Apakah Terinspirasi dari Tarian Yahudi?

Vania Rossa

Jum'at, 04 April 2025 | 22:24 WIB
Lagi Tren Joget THR: Apakah Terinspirasi dari Tarian Yahudi?
Tren Joget THR: Apakah Terinspirasi dari Tarian Yahudi? (tiktok/wajah Langsa)

Suara.com - Saat Hari Raya Idul Fitri 2025, masyarakat Indonesia kembali dihebohkan dengan tren unik yang ramai diperbincangkan. Kali ini, bukan hanya soal pembagian Tunjangan Hari Raya (THR) yang menjadi perhatian, tetapi juga tantangan berjoget yang wajib dilakukan sebelum memperoleh THR, yang kemudian dikenal sebagai joget THR!

Fenomena ini kian ramai di TikTok serta berbagai platform media sosial lainnya, memperlihatkan keluarga maupun sahabat yang turut serta dalam momen penuh keceriaan dan tawa.

Dengan iringan musik viral yang khas, tantangan joget THR menjadi bagian dari semarak menjelang Lebaran. Banyak unggahan video menunjukkan anggota keluarga mulai dari anak-anak hingga orang dewasa berusaha menunjukkan gerakan joget terbaik mereka sebelum mendapatkan amplop berisi THR.

Tak sedikit pula kreator digital yang menambahkan elemen lucu dan sentuhan dramatis agar konten mereka makin menarik dan menghibur.

Media sosial seperti Instagram serta YouTube pun dipenuhi berbagai respons dan ulasan mengenai asal muasal tren joget ini. Sejumlah warganet mulai menyelidiki dari mana sebenarnya tren joget THR ini berasal.

Benarkah Joget THR Terinspirasi dari Tarian Yahudi?

Benarkah Joget THR Terinspirasi dari Tarian Yahudi
Benarkah Joget THR Terinspirasi dari Tarian Yahudi

Di tengah meningkatnya popularitas tren tersebut, muncul dugaan bahwa tantangan joget THR sejatinya bukan hal baru. Beberapa netizen menyatakan bahwa gerakan tersebut serupa dengan tradisi yang telah lama berkembang dalam komunitas Yahudi.

Berdasarkan informasi yang dibagikan oleh pengguna media sosial, terdapat kebiasaan dalam sejumlah kelompok Yahudi yang melibatkan tarian sebagai bagian dari perayaan serta momen pemberian hadiah.

Namun hingga kini belum ada bukti kuat atau ilmiah yang secara langsung menghubungkan tren joget THR dengan ritual atau tarian khas Yahudi. Banyak kalangan lebih percaya bahwa fenomena ini hanyalah produk budaya kontemporer yang dipengaruhi tren global di media sosial, di mana tantangan menari telah menjadi cara populer mengekspresikan kebahagiaan.

Meski demikian, diskusi soal apakah joget THR terinspirasi dari tarian Yahudi masih menjadi bahan perdebatan di kalangan pengguna internet. Beberapa hanya melihatnya sebagai hiburan semata, sementara yang lain mulai mempertanyakan latar budaya di baliknya.

baca juga

Pandangan Religius: Antara Makruh dan Sekadar Hiburan

Selain menyentuh isu kemiripan budaya, tren joget THR juga menuai perhatian dari perspektif keagamaan. Sebagian ulama menyampaikan bahwa menari di depan umum, terlebih jika melibatkan lawan jenis yang bukan mahram, bisa dikategorikan sebagai makruh dalam ajaran Islam.

Pendapat ini menambahkan dimensi religius pada tren yang awalnya hanya dianggap sebagai bentuk hiburan ringan selama Lebaran. Muncul perdebatan di masyarakat: apakah joget THR hanyalah bentuk sukacita atau justru menyimpang dari nilai-nilai syariah?

Gerakan yang Mirip: Dampak Globalisasi Digital

Kesamaan gerakan dalam berbagai jenis tarian dari lintas budaya sering kali merupakan dampak dari globalisasi digital.

Tren yang bermula di satu negara dapat dengan mudah menyebar dan diadaptasi oleh masyarakat di berbagai belahan dunia. Dalam hal ini, kemiripan gerakan joget THR dengan tarian dari budaya lain, termasuk yang dikaitkan dengan komunitas Yahudi, bisa jadi merupakan kebetulan atau bagian dari fenomena viral global yang menyatukan banyak unsur budaya.

Hingga saat ini, belum ditemukan bukti otentik yang menyatakan bahwa joget THR secara langsung berakar dari tradisi tarian Yahudi. Klaim yang beredar masih sebatas spekulasi di media sosial tanpa didukung kajian akademik yang sahih.

Dalam era budaya digital yang serba cepat, penting bagi masyarakat untuk menyikapi isu-isu viral dengan bijaksana. Melakukan klarifikasi dan pencarian informasi yang valid menjadi langkah krusial agar tidak terjadi salah paham di tengah publik.

Pada akhirnya, tren joget THR tetap menjadi bagian dari budaya pop yang berkembang di Indonesia, seiring dengan pengaruh arus global. Bagaimana tren ini dinilai apakah hanya sebagai hiburan atau menjadi polemik akan bergantung pada sudut pandang masing-masing individu.

Kontributor : Rishna Maulina Pratama

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Denny Landzaat Fasih Bahasa Indonesia di Maluku, Shin Tae-yong Kena Sindir

Viral Denny Landzaat Fasih Bahasa Indonesia di Maluku, Shin Tae-yong Kena Sindir

Bola | Jum'at, 04 April 2025 | 18:39 WIB

Viral, Apakah Ada Doa Mengusir Tamu Agar Cepat Pulang?

Viral, Apakah Ada Doa Mengusir Tamu Agar Cepat Pulang?

Lifestyle | Jum'at, 04 April 2025 | 11:57 WIB

Viral! Wanita Ini Punya Cara Jitu Bungkam Pertanyaan 'Nyinyir' saat Lebaran, Kaosnya Bikin Ngakak!

Viral! Wanita Ini Punya Cara Jitu Bungkam Pertanyaan 'Nyinyir' saat Lebaran, Kaosnya Bikin Ngakak!

Video | Jum'at, 04 April 2025 | 09:51 WIB

Terkini

Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal

Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?

Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:56 WIB

Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan

Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:38 WIB

Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim

Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:16 WIB

Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman

Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:06 WIB

Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus

Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah

Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:39 WIB

30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?

30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:11 WIB

Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027

Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027

Bola | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!

Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!

Video | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:05 WIB

×