Dokter Tompi Tak Sarankan Infus Whitening, Apa Bedanya dengan Suntik Putih?

Yasinta Rahmawati

Selasa, 22 April 2025 | 14:39 WIB
Dokter Tompi Tak Sarankan Infus Whitening, Apa Bedanya dengan Suntik Putih?
Ilustrasi gambar suntik putih. (freepik)

Suara.com - Dokter Tompi belum lama ini dengan tegas tidak menyarankan penggunaan infus whitening. Hal itu ia sampaikan secara terang-terangan dalam sesi live Instagram.

"Infus whitening? No. Saya nggak saranin," ungkapnya kala menjawab pertanyaan warganet. dikutip dalam video live yang diunggah ulang akun TikTok @rafaelpage00, Minggu (20/4/2025).

Dokter sekaligus musisi itu membeberkan bahwa sebagian besar produk infus whitening tidak memiliki izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Sehingga keamanannya dipertanyakan.

"Hati-hati, semua infus whitening, suntik-suntik pemutih itu biasanya tidak terdaftar di BPOM. Coba tanya sama yang ngerjain," terangnya.

Jika ingin melakukan infus whitening, ia menekankan untuk memastikan legalitas produk sebelum menjalani prosedur. Jika klinik tidak dapat menunjukkan bukti izin BPOM, sebaiknya urungkan niat.

Dokter Tompi ditemui di kliniknya kawasan Bintaro, Tangerang Selatan pada Senin (22/7/2024). [Rena Pangesti/Suara.com]
Dokter Tompi ditemui di kliniknya kawasan Bintaro, Tangerang Selatan pada Senin (22/7/2024). [Rena Pangesti/Suara.com]

"Kalau (klinik) dia bisa tunjukin bukti BPOM-nya ya udah itu aman Anda boleh kerjain. Tapi kalau enggak, jangan ya. Mostly enggak," tegasnya.

Mendengar nasihat Dokter Tompi, sejumlah warganet dari kalangan wanita pun mengaku jadi mengurungkan niat untuk infus whitening. Padahal sebelumnya sudah sangat tertarik.

"Baru mau nyoba terus lewat Dokter Tompi bilang gini nggak jadi niat ni akhirnya," komentar salah satu warganet.

"Disadarkan oleh Dokter Tompi padahal udah mau coba-coba," sahut yang lain.

baca juga

Mengenal Beda Infus Whitening dan Suntik Putih

Saat ini ada berbagai prosedur kecantikan demi memiliki warna kulit yang lebih cerah, antara lain infus whitening dan suntik putih. Corina Nur Syeima, Dokter Estetika dari The Clinic Beautylosophy menjelaskan bahwa kedua prosedur itu sama-sama bertujuan untuk mencerahkan kulit.

Meski berfungsi sama, terdapat beberapa aspek yang membedakan keduanya, mulai dari cara kerja, kandungan, hingga efektivitas.

Suntik putih adalah tindakan penyuntikan ke pembuluh darah dalam satu kali shoot. Sedangkan untuk infus whitening tindakan dilakukan secara bertahap dengan dosis tertentu.

Dari segi kandungan, suntik putih biasanya hanya 1 sampai 2 kandungan. "Misalnya vitamin C dan kolagen saja, sementara infus whitening dimasukkan lebih dari 2 kandungan, di mana tambahannya adalah zat-zat lain yang mempercepat pencerahan warna kulit kita," ungkapnya, dikutip dari kanal YouTube The Clinic Beautylosophy, Selasa (22/4/2025).

Seperti yang sudah disebutkan, kandungan infus whitening bisa terdiri atas beberapa zat yang masing-masing dapat memberikan manfaat tambahan dalam mencerahkan kulit. Kandungan zat itu dicampurkan ke dalam larutan infus. Selanjutnya, cairan tersebut bakal disuntikkan ke dalam aliran darah menggunakan alat infus. Dilansir dari Alodokter, kandungan infus whitening antara lain:

  • Vitamin C: Berperan sebagai antioksidan yang dapat mengurangi pembentukan melanin di kulit, meningkatkan produksi kolagen, dan mempercepat proses penyembuhan luka.
  • Kolagen: Membantu menjaga elastisitas kulit, membuatnya tampak lebih kenyal, halus, dan lembap.
  • Glutathione: Merupakan antioksidan yang bekerja sebagai agen pemutih kulit, serta dapat mengencangkan kulit dan menyamarkan keriput.
  • DNA Salmon: Meskipun jarang digunakan, DNA salmon diketahui dapat mengencangkan kulit dan mendukung pembentukan sel kulit yang lebih sehat, sehingga kulit tampak cerah dan awet muda.
  • Prosedur infus whitening biasanya berlangsung selama 15 –20 menit. Satu kali infus whitening dapat memberikan efek mencerahkan hingga 1–3 kali lebih terang dari warna kulit sebelumnya, namun efeknya bisa berbeda-beda pada setiap orang.

Efektivitas Infus Whitening dan Suntik Putih

Karena kandungannya yang beragam, infus whitening memiliki tingkat mencerahkan lebih tinggi dibanding hanya sekadar suntik putih. Sehingga infus whitening cenderung memberikan hasil yang lebih merata dan tahan lama karena kandungannya diserap perlahan oleh tubuh. Infus whitening biasanya dilakukan 1–2 kali seminggu selama beberapa minggu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dokter Tompi Wanti-Wanti soal Infus Whitening, Ketahui Apa Saja Efek Sampingnya

Dokter Tompi Wanti-Wanti soal Infus Whitening, Ketahui Apa Saja Efek Sampingnya

Lifestyle | Senin, 21 April 2025 | 20:19 WIB

Tompi Sarankan Lady Aurellia Untuk Keluar dari Kampus: Buka Usaha Kantin Aja

Tompi Sarankan Lady Aurellia Untuk Keluar dari Kampus: Buka Usaha Kantin Aja

Entertainment | Minggu, 15 Desember 2024 | 15:20 WIB

Diah Permatasari Pernah Minder Punya Kulit Sawo Matang, Sampai Lakukan Hal Ekstrem Ini

Diah Permatasari Pernah Minder Punya Kulit Sawo Matang, Sampai Lakukan Hal Ekstrem Ini

Lifestyle | Selasa, 12 November 2024 | 09:21 WIB

Sama-Sama Bisa Bikin Kulit Putih, Apa Perbedaan Suntik Putih dan Vitamin C?

Sama-Sama Bisa Bikin Kulit Putih, Apa Perbedaan Suntik Putih dan Vitamin C?

Lifestyle | Sabtu, 31 Agustus 2024 | 16:48 WIB

Terkini

Biaya Hidup Meningkat, 66 Persen Masyarakat RI Mulai Siapkan Masa Depan Finansial

Biaya Hidup Meningkat, 66 Persen Masyarakat RI Mulai Siapkan Masa Depan Finansial

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:07 WIB

League Cup Batasi Pemain Asing Maksimal 3, Klub Bisa Ganti di Tengah Turnamen

League Cup Batasi Pemain Asing Maksimal 3, Klub Bisa Ganti di Tengah Turnamen

Bola | Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:07 WIB

Shio Babi Apakah Cocok dengan Shio Macan? Ini Peruntungan Karier, Keuangan, dan Asmaranya

Shio Babi Apakah Cocok dengan Shio Macan? Ini Peruntungan Karier, Keuangan, dan Asmaranya

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:02 WIB

Empat Orang Kepercayaannya Jadi Tersangka, Nusron Wahid Diduga Tentukan Alur Perizinan HGB

Empat Orang Kepercayaannya Jadi Tersangka, Nusron Wahid Diduga Tentukan Alur Perizinan HGB

Video | Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:00 WIB

Awas Terjebak Macet Demo, Simak Daftar Lengkap Rute Alternatif Monas hingga DPR Hari Ini

Awas Terjebak Macet Demo, Simak Daftar Lengkap Rute Alternatif Monas hingga DPR Hari Ini

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:00 WIB

Urutan Skincare Metode Skin Cycling Agar Glowing, Budget di Bawah Rp50 Ribu

Urutan Skincare Metode Skin Cycling Agar Glowing, Budget di Bawah Rp50 Ribu

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:00 WIB

Kapitalisasi Slang Internet: Sisi Bisnis di Balik Bahasa Copywriting Modern

Kapitalisasi Slang Internet: Sisi Bisnis di Balik Bahasa Copywriting Modern

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:00 WIB

8 Bedak Tabur yang Aman untuk Kulit Sensitif dan Mudah Ditemukan di Toko Online

8 Bedak Tabur yang Aman untuk Kulit Sensitif dan Mudah Ditemukan di Toko Online

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:55 WIB

Prof Theddeus Prasetyono Sebut Gerakan Kritis Mahasiswa Bangun Keberanian Publik Lebih Luas

Prof Theddeus Prasetyono Sebut Gerakan Kritis Mahasiswa Bangun Keberanian Publik Lebih Luas

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:54 WIB

DPR Bahas RUU Perampasan Aset, Sahroni Ingatkan Jangan Jadi Alat Kekuasaan

DPR Bahas RUU Perampasan Aset, Sahroni Ingatkan Jangan Jadi Alat Kekuasaan

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:52 WIB

×