7 Makanan yang Harus Dihindari sebelum Olahraga, Bisa Berefek Negatif ke Tubuh

Nur Khotimah, Dita Alvinasari

Jum'at, 02 Mei 2025 | 17:08 WIB
7 Makanan yang Harus Dihindari sebelum Olahraga, Bisa Berefek Negatif ke Tubuh
Ilustrasi olahraga tanpa ke gym (Freepik/tirachardz)

Suara.com - Olahraga rutin harus diimbangi dengan pola makan yang sehat. Namun, ada beberapa makanan yang selama ini dianggap sehat, rupanya malah bisa menghambat performa tubuh saat olahraga.

Meski makanan tersebut bagus untuk kesehatan, waktu konsumsinya sangat penting. Salah waktu makan bisa membuat tubuhmu terasa berat atau bahkan memicu gangguan pencernaan.

Dikutip dari laman Your Tango pada Jumat, 2 Mei 2025, berikut ini adalah tujuh jenis makanan yang sebaiknya tidak dikonsumsi sebelum berolahraga.

1. Makanan tinggi lemak

Ilustrasi buah alpukat (Unsplash.com/kelly sikkema)
Ilustrasi buah alpukat (Unsplash.com/kelly sikkema)

Makanan tinggi lemak contohnya seperti alpukat dan kacang-kacangan. Walau kaya nutrisi, makanan tinggi lemak justru cenderung lambat dicerna oleh tubuh.

Hal ini bisa menyebabkan tubuh harus membagi suplai darah antara sistem pencernaan dan otot, yang akhirnya dapat memicu kram saat olahraga.

Sebuah studi tahun 2018 menunjukkan bahwa konsumsi makanan tinggi lemak sebelum olahraga bisa menyebabkan tubuh malah terasa lemas dan lesu.

Jadi, sebaiknya pilih makanan seimbang yang mengandung karbohidrat dan protein tanpa lemak 3 hingga 4 jam sebelum berolahraga.

2. Salad

baca juga
Ilustrasi salad (Freepik)
Ilustrasi salad (Freepik)

Salad sayuran hijau berisi selada atau bayam memang menyehatkan, tapi kandungan seratnya yang tinggi rupanya malah bisa memperlambat proses pencernaan.

Jika sayur-mayur hijau ini dikonsumsi sebelum melakukan aktivitas fisik dengan olahraga, justru bisa menyebabkan perut kembung dan rasa tidak nyaman.

3. Kacang-kacangan

Ilustrasi kacang merah (Pixabay/Chang zei wein)
Ilustrasi kacang merah (Pixabay/Chang zei wein)

Kacang-kacangan memang tinggi serat, tapi juga mengandung raffinose yang merupakan sejenis karbohidrat yang sulit dicerna tubuh.

Kombinasi ini bisa menyebabkan perut terasa penuh gas, begah, dan bahkan sakit saat kamu mulai bergerak aktif dengan berolahraga.

Sebuah studi tahun 2017 menyebut serat berlebih bisa mengalihkan aliran darah dari otot ke sistem pencernaan, sehingga mengganggu fokus dan performa saat berolahraga.

4. Buah-buahan asam seperti jeruk

Ilustrasi jeruk nipis (Pexels/Pixabay)
Ilustrasi jeruk nipis (Pexels/Pixabay)

Jeruk, lemon, atau bahkan jeruk Bali memiliki kandungan asam yang bisa memicu heartburn atau sensasi panas di dada saat berolahraga. Sebaiknya ganti dengan buah yang lebih ringan di lambung, seperti apel.

5. Jus buah

Ilustrasi jus buah (Freepik/Fabrikasimf)
Ilustrasi jus buah (Freepik/Fabrikasimf)

Jus memiliki kandungan gula yang tinggi. Ini bisa menyebabkan lonjakan gula darah yang cepat, diikuti oleh penurunan drastis. Akibatnya, tubuh bisa merasa lemas hanya beberapa menit setelah mulai berolahraga.

Penelitian tahun 2014 menemukan bahwa konsumsi jus sebelum olahraga bisa menurunkan energi secara tiba-tiba dan menyebabkan ketidaknyamanan pada perut.

Air putih atau minuman isotonik dengan elektrolit lebih cocok untuk dikonsumsi sebelum melakukan olahraga.

6. Makanan pedas

Ilustrasi makanan pedas (Pixabay/Sharonang)
Ilustrasi makanan pedas (Pixabay/Sharonang)

Makanan pedas seperti sambal atau kari bisa mengganggu sistem pencernaan sebelum olahraga. Rasa pedas memicu produksi asam lambung berlebih yang bisa menyebabkan perut mulas, heartburn, atau bahkan diare ringan saat olahraga.

Kandungan capsaicin dalam cabai merangsang lapisan lambung dan meningkatkan risiko refluks asam, seperti yang dijelaskan dalam studi tahun 2022. Jadi, hindari makanan pedas dan pilih makanan yang lembut dan mudah dicerna.

7. Suplemen protein

Ilustrasi campuran minuman berprotein tinggi (Dok.Antara)
Ilustrasi campuran minuman berprotein tinggi (Dok.Antara)

Minuman shake dan protein bar memang populer di kalangan pecinta fitness, tapi sebenarnya lebih ideal dikonsumsi setelah latihan.

Protein berfungsi untuk pemulihan otot, bukan sebagai sumber energi utama sebelum latihan. Mengandalkan protein saja sebelum olahraga bisa membuat tubuh cepat lemas.

Oleh karena itu, daripada makan makanan yang salah, sebaiknya pilih karbohidrat rendah serat seperti roti, muffin, bagel, atau bahkan pasta sebelum berolahraga.

Makanan jenis ini dapat memberi energi lebih cepat tanpa membuat perut terasa berat atau kembung. Pastikan kamu mengisi tubuh dengan tepat agar bisa berolahraga maksimal!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukan Sekadar Olahraga, Ada Instalasi Seni, Musik Live, dan Pesta Kuliner Menanti di Event Lari Ini!

Bukan Sekadar Olahraga, Ada Instalasi Seni, Musik Live, dan Pesta Kuliner Menanti di Event Lari Ini!

Lifestyle | Kamis, 01 Mei 2025 | 13:24 WIB

5 Rekomendasi Sepatu Lari Lokal, Harga Bersahabat di Bawah Rp500 Ribu

5 Rekomendasi Sepatu Lari Lokal, Harga Bersahabat di Bawah Rp500 Ribu

Lifestyle | Kamis, 01 Mei 2025 | 10:14 WIB

10 Daftar Makanan untuk Turunkan Risiko Kanker, Biasa Ada di Dapur Rumah

10 Daftar Makanan untuk Turunkan Risiko Kanker, Biasa Ada di Dapur Rumah

Lifestyle | Rabu, 30 April 2025 | 16:34 WIB

Terkini

Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris

Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris

Lifestyle | Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:03 WIB

Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026

Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026

Bogor | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI

Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI

Jakarta | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:36 WIB

Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI

Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI

Lifestyle | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:30 WIB

Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere

Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere

Bali | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:30 WIB

Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las

Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las

Sumsel | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:09 WIB

Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026

Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026

Bri | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:59 WIB

5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran

5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran

Sumsel | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo

Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo

Bri | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:41 WIB

Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan

Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:40 WIB

×