Weton Sabtu Pahing dalam Primbon Jawa: Ramalan Jodoh dan Pasangan yang Cocok

Budi Arista Romadhoni

Sabtu, 10 Mei 2025 | 09:50 WIB
Weton Sabtu Pahing dalam Primbon Jawa: Ramalan Jodoh dan Pasangan yang Cocok
Ilustrasi jodoh dan ramalan weton sabtu pahing. [Pixabay.com]

Sebaliknya, ada pula pasangan yang menurut Primbon sebaiknya dihindari karena menghasilkan perhitungan neptu yang tidak harmonis. Misalnya:

  • Selasa Pon (neptu 13)
    Jumlah neptu 31 bisa termasuk dalam kategori Pegat, yang mengindikasikan potensi perceraian atau konflik besar dalam rumah tangga. Walau bukan mutlak, namun pasangan ini disarankan lebih berhati-hati dan banyak melakukan tirakat atau laku batin jika tetap ingin bersama.
  • Jumat Kliwon (neptu 14)
    Jika dijumlah dengan Sabtu Pahing, hasilnya adalah 32. Ini termasuk kategori Padu, yang berarti rumah tangga cenderung diwarnai pertengkaran atau perdebatan kecil yang bisa menjadi besar jika tidak dikelola dengan baik.
  • Minggu Pahing (neptu 13)
    Gabungan ini menghasilkan angka 31, yang kembali masuk ke kategori Pegat. Pasangan dengan kombinasi ini disarankan untuk melaksanakan ruwatan atau ritual tolak bala sebelum menikah.

Namun demikian, Primbon Jawa tidaklah sepenuhnya fatalistik. Dalam kepercayaan Jawa, ramalan ini bukan untuk menakut-nakuti, melainkan sebagai bentuk kehati-hatian dan sarana introspeksi.

Jika dua orang sudah saling mencintai namun wetonnya tidak cocok, masyarakat Jawa mengenal istilah seserahan, tirakat, atau ruwatan untuk menghindari dampak buruk yang diramalkan.

Misalnya, calon pengantin bisa melakukan puasa, sedekah, atau menggelar doa bersama dengan keluarga untuk memohon keberkahan.

Beberapa juga menjalankan laku tertentu seperti mandi kembang tujuh rupa, berziarah, atau memberikan sesajen ke tempat keramat sesuai adat setempat.

Di era modern, sebagian besar generasi muda mungkin mulai meninggalkan Primbon sebagai acuan dalam memilih pasangan.

Namun, tidak sedikit pula yang masih menghargainya sebagai warisan budaya dan identitas spiritual. Terlebih, dalam masyarakat Jawa yang masih menjunjung nilai-nilai adat, weton kerap menjadi pertimbangan serius dalam perjodohan.

Meski demikian, penting untuk diingat bahwa keharmonisan rumah tangga sejatinya lebih ditentukan oleh komunikasi, komitmen, dan saling pengertian antara pasangan. Primbon bisa menjadi panduan, namun keputusan tetap ada di tangan manusia.

Weton Sabtu Pahing membawa karakter kuat, ambisius, dan spiritual, serta memiliki kecocokan terbaik dengan weton berneptu sedang.

baca juga

Meski demikian, kecocokan jodoh menurut Primbon hendaknya dijadikan bahan pertimbangan, bukan sebagai penentu mutlak.

Karena cinta yang tulus dan usaha bersama tetap menjadi fondasi utama dalam membangun rumah tangga yang langgeng dan bahagia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mencari Hari Baik Beli Mobil di Bulan Mei 2025? Ini Rekomendasi Menurut Primbon Jawa

Mencari Hari Baik Beli Mobil di Bulan Mei 2025? Ini Rekomendasi Menurut Primbon Jawa

Otomotif | Jum'at, 09 Mei 2025 | 11:10 WIB

Primbon Jawa: Ramalan Weton yang Diprediksi Penuh Keberuntungan di Bulan Mei 2025

Primbon Jawa: Ramalan Weton yang Diprediksi Penuh Keberuntungan di Bulan Mei 2025

Lifestyle | Jum'at, 09 Mei 2025 | 10:03 WIB

Break a Leg!, Kisah Cari Jodoh di Tengah Kekonyolan Dunia Nyata

Break a Leg!, Kisah Cari Jodoh di Tengah Kekonyolan Dunia Nyata

Your Say | Selasa, 06 Mei 2025 | 17:27 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×