Contoh:
- A lahir pada Kamis Wage:
Kamis (8) + Wage (4) = 12 - B lahir pada Rabu Pon:
Rabu (7) + Pon (7) = 14
Total neptu pasangan: 12 + 14 = 26
Menafsirkan Makna Weton Jodoh
Dari angka total neptu tersebut, berikut kategori kecocokan beserta maknanya:
1. Pegat (angka 1, 9, 10, 18, 19, 27, 28, 36)
Pasangan rentan konflik besar seperti perselingkuhan, ekonomi kurang stabil, bahkan risiko perceraian tinggi.
2. Ratu (2, 11, 20, 29)
Sangat serasi dan harmonis, rumah tangga dihargai dan dikagumi oleh lingkungan.
3. Jodoh (3, 12, 21, 30)
Pasangan yang memang ditakdirkan bersama, mampu saling menerima kelebihan dan kekurangan.
4. Topo (4, 13, 22, 31)
Awal pernikahan banyak tantangan, terutama soal finansial, namun seiring waktu akan menemukan kebahagiaan.
5. Tinari (5, 14, 23, 32)
Diberkahi kemudahan rezeki dan kebahagiaan; jarang menghadapi kesulitan berarti.
6. Padu (6, 15, 24, 33)
Sering terjadi pertengkaran kecil sehingga perlu komunikasi ekstra, tetapi tidak sampai bercerai.
7. Sujanan (7, 16, 25, 34)
Rawan godaan perselingkuhan sehingga kepercayaan dan komitmen harus sangat kuat.
8. Pesthi (8, 17, 26, 35)
Rumah tangga tenteram, rukun, dan langgeng, masalah kecil tak menghancurkan keharmonisan.
Jika Weton Tidak Cocok, Apakah Harus Berpisah?
Jika hasil perhitungan menunjukkan pasangan tidak cocok, bukan berarti pernikahan harus dibatalkan.
Di dalam budaya Jawa, sering dilakukan upaya seperti ruwatan (ritual pembersihan) atau memilih hari yang dianggap baik untuk melangsungkan pernikahan guna mengurangi efek negatif.
Dalam menjalin rumah tangga, aspek terpenting adalah komunikasi, komitmen, saling menghargai, dan kerja sama untuk membangun masa depan bersama.
Perhitungan weton jodoh adalah salah satu aspek yang dapat dijadikan pertimbangan, namun tidak bisa dijadikan sebagai penentu utama dalam memilih pasangan.
Demikianlah informasi terkait cara hitung weton jodoh menurut Primbon Jawa. Tradisi ini bukan untuk menakut-nakuti atau membatasi pilihan, melainkan sebagai bentuk kearifan lokal yang mengajarkan kehati-hatian sebelum mengambil langkah besar dalam hidup.
Kontributor : Dini Sukmaningtyas