Bahaya di Balik Es Teh Manis: Minuman Favorit yang Menyegarkan tapi Bisa Mematikan?

Yasinta Rahmawati

Jum'at, 16 Mei 2025 | 16:00 WIB
Bahaya di Balik Es Teh Manis: Minuman Favorit yang Menyegarkan tapi Bisa Mematikan?
Ilustrasi es teh manis. (Freepik)

Suara.com - Es teh manis telah menjadi minuman sejuta umat di Indonesia. Baik di restoran, warung, bahkan di rumah, es teh manis hampir selalu tersedia sebagai pelepas dahaga. Rasanya yang manis, segar, dan mudah didapat membuatnya disukai oleh berbagai kalangan.

Namun, siapa sangka bahwa di balik kesegarannya, es teh manis menyimpan bahaya besar bagi kesehatan?

Kandungan gula yang tinggi dalam es teh manis menjadi penyebab utama mengapa minuman ini perlu diwaspadai. Jika dikonsumsi secara berlebihan dan terus-menerus, es teh manis dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit kronis, bahkan memicu kematian dini.

Kandungan Gula Tinggi dalam Es Teh Manis dan Dampaknya bagi Tubuh

Minuman manis, termasuk es teh manis, umumnya mengandung gula tambahan dalam jumlah besar. Menurut standar kesehatan, setiap orang sebaiknya membatasi konsumsi gula harian maksimal 50 gram atau setara dengan empat sendok makan.

Sayangnya, satu gelas es teh manis saja bisa mengandung 20–30 gram gula, hampir menyentuh batas harian yang direkomendasikan.

Jika dikonsumsi setiap hari, akumulasi asupan gula ini bisa mengganggu metabolisme tubuh dan memicu peningkatan berat badan, resistensi insulin, hingga kerusakan organ internal seperti ginjal dan jantung.

Ilustrasi es teh manis. (Pixabay)
Ilustrasi es teh manis. (Pixabay)

Fakta Ilmiah: Gula Berlebih Sebabkan Risiko Kematian Dini

Sebuah studi yang dipublikasikan dalam JAMA Internal Medicine menunjukkan fakta mencengangkan: orang yang mengonsumsi 17–21% kalori hariannya dari gula tambahan memiliki risiko 38% lebih tinggi meninggal akibat penyakit jantung, dibandingkan mereka yang hanya mengonsumsi 8%.

Hal ini diperkuat oleh pernyataan Dr. Frank Hu, ahli gizi dari Harvard T.H. Chan School of Public Health, yang menekankan bahwa konsumsi gula berlebih secara langsung meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular.

Ia menyarankan masyarakat untuk lebih cermat dalam memilih sumber kalori, khususnya dari minuman manis seperti es teh manis.

baca juga

Dampak Konsumsi Gula terhadap Kesehatan Jantung dan Organ Lain

Ahli gizi Kate Patton, MEd, RD, CSSD, LD dari Cleveland Clinic menjelaskan bahwa konsumsi gula berlebih tidak hanya memengaruhi jantung secara langsung, tetapi juga secara tidak langsung melalui obesitas, tekanan darah tinggi, dan kolesterol tinggi.

Berikut beberapa dampak serius dari konsumsi es teh manis secara berlebihan:

1. Obesitas

Gula menyebabkan lonjakan insulin dalam darah dan meningkatkan nafsu makan, yang pada akhirnya menyebabkan kelebihan berat badan. Obesitas menjadi pintu gerbang bagi banyak penyakit kronis.

2. Diabetes Tipe 2

Konsumsi gula yang tinggi dalam jangka panjang menyebabkan resistensi insulin, yang berujung pada diabetes tipe 2. Penderita diabetes sangat rentan terhadap komplikasi kardiovaskular.

3. Kolesterol Jahat (LDL) dan Trigliserida Tinggi

Asupan gula berlebih meningkatkan produksi trigliserida, sejenis lemak dalam darah yang dapat menyumbat arteri. Selain itu, gula juga menurunkan kolesterol baik (HDL) dan meningkatkan kolesterol jahat (LDL), yang merupakan faktor utama penyebab penyakit jantung koroner.

4. Gagal Ginjal

Diabetes dan hipertensi akibat gula juga berdampak serius pada ginjal. Ginjal dipaksa bekerja lebih keras menyaring gula berlebih dalam darah, sehingga dalam jangka panjang bisa mengalami kerusakan permanen.

Ilustrasi es teh manis. (Freepik)
Ilustrasi es teh manis. (Freepik)

Standar Konsumsi Gula yang Dianjurkan

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) telah menetapkan batas aman konsumsi gula harian melalui Peraturan Menteri Kesehatan No. 30 Tahun 2013, yaitu tidak lebih dari:

  • 50 gram per hari (sekitar 4 sendok makan)
  • Jumlah ini setara dengan 10% dari total kebutuhan energi harian

Namun, kenyataannya banyak masyarakat yang jauh melebihi batas ini, apalagi jika konsumsi minuman manis seperti es teh manis menjadi kebiasaan harian.

Alternatif Sehat untuk Mengurangi Risiko

Agar tetap sehat tanpa harus sepenuhnya menghindari minuman segar, ada beberapa alternatif yang bisa kamu lakukan:

  • Ganti es teh manis dengan teh tawar tanpa gula atau tambahkan sedikit perasan lemon untuk rasa yang lebih segar
  • Gunakan pemanis alami seperti stevia jika ingin sedikit rasa manis
  • Perbanyak konsumsi air putih dan jus buah asli tanpa gula tambahan
  • Biasakan membaca label nutrisi pada produk minuman kemasan sebelum membeli

Es teh manis memang menyegarkan dan nikmat, terutama di tengah cuaca panas. Namun, sebagai konsumen yang bijak, penting untuk menyadari bahwa di balik kenikmatannya, terdapat bahaya laten dari kandungan gulanya yang tinggi.

Menjadikan es teh manis sebagai konsumsi harian dapat membawa dampak buruk bagi kesehatan, mulai dari obesitas hingga serangan jantung.

Mengurangi konsumsi gula bukan berarti menghilangkan kenikmatan hidup. Justru, dengan menjaga keseimbangan, kita bisa menikmati hidup lebih lama, lebih sehat, dan bebas dari penyakit kronis.

Pilihlah gaya hidup sehat mulai sekarang dan jadikan pilihan minuman sebagai langkah pertama menuju tubuh yang lebih bugar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waspada! 4 Minuman Populer Ini Diam-Diam Tingkatkan Risiko Diabetes

Waspada! 4 Minuman Populer Ini Diam-Diam Tingkatkan Risiko Diabetes

Lifestyle | Sabtu, 10 Mei 2025 | 13:07 WIB

Rahasia Nasi Rendah Gula Terungkap: Tetap Nikmat, Gula Darah Aman

Rahasia Nasi Rendah Gula Terungkap: Tetap Nikmat, Gula Darah Aman

Lifestyle | Rabu, 30 April 2025 | 11:30 WIB

11 Langkah Sederhana untuk Mengurangi Konsumsi Gula

11 Langkah Sederhana untuk Mengurangi Konsumsi Gula

Lifestyle | Selasa, 08 April 2025 | 18:43 WIB

Terkini

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:18 WIB

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Sport | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:54 WIB

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:28 WIB

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

Riau | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:17 WIB

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:10 WIB

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:04 WIB

5 Sabun Cuci Muka untuk Bruntusan di Dahi dan Pipi, Lengkap dengan Ulasan Pengguna

5 Sabun Cuci Muka untuk Bruntusan di Dahi dan Pipi, Lengkap dengan Ulasan Pengguna

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:48 WIB

Prabowo-Gibran Kompak Pakai Beskap, Pimpin Kemeriahan Karnaval Kemerdekaan di Monas

Prabowo-Gibran Kompak Pakai Beskap, Pimpin Kemeriahan Karnaval Kemerdekaan di Monas

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:35 WIB

×