
Lonjakan kolesterol juga berpotensi memicu sesak napas. Kondisi ini acap kali tidak disadari oleh orang dan cenderung dibaikan.
Sesak napas terjadi karena jantung yang kekurangan pasokan darah tidak bisa memompa dengan baik. Kondisi tersebut menyebabkan penumpukan plak seperti gumpalan lemak, kolesterol, dan zat lainnya yang menyebabkan arteri menyempit sehingga membuat dada terasa sesak.
3. Nyeri dada
Nyeri dada biasanya muncul sebagai gejala awal gangguan angina atau serangan jantung. Nyeri ini dapat berkaitan kadar kolesterol dalam darah.
Gejalanya dapat dirasakan seperti dada terasa berat, seperti ditekan atau diremas, terutama saat melakukan aktivitas fisik.
4. Palpitasi
Palpitasi atau jantung berdebar kencang juga dapat menjadi salah satu tanda kolesterol tinggi. Kolesterol tinggi dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular.
Kadar kolesterol yang tidak normal mempengaruhi aliran darah. Akibatnya, jantung bekerja lebih keras untuk mengedarkan darah, sehingga berdetak tidak teratur atau terasa berdebar kencang.
5. Serangan jantung
Baca Juga: Lebaran Usai, Kolesterol Tinggi? Ini 5 Cara Cepat dan Mudah Menurunkannya!

Kadar kolesterol yang melebihi batas normal bisa menjadi tanda awal serangan jantung atau infark miokard.